Belanja Bulanan Makin Hemat dengan Strategi Terbaru Ini

Lebih Baik Belanja Bulanan Sekaligus

Belanja bulanan biasanya menjadi salah satu pengeluaran terbesar dalam budget bulanan. Pasalnya terdapat kebutuhan terpenting yang harus dibeli, yaitu makanan. Termasuk pula pengeluaran rutin untuk rumah tangga, seperti alat mandi, kebersihan, dan printilan lainnya.

Agar budget atau anggaran bulanan makin hemat, mungkin Anda tertarik untuk melirik strategi belanja bulanan berikut ini.

1. Menyusun daftar belanja bulanan

Menyusun Daftar Belanja Bulanan

Untuk mengetahui berapa budget untuk belanja bulanan, cobalah menyusun daftar belanjaan Anda terlebih dahulu. Dalam hal ini, Anda bisa mengikuti pembagian berikut ini.

  • Daftar kebutuhan bulanan, yaitu produk-produk yang bertahan lama. Contoh, frozen food, produk mandi, kebersihan, dan camilan.
  • Daftar kebutuhan mingguan, yaitu produk yang tidak boleh disimpan dalam waktu lama. Contoh: buah-buahan dan sayur-sayuran.

Khusus untuk kebutuhan mingguan, Anda dapat menyusun daftar bahan-bahan yang akan dibeli berdasarkan rencana menu masakan di minggu itu.

2. Belanja sekaligus

Belanja sekaligus

Ada dua manfaat berbelanja secara sekaligus. Pertama, biasanya barang-barang yang dibeli dalam jumlah besar akan lebih hemat daripada membeli satuan. Hal ini berlaku dalam hitungan jumlah dan ukuran barang.

Kedua, Anda bisa mengurangi kemungkinan tergoda untuk belanja barang yang tidak ada dalam daftar. Pasalnya, Anda tidak sering ke pusat perbelanjaan sehingga tidak perlu terpapar deretan produk-produk nan menggiurkan.

3. Jangan terpaku pada merek

 Jangan terpaku pada merek

Untuk kebutuhan tertentu, memang Anda bisa saja tidak bisa berpindah ke merek lain. Contoh, produk sampo atau sabun. Selain dikarenakan Anda memang memiliki kesukaan tertentu, kecocokan produk menjadi faktor pendukung juga.

Akan tetapi, produk-produk yang bukan bersifat pribadi, seperti karbol, deterjen, tisu, dan lainnya, tidak ada salahnya  memilih merek-merek yang murah. Sebab, tidak ada perbedaan yang terlalu signifikan atau efek tertentu antara satu merek dengan merek lainnya.

Bayangkan misalnya total belanja bulanan ada 20 buah. Kemudian, cari produk yang harganya lebih murah Rp3 ribu saja perbuah dari yang biasanya Anda beli. Nah, Anda dapat kalikan margin sebesar Rp3 ribu tersebut dengan 20 item. Anda pun dapat menghemat minimal Rp60 ribu untuk belanja bulanan.

Lumayan, bukan, uang tersebut bisa Anda gunakan untuk kebutuhan lain. Malah sudah bisa beli asuransi HCP (Hospital Cash Plan) dari Lifepal.

4. Bandingkan harga

bandingkan harga

Cara hemat belanja bulanan lainnya yang dapat Anda lakukan adalah membandingkan harga. Tidak hanya membandingkan harga antar produk tetapi juga antara offline dan online. Bahkan, Anda pun bisa membandingkan lagi yang mana dari kedua jenis toko itu yang lebih murah.

Kalau Anda memilih belanja online, maka pilih website atau aplikasi belanja online yang menyediakan gratis ongkos kirim. Atau, pilih toko online dengan produk paling lengkap agar ongkos kirim dihitung sekali saja.

Anda pun dapat menghemat ongkos kirim beberapa puluh ribu. Bahkan, Anda tak perlu menghabiskan waktu terlalu banyak waktu untuk berangkat dan mengitari supermarket.

5. Pilih pembayaran tunai

Pilih pembayaran tunai

Apabila Anda memilih untuk belanja di supermarket maka berupayalah untuk membayar secara tunai. Maka dari itu, sebelum beranjak ke supermarket, buatlah estimasi total belanjaan. Dengan begitu, Anda akan meminimalkan terjadinya over-budget.

Mengapa menghindari kartu debit apalagi kartu kredit? Penggunaan kartu debit dapat membuat Anda tergoda untuk belanja di luar dari anggaran yang sudah dibuat. Sementara penggunaan kartu kredit malah lebih parah lagi. Anda dapat menjadi lebih impulsif karena merasa uang dalam rekening tidak berkurang.

Jangan lupa, keadaan tersebut hanya bersifat sementara karena di akhir bulan nanti bakal ada tagihan dari kartu kredit, lho.

6. Jika pakai kartu kredit, lakukan cara ini.

Jika pakai kartu kredit, lakukan cara ini.

Kalaupun menggunakan kartu kredit, pastikan Anda membatasi pemakaiannya. Malah kadang kala, penggunaan kartu kredit bisa menjadi lebih menghemat tagihan belanja bulanan Anda.

Beberapa bank penerbit kartu kredit telah bekerja sama dengan e-commerce maupun supermarket. Kerja sama tersebut ada yang berbentuk pemberian poin ataupun cashback untuk transaksi menggunakan kartu kredit.

Misalkan, promo dengan transaksi kartu kredit adalah berupa cashback 5 sampai 10 persen saja. Dengan belanja bulanan Rp1 juta, Anda sudah dapat minimal Rp50 ribu. Terlihat kecil, namun jika ditotal setahun maka dana yang Anda hemat menjadi Rp600 ribu. Dengan dana segitu, Anda dapat gunakan untuk beli tiket ke Yogyakarta, lho!

7. Cari informasi supermarket dengan promo terbaik

Bijaksana Dalam Memilih Rumah Idaman

Selain promo dari kartu kredit, Anda pun dapat memilih supermarket dengan promo terbaik. Caranya, Anda dapat melihat-lihat katalog supermarket tersebut, baik secara online maupun dari brosur.

8. Pakai voucher atau promo belanja online

Pakai voucher atau promo belanja online

Kalau Anda berbelanja online, maka memanfaatkan promo atau voucer yang disediakan oleh e-commerce atau toko online adalah langkah yang cerdas. Contoh, ada e-commerce yang menyediakan promo gratis ongkos kirim, kode voucer dengan potongan tertentu, atau promo di hari-hari tertentu.

9. Bawa kalkulator saat belanja di supermarket

Bawa kalkulator saat belanja di supermarket

Ini dia trik simpel yang sangat membantu Anda agar tidak over-budget. Pasalnya, sering karena keasyikan berbelanja, ketika sampai di kasir Anda malah kaget melihat total belanjaan.

Jadi, Anda dapat membawa kalkulator atau gunakan kalkulator ponsel saat berbelanja di supermarket atau pasar tradisional. Dengan demikian, Anda dapat menghitung total belanjaan sebelum sampai ke meja kasir.

10. Gunakan kartu member saat belanja di supermarket

Gunakan kartu member saat belanja di supermarket

Apabila Anda sering belanja ke supermarket tertentu karena jaraknya yang dekat dengan rumah, maka lebih baik Anda sekalian mendaftar menjadi member mereka. Kebanyakan supermarket biasanya memberikan promo tertentu bagi member mereka.

Contoh, promo diskon untuk produk-produk merek supermarket itu sendiri, poin atau cashback, atau bahkan voucer hotel dan restoran.

11. Bijak memanfaatkan bonus tertentu

Bijak memanfaatkan bonus tertentu

Meski terlihat menarik, namun bijaklah saat membeli barang hanya karena ada bonusnya. Contoh, deterjen dengan bonus piring memang terlihat menarik, namun Anda sebenarnya tak sedang membutuhkan piring. Jadi, ada baiknya bandingkan terlebih dahulu harganya dengan deterjen biasa tanpa bonus piring.

12. Pilih waktu yang tepat untuk berbelanja

Pilih waktu yang tepat untuk berbelanja

Hindari belanja bulanan saat supermarket sedang ramai-ramainya. Karena mengantri terlalu lama akan membuat Anda tergoda untuk melihat dan mengambil barang-barang yang terpajang di etalase dekat kasir.

Waktu terbaik untuk belanja bulanan adalah di pagi hari baik saat weekday atau weekend. Usahakan belanja di bawah jam 12 siang agar pengunjung belum terlalu ramai.

13. Jangan berbelanja saat sedang lapar

Jangan berbelanja saat sedang lapar

Saat lapar, Anda berpotensi belanja sekenanya karena tidak fokus dan buru-buru memilih barang. Tidak hanya itu, Anda pun akan tergoda untuk beli makanan di dalam supermarket. Rencana untuk memasak agar hemat pun buyar deh!

14. Pilih belanja di pasar tradisional untuk bahan-bahan segar

Pilih belanja di pasar tradisional untuk bahan-bahan segar

Untuk belanja bahan-bahan segar, pilihlah pasar tradisional. Sudah menjadi rahasia umum bahwa bahan-bahan segar seperti sayur, daging, atau buah biasanya lebih murah di pasar tradisional daripada supermarket.

Plus, ada baiknya menghindari belanja online untuk bahan-bahan segar yang tidak tahan lama di luar kulkas. Anda tidak bisa melihat langsung bahan-bahan tersebut sebelum dibeli sehingga bisa saja yang dikirimkan ternyata kurang bagus.

15. Pilih buah atau sayur utuh daripada yang sudah dipotong

Makan sayur dan buah

Untuk buah atau sayur, lebih baik beli yang masih utuh daripada yang sudah dipotong. Nyatanya memang tidak semua buah potong dihargai lebih mahal, tapi buah potong biasanya dibanderol lebih mahal karena ada biaya jasa potong.

Kalau Anda memang membeli dalam jumlah kecil saja karena untuk sendiri maka buah potong dapat menjadi opsi lebih baik. Namun, kalau Anda berencana membeli dalam jumlah besar maka pilih yang masih utuh.

Coba deh strategi belanja bulanan ini! Kemudian, bandingkan berapa selisih jumlah dana yang bisa Anda dapat saat menggunakan tips-tips di atas. Selain itu, alangkah baiknya jika Anda juga bisa menyusun suatu cara berhemat yang lebih efektif demi bisa menekan pengeluaran dan sekaligus mengalokasikan dana untuk kebutuhan bermanfaat lainnya.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →