Update Terbaru Biaya Dokter Gigi dan Perawatan Gigi 2021

biaya berobat ke dokter gigi

Di antara biaya perawatan lainnya, biaya dokter gigi termasuk mahal. Sebab, untuk menangani masalah pada gigi, dokter gigi tidak hanya memeriksa satu bagian, tetapi memeriksa semua bagian di dalam rongga mulut. 

Dengan begitu, dokter gigi mampu memberikan diagnosis yang tepat mengenai masalah apa yang sebenarnya kamu alami dan bisa memberikan pengobatan terbaiknya. 

Selanjutnya, dokter juga bisa melakukan tindakan medis sesuai dengan pemeriksaan, seperti tambal gigi yang berlubang, pencabutan, atau operasi rongga mulut untuk tujuan lain. 

Selain deg-degan karena sakit, kita juga bisa dibikin deg-degan karena membayangkan berapa biaya perawatan gigi yang harus kita bayar. Pasalnya, perawatan gigi seperti scaling saja bisa menghabiskan ratusan ribu, belum lagi jika ada gigi yang berlubang dan harus segera menambalnya. Total biaya yang harus kita bayar mungkin bisa mencapai jutaan rupiah.  

Jadi, dapat gambaran bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati, bukan?

Tentu saja, mencegah sakit gigi dengan merawat kebersihan dan kesehatan rongga mulut manfaatnya banyak banget. Daripada sakit dan harus berobat, kan?

Kesehatan mulut awal dari kesehatan tubuh

Alasan lain mengapa kita harus merawat kesehatan rongga mulut adalah fakta bahwa mulut merupakan awal dari kesehatan tubuh. Infeksi yang terjadi pada gigi dan gusi, misalnya, bisa menjalar ke organ tubuh lainnya. 

Mulut juga berfungsi sebagai pemfilter bakteri berlebih agar tidak membahayakan tubuh kita. Karenanya, penting sekali menjaga kebersihan dan kesehatan rongga mulut ini. 

Nah, artikel ini akan membahas lebih detail mengenai biaya dokter gigi terkait perawatan dan pengobatan di berbagai fasilitas kesehatan. 

Tapi, sebelum beranjak ke sana, lebih baik kalau kita pahami dulu apa saja sih jenis-jenis perawatan gigi yang bisa kamu dapatkan dari seorang dokter gigi beserta biaya dokter gigi.

Jenis-jenis perawatan gigi

Ada beberapa jenis perawatan gigi dari dokter gigi atau secara mandiri. Mulai dari perawatan sederhana berupa pemeriksaan reguler, hingga tindakan medis yang perlu penanganan khusus. Apa saja?

1. Konsultasi dengan dokter gigi

Ini adalah bentuk perawatan paling sederhana yang bisa pasien dapatkan. Sejatinya, kita semua memang harus rutin memeriksakan gigi kita setiap enam bulan sekali.

Dalam pemeriksaan rutin ini dokter akan mengevaluasi kesehatan gigi dan mulut kita. 

Bila ada kerusakan atau indikasi penyakit, maka dokter akan melakukan tindakan medis lanjutan. Atau, bila memang tidak ada masalah serius, dokter bisa saja melakukan pembersihan karang gigi atau perawatan rutin lainnya. 

Bagi kamu yang memakai kawat gigi atau behel, maka konsultasi dengan dokter gigi menjadi syarat wajib yang harus rutin dilakukan.

Konsultasi pun lebih baik dilakukan kepada dokter yang sama saat melakukan pemasangan kawat gigi. 

Nah, dokter gigi akan mengevaluasi perkembangan penggunaan kawat gigi. Kalau perlu ada perbaikan, maka akan ada tindakan yang dilakukan. 

2. Perawatan behel

Seperti yang sudah diulas di poin nomor satu, salah satu bentuk perawatan gigi adalah merawat kawat gigi atau behel. Penggunaan kawat gigi dilakukan untuk memperbaiki susunan gigi yang kurang rapi. 

Selain faktor estetika, penggunaan kawat gigi juga bisa dilakukan karena alasan medis lain, misalnya memperlancar bicara dan mempermudah proses mengunyah, dan menggigit makanan.

Bisa saja, posisi gigi yang tidak rapih akan mengganggu fungsi-fungsi tersebut. 

Perawatan behel ini perlu ditangani oleh seorang profesional, yaitu dokter gigi. Jadi jangan mengira saat menggunakan kawat gigi terus sudah ya. Perjuanganmu masih harus berlanjut. 

Disarankan, perawatan behel dilakukan oleh dokter yang memasang kawat gigimu agar dokter memahami secara rinci riwayat medis yang kamu miliki. 

3. Pembersihan karang gigi

Tindakan pembersihan karang gigi biasanya menjadi bagian dari konsultasi rutin setiap enam bulan sekali. Karang gigi ini memang tak boleh dianggap remeh. 

Karang yang dibentuk oleh endapan sisa makanan dan membentuk plak ini bisa menimbulkan penyakit bila tak dibersihkan. 

Belum lagi, karang gigi bisa mengganggu penampilanmu. Kalau sudah begini, nanti kamu bisa kurang percaya diri dalam berbicara dengan orang lain. Jadi, bersihkan karang gigi secara berkala

Biaya dokter gigi untuk membersihkan karang gigi atau biaya scaling gigi biasanya bervariasi, tergantung pada klinik dan rumah sakit. Tarifnya biasanya mulai dari Rp250 ribu hingga Rp400 ribu.

4. Perawatan gigi berlubang

Ini nih, biang dari segala sakit gigi yang paling umum kita rasakan. Apalagi kalau bukan gigi berlubang. Duh, kebayang sakitnya! 

Gigi berlubang ini merupakan akumulasi dari kebiasaan buruk yang kita lakukan, seperti malas menggosok gigi, merokok, minum minuman beralkohol, dan pola makan yang tak sehat lainnya. 

Intinya sih karena rongga mulut kita tidak bersih sehingga menjadi sarang yang nyaman bagi bakteri.

Bakteri ini menyebabkan lingkungan gigi menjadi asam dan lama-kelamaan membuat lubang pada gigi. Kalau kita abai, lubangnya mungkin bisa semakin besar dan dampaknya lebih parah. 

Ciri utama kalau kita mengalami gigi berlubang adalah ngilu pada gigi. Coba cek secara mandiri deh. Kalau menemukan bercak hitam semacam lubang, segera temui dokter gigi. 

Penanganan gigi berlubang sejak dini, misalnya dengan penambalan, akan mencegah dampak yang lebih buruk. Pokoknya jangan tunggu sampai lubangnya membesar. Itu bakal sakit luar biasa. 

Biaya perawatan gigi berlubang pada masing-masing klinik dan rumah sakit pun berbeda-beda. Namun, biasanya mencapai Rp300 ribu untuk menambal satu gigi.

5. Pencabutan gigi dan tindakan lain

Dalam kondisi kerusakan gigi yang sudah parah, ada kalanya dokter gigi akan memutuskan untuk mencabut gigi pasien.

Tindakan pencabutan gigi atau penambalan juga bisa disertai dengan operasi kecil dengan membedah gusi. 

Nah, seberat apa tindakan medis pada gigi, hal ini tergantung pada hasil pemeriksaan dokter gigi. 

6. Perawatan gigi di rumah

Merawat gigi secara mandiri merupakan cara paling efektif untuk mencegah segala penyakit gigi dan mulut. Rajinlah menyikat gigi, bahkan kalau bisa rutin berkumur dengan cairan antiseptik. 

Kebiasaan yang baik membersihkan rongga mulut ini tak hanya mencegah penyakit lho, tapi juga menghindarkan mulut kita mengeluarkan bau saat berbicara. 

Selain itu, dengan gigi dan mulut yang sehat, maka kita bisa menghemat biaya dokter gigi dan bisa untuk memenuhi kebutuhan yang lainnya. 

Berapa biaya perawatan gigi terbaru?

Setelah memahami apa saja jenis perawatan gigi yang bisa kita lakukan sendiri atau dengan berkunjung ke dokter, maka muncul pertanyaan berikutnya: berapa sih biaya berobat ke dokter gigi? 

Sebenarnya besaran biaya ke dokter gigi cukup bervariasi, tergantung jenis klinik yang kita datangi, kualitas dokter gigi, atau jenis asuransi yang kita pakai. Agar lebih jelas, kita bahas satu persatu ya!

1. Biaya dokter gigi di rumah sakit

Biaya dokter gigi yang membuka praktik di rumah sakit negeri dan swasta bisa berbeda.

Biasanya, rumah sakit swasta akan lebih mahal. Berikut ini adalah estimasi biaya konsultasi, pemeriksaan, dan biaya perawatan gigi di rumah sakit swasta, dikutip dari Alodokter.

  • RS Anna Pekayon, Bekasi mulai dari Rp80.000
  • RS Islam Jemursari, Surabaya mulai dari Rp160.000
  • RS Siloam Hospitals Kebon Jeruk mulai dari Rp150.000
  • RS Mulya Tangerang mulai dari Rp105.000
  • RS FMC Bogor mulai dari Rp75.000
  • RSU Bunda Margonda Depok mulai dari Rp200.000
  • RS Banyumanik Semarang mulai dari Rp60.000
  • RS Bhayangkara Makassar mulai dari Rp125.000
  • RS Balimed Denpasar mulai dari Rp100.000
  • RS Husada Mangga Dua Selatan mulai dari Rp200.000
  • RS Evasari Awal Bros mulai dari Rp350.000
  • RSIA Mitra Family Karawang mulai dari Rp58.000
  • RS Permata Bunda Medan mulai dari Rp110.000
  • RS Primaya Hospital Tangerang mulai dari Rp205.000
  • RS Premier Jatinegara mulai dari Rp210.000
  • Siloam Hospitals Surabaya mulai dari Rp150.000
  • RS Budi Asih Cikarang mulai dari Rp25.000
  • RS Muhammadiyah Taman Pring mulai dari Rp100.000
  • RS Permata Depok mulai dari Rp270.000
  • RS EMC Tangerang mulai dari Rp110.000
  • RS Citra Medika Depok mulai dari Rp125.000
  • RS Sumber Waras Jakarta Barat mulai dari Rp175.000
  • RS Mitra Keluarga Depok mulai dari Rp190.000
  • RS AWal Bros Pekanbaru mulai dari Rp205.000
  • My Dental Clinic Bandung mulai dari Rp100.000
  • RS Gigi dan Mulut YARSI mulai dari Rp150.000
  • RS Brawijaya Duren Tiga mulai dari Rp200.000
  • Primaya Hospital Bekasi Utara mulai dari Rp265.000

2. Biaya dokter gigi di klinik

Berikut ini biaya perawatan gigi yang buka praktek di klinik, beberapa alternatif ini dikutip dari Alodokter.

  • drg. Fery Ariska Dewi, Sp.KG di Audy Dental Bintaro mulai dari Rp175.000
  • drg. Eduin di Bethesda Dental Care mulai dari Rp175.000
  • drg. Siti Adiningrum, DDS di Family Dentistry Dental Clinil mulai dari Rp250.000
  • drg. Candra Yuniar di Klinik Gigi Dent Smile Tebet mulai dari Rp250.000
  • drg. Elisabeth Leksonowakti di RS Premier Jatinegara mulai dari Rp110.000
  • drg. IGA Ratih Utrai Mayun, Sp.Pros di Primaya Hospital Tangerang mulai dari Rp250.000
  • drg. Tridara Policetyawati di RSIA Brawijaya Depok mulai dari Rp100.000
  • drg. Novitria Zahrotul Malikha, Sp.Ort di Yabes Dental Centre mulai dari Rp100.000
  • drg. Stephanie Amelia Christanto, M.Kes di Bina Sehat Dental Clinic mulai dari Rp50.000
  • drg. Deddy Wijaya di Rumah Sakit Budi Asih Cikarang mulai dari Rp25.000
  • drg. Kim Marygold Abidin di Siloam Hospitals Kebon Jeruk mulai dari Rp300.000
  • drg. Darin Safinaz di Audy Dental Kuningan mulai dari Rp175.000
  • drg. usi Ervinawati di Rumah Sakit Budi Asih Cikarang mulai dari Rp25.000
  • drg. Sally Irawati, Sp.KG di RS Premier Jatinegara mulai dari Rp220.000

Daftar di atas bisa sebagai rujukan saja. Artinya, tarif setiap dokter beragam, tergantung juga dari besar kecilnya klinik atau rumah sakit. 

3. Biaya dokter gigi di Puskesmas

Biaya ke dokter gigi di Puskesmas tentu lebih murah dari pada rumah sakit swasta, bahkan negeri sekali pun.

Pasalnya, pemerintah pusat memang membantu mensubsidi biaya pengobatan dan biaya perawatan gigi untuk masyarakat melalui puskesmas di daerah. 

Tentu ini bisa menjadi jawaban bagi kamu yang mencari-cari ‘Mana ya dokter gigi dengan tarif murah, bukan?

Meski biaya pengobatan ini murah, tidak lantas membuat kualitas pengobatan dan perawatan gigi di puskesmas lebih jelek dari rumah sakit umum atau swasta. 

Dokter gigi yang praktik di puskesmas tetap menjalankan tugasnya sesuai kode etik dan tetap bekerja optimal untuk melayani pasien. 

Lantas, berapa biaya ke dokter gigi di puskesmas? 

Setiap daerah tentunya berbeda-beda tarifnya. Misalnya saja di DKI Jakarta, Peraturan Gubernur nomor 143 tahun 2018 tentang tarif pelayanan puskesmas kecamatan menetapkan bahwa biaya tambal gigi sementara hanya Rp30.000 saja. 

Sementara untuk tambal gigi tetap biasanya biayanya mencapai Rp50.000 per gigi. Kemudian perawatan syarat tarifnya mencapai Rp30.000 per gigi dan cabut gigi tanpa injeksi tarifnya adalah Rp30.000 per gigi. 

Murah kan? Angka ini tentu jauh di bawah tarif perawatan gigi di rumah sakit swasta. 

Untuk daerah lain, tentu harganya bervariasi karena masing-masing pemda menetapkan tarifnya. Namun, poinnya adalah, biaya perawatan dan pengobatan gigi di puskesmas selalu lebih rendah ketimbang di rumah sakit swasta. 

4. Biaya dokter gigi dengan asuransi dan BPJS Kesehatan

Pengobatan gigi yang dilakukan di rumah sakit atau klinik bisa juga ditanggung biayanya oleh asuransi, baik dari swasta atau dari pemerintah seperti BPJS Kesehatan.

Untuk asuransi swasta, tentu tarif pertanggungan bervariasi untuk setiap perusahaan. Namun, prinsipnya, pihak asuransi biasanya akan menanggung biaya berdasarkan jenis perawatan atau pengobatan gigi.

Misalnya, pertanggungan biasanya untuk perawatan gigi dasar, seperti pembersihan karang gigi, tambal gigi berlubang, dan pencabutan gigi. 

Lantas, bagaimana dengan jaminan dari BPJS Kesehatan?

Pertanggungan terhadap jenis perawatan gigi oleh BPJS Kesehatan tertuang dalam peraturan BPJS Kesehatan nomor 1 Tahun 2014 Pasal 52 Ayat 1. Beleid tersebut menjelaskan, perawatan gigi dan mulut yang menjadi tanggungan oleh BPJS Kesehatan adalah:

  • Administrasi pelayanan terdiri atas biaya pendaftaran pasien dan biaya administrasi lain yang terjadi selama proses perawatan atau pelayanan kesehatan pasien
  • Pemeriksaan, pengobatan, dan konsultasi medis
  • Premedikasi
  • Kegawatdaruratan oro-dental
  • Pencabutan gigi sulung (topikal, infiltrasi) 
  • Pencabutan gigi permanen tanpa penyulit
  • Obat pasca ekstraksi
  • Tumpatan komposit/GIC
  • Scaling gigi

Selain itu, BPJS kesehatan juga memiliki layanan tambahan berupa tanggungan untuk seseorang yang akan melakukan pembuatan gigi palsu. Namun, tidak semua pembuatan gigi palsu menjadi tanggungan oleh BPJS Kesehatan.

Hanya saja, pada kondisi tertentu saja BPJS dapat menanggung pembuatan gigi palsu. Terdapat batasan karena dana yang digunakan berbentuk subsidi.

Pentingnya punya perlindungan keuangan dari asuransi

Seperti disinggung di atas, asuransi merupakan salah satu solusi untuk menanggung seluruh biaya pengobatan ke dokter gigi. Bisa berupa asuransi swasta atau asuransi oleh pemerintah melalui BPJS Kesehatan. 

Dengan memiliki asuransi kesehatan, maka kita tak perlu dipusingkan untuk memilih fasilitas kesehatan mana yang menawarkan harga miring. 

Pada prinsipnya, asuransi kesehatan adalah produk pengelolaan keuangan yang akan menanggung biaya medis saat kita harus ke dokter atau rumah sakit, termasuk ke dokter gigi. 

Adapun manfaat utamanya mencakup biaya rawat inap, rawat jalan, pembedahan, dan medical check-up. Sementara manfaat tambahan (rider) meliputi perlindungan biaya melahirkan, perawatan gigi, dan perawatan mata.

Untuk mendapatkan manfaat tersebut, nasabah perlu membayarkan premi yang besarannya variatif. Premi asuransi kesehatan murah atau mahal, tergantung pada usia, pekerjaan, dan limit pertanggungan. 

Namun, berbeda dengan BPJS Kesehatan, kita bisa lebih fleksibel memilih premi yang diinginkan, pertanggungan, dan rumah sakit.

Tertarik memiliki asuransi kesehatan? Temukan pilihan terbaik asuransi kesehatan di Lifepal dan nikmati promo diskonnya dari setiap pembelian polis asuransi. Dapatkan kesempatannya segera! 

Bagaimana memilih asuransi kesehatan terbaik?

Dengan ratusan pilihan polis dan brand, calon nasabah perlu lebih cermat memilih manfaat asuransi kesehatan yang dibeli.

Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli proteksi kesehatan: 

1. Metode klaim cashless

Dengan sistem klaim cashless nasabah bisa datang ke rumah sakit bermodal kartu peserta asuransi kesehatan saja. Artinya, nasabah tidak perlu mengeluarkan anggaran yang besar untuk mendapatkan pelayanan medis di rumah sakit rekanan. 

Namun, cashless tidak selalu menjadi terbaik. Ingat penjelasan sebelumnya, ya. Contohnya adalah rekomendasi pilihan di atas yaitu Allianz, AXA Mandiri, Prudential, Manulife, BCA, BNI Life, dan Cigma semuanya memiliki manfaat asuransi cashless dan reimbursement

2. Menanggung biaya rawat jalan

Biaya perawatan pra dan pasca rawat inap tidaklah murah. Untuk itu, sebaiknya pilih yang menanggung biaya rawat jalan tersebut. 

Dari rekomendasi Lifepal, Asuransi kesehatan AXA Mandiri, Cigna, dan Manulife menanggung biaya rawat jalan sebagai manfaat dasar asuransi.

Calon nasabah tinggal memilih premi dan plafon yang dapat melengkapi kebutuhan serta anggaran. 

3. Manfaat pengembalian premi

Beberapa asuransi juga menawarkan pengembalian premi atau no claim bonus apabila tidak ada klaim hingga masa polis berakhir. 

Umumnya, besaran pengembalian premi tiap polis perusahaan berbeda-beda ada yang 20 persen, 50 persen, bahkan hingga 100 persen dari total premi yang telah dibayarkan.

Beberapa pilihan rekomendasinya adalah asuransi kesehatan Cigna, Prudential, dan Allianz juga memberikan manfaat no claim bonus bahkan ada yang setiap setahun. 

4. Limit/plafon sesuai premi

Plafon yang ditawarkan oleh asuransi kesehatan memang sekilas terkesan besar. Misal uang pertanggungan Rp20 juta terkesan banyak saat ini. 

Namun, jika dibandingkan dengan biaya perawatan medis di Indonesia saat ini yang mana biaya operasi memakan biaya sekitar Rp7-Rp15 juta, tentu manfaat pertanggungan Rp20 juta sangatlah kecil.

Jika memungkinkan, sebaiknya pilih yang menanggung biaya medis sesuai tagihan rumah sakit (as charged), seperti Manulife, Prudential, dan BNI Life. 

5. Iuran premi tidak lebih 10 persen dari gaji

Meski proteksi kesehatan sangatlah penting, calon nasabah tetap harus memastikan keuangannya tetap terjaga. 

Salah satunya, dengan mengikuti metode finansial 50/30/20. Di mana 50 persen untuk kebutuhan sehari-hari, 30 persen untuk hiburan, 10 persen investasi, dan 10 persen asuransi. 

6. Beli melalui broker asuransi

Broker yang telah terdaftar resmi dapat membantu nasabah mengajukan klaim. Ingat, ketika sedang mengalami risiko medis, pengajuan klaim akan sangat sulit dilakukan sendiri. 

Belum lagi jika pengajuan klaim nasabah ditolak karena alasan tertentu. Broker asuransi seperti Lifepal dapat sangat membantu dalam mengatasi masalah klaim tersebut.

Semoga informasi soal biaya dokter gigi di atas bermanfaat ya. Selain melengkapi diri dengan asuransi kesehatan, yuk cek terlebih dahulu kondisi keuanganmu secara online di  Lifepal financial checker!

Pertanyaan seputar biaya dokter gigi