Pilih Beli Sepatu Murah Berkali-kali atau Sekali Tapi Mahal? Ini Caranya Biar Hemat

Running Shoes (Shutterstock)

Persoalan membeli barang terkadang menjadi pilihan yang sulit ditebak, terkadang ingin membeli yang murah tetapi memiliki kualitas yang bagus, terkadang juga ingin membeli yang mahal karena gengsi, namun namanya sebuah barang pastinya ada harga ada rupa seperti perkataan banyak orang.

Begitu juga dalam membeli sepatu, barang yang sering dipakai ini juga kerap menjadi persoalan, apakah membeli yang murah berkali-kali karena gampang rusak, atau beli yang mahal sekalian karena awet dan juga karena brand sepatu itu sendiri.

Tapi, pernah denger gak sih temen beli sepatu murah terus menyesal setelahnya karena gampang rusak, biasanya hal ini sangat berkaitan dengan daya tahan sepatu itu sendiri yang emang gak tahan lama, atau penggunaannya terbilang sering. 

Kalau sering melihat kejadian ini pernah hitung gak sih lebih boros mana beli sepatu murah atau mahal. Atau jangan-jangan beli sepatu murah tetapi sering beli, malah bikin pengeluaran jadi lebih boros.

Kemudian, apa betul perkataan banyak orang ada rupa ada harga. Dengan itu lebih baik pertimbangkan dulu deh beberapa hal sebelum memutuskan untuk mengeluarkan uang lebih atau pilih beli barang yang lebih murah.

Seberapa Sering Digunakan?

Seorang pria menggunakan sepatu lari (Shutterstock).
Seorang pria menggunakan sepatu lari (Shutterstock).

Barang seperti sepatu, umur daya tahannya sangat berkaitan erat dengan frekuensi penggunaan sepatu itu sendiri, semakin sering digunakan, tentu masa umur pakainya juga akan semakin berkurang. Namun disamping frekuensi pemakaian, harga sebuah sepatu juga berpengaruh dengan daya tahan masa pakainya.

Sebelum membeli sepatu mahal atau murah, sebaiknya lakukan pertimbangan apakah sepatu yang akan dibeli ini untuk digunakan sehari-hari atau hanya pada saat akhir pekan atau acara tertentu saja, sebab untuk casual sneakers dengan model umum dan bukan edisi terbatas saja bisa dibeli dengan harga Rp 800 ribu hingga Rp 1,5 juta, tentunya dengan daya tahan mulai dari 2 tahun hingga 3 tahun.

Sedangkan untuk perbandingan banyak juga casual sneakers yang dijual di pasar online atau e-commerce dan media sosial dengan harga yang jauh lebih murah dengan harga Rp 250 ribu sampai Rp 500 ribu, perbedaan rentang harga yang jauh memang bisa dibilang sepatu tersebut merupakan bukan dari brand terkenal atau malah tiruan, tentunya dengan masa pakai biasanya hanya 4 sampai 6 bulan.

Lebih Hemat Mana?

Memilih sesuatu harus memikirkan berapa biaya yang akan dikeluarkan keseluruhan (Shutterstock).
Memilih sesuatu harus memikirkan berapa biaya yang akan dikeluarkan keseluruhan (Shutterstock).

Jika dilihat lebih rinci, mana yang lebih hemat, maka perlu dilakukan perhitungan dengan cermat, jika membeli sepatu A dengan harga Rp 800 ribu dan masa pakainya 2 tahun, maka hanya menghabiskan uang hanya Rp 800 ribu selama dua  tahun, dengan asumsi tidak mengoleksi sepatu atau hanya membeli satu sepatu dalam tempo waktu dua tahun.

Sedangkan jika membeli sepatu B yang harganya lebih murah dengan harga Rp 250 ribu dengan masa pakai 4 bulan, maka dalam dua tahun harus membeli sepatu sebanyak 6 kali, karena masa pakainya hanya 4 bulan saja. Kemudian, jika dijumlah dengan harga Rp 250 ribu x 6, maka memerlukan biaya Rp 1,5 juta, nyatanya lebih mahal biaya yang dikeluarkan untuk membeli sepatu dalam dua tahun meskipun membeli sepatu yang harganya lebih murah.

Asumsi ini sama seperti suku cadang atau onderdil pada kendaraan, bila menggunakan suku cadang kualitas nomor dua, maka masa pakai suku cadang tersebut juga akan singkat, dan membutuhkan biaya kembali untuk membelinya, jika menggunakan suku cadang kualitas nomor satu, maka masa pakainya akan lebih lama dan tentunya akan lebih hemat, meskipun digunakan pada kendaraan yang sama.

Pertimbangkan Beli Sesuai Kebutuhan

Sebelum belanja online ada baiknya pilah pilih terlebih dahulu (Shutterstock).
Sebelum belanja online ada baiknya pilah pilih terlebih dahulu (Shutterstock).

Membeli sepatu juga berkaitan dengan keinginan yang biasanya tidak bisa dikendalikan, akibatnya malah lebih boros dalam belanja fashion yang satu ini, bahkan ada juga orang yang sampai koleksi sepatu di lemari pribadinya sampai  menumpuk dan berdebu akibat jarang dipakai, dan yang dipakai hanya yang itu-itu saja.

Guna menghindari masalah tersebut sebaiknya utamakan kebutuhan dibandingkan keinginan, dengan mengutamakan kebutuhan misalkan membutuhkan sepatu yang nyaman dipakai untuk kerja atau kuliah, maka beli sepatu yang masa pakainya panjang dan tidak mudah rusak seperti casual sneakers, sebab sepatu kerja atau kuliah adalah sepatu yang dipakai setiap hari.

Jika mengedepankan keinginan, maka akan membeli sepatu yang model keluaran terbaru atau yang lagi trend dikalangan anak milenial, jika lebih condong kepada keinginan ini, maka akan terjebak dalam gaya hidup karena mementingkan gengsi dibandingkan kebutuhan itu sendiri.

Hitung dan Bandingkan

Hitung dan bandingkan mana yang lebih murah (Shutterstock).
Hitung dan bandingkan mana yang lebih murah (Shutterstock).

Namun demikian, persoalan masa pakai dengan harga sepatu itu sendiri kembali lagi pada pribadi masing-masing, sebab setiap orang memiliki selera dan daya tarik yang beragam. Sebaiknya lakukan perhitungan dengan cermat sebelum membeli barang.

Apakah barang tersebut memiliki kegunaan yang memang diperlukan atau tidak, hitunglah harga barang tersebut dengan cermat, kemudian lakukan perbandingan dari satu produk dengan produk yang lainnya dari segi kualitas dan juga harga.

Dengan era keterbukaan informasi seperti saat ini gak susah kok mencari informasi dari sebuah produk untuk melakukan perbandingan harga dan kualitas, untuk sepatu biasanya pada website official akan mencantumkan detail informasi produk sepatunya termasuk bahan baku, dengan informasi tersebutlah bisa dilakukan perbandingan dengan cermat.

Beli Online atau Offline?

Aplikasi online, Bukalapak (Shutterstock)>
Aplikasi online, Bukalapak (Shutterstock)>

Sementara itu, jika bingung untuk membeli secara online atau offline, sebaiknya ketahui dulu untung dan ruginya membeli  sepatu secara langsung atau via internet. Untuk membeli online biasanya akan mendapatkan potongan harga atau harga promo, akan tetapi dalam membeli sepatu secara online sebaiknya pastikan ukuran sepatu tidak salah agar sepatu yang dibeli sesuai ukuran kaki.

Karena jika salah beli ukuran, sakan sangat sulit melakukan pengembalian barang atau menukar sepatu yang sudah dibeli, umumnya konsumen wajib mengirimkan kembali sepatu yang salah ukuran kepada pusat distribusi atau gudang e-commerce yang digunakan untuk melakukan penukaran barang, itupun ada jangka waktu tertentu yang diatur oleh e-commerce. 

Dan juga dalam belanja online juga ada ongkos kirim yang harus ditanggung oleh konsumen, kemudian jika salah ukuran atau penukaran, konsumen juga yang menanggung biaya kirim selama proses penukaran.

Sedangkan membeli langsung, akan lebih mudah memilih model, ukuran dan jenisnya, sebab bisa langsung memilih di toko atau outlet resmi apparel itu sendiri, dan juga bisa memastikan apakah sepatu tersebut memiliki kualitas yang baik atau tidak. Akan tetapi, belanja langsung di outlet resmi harus meluangkan waktu dan tenaga, dan berpotensi tidak  mendapatkan potongan harga atau diskon seperti belanja online kecuali sudah menjadi member atau konsumen setia.

Gak Semua Brand Lokal Jelek

Sepatu merek lokal (Shutterstock).
Sepatu merek lokal (Shutterstock).

Selain itu, saat ini Indonesia sudah mulai banyak kok merek atau brand sepatu yang memiliki kualitas yang tidak kalah dengan produk atau brand asing. Nah sepatu lokal ini sebetulnya bisa menjadi pilihan yang menarik untuk membeli sepatu, selain menghargai karya anak bangsa, membeli sepatu merek lokal juga mempromosikan produk asli Indonesia.

Sebut saja sepatu Compass, brand sneakers yang mulai disukai anak milenial saat ini, kemudian ada juga sepatu Brodo yang sudah terkenal dengan kualitasnya, ada juga piero, geoff maxx, eagle, league, kasogi, dan tomkins. Beberapa brand ini juga bisa jadi alternatif dalam memburu sepatu ya, selain sudah memiliki nama yang terkenal, kualitas yang cukup baik, dan harganya juga bersaing dengan sepatu merek asing. (Editor: Winda Destiana Putri).