Inspiratif! Baru Umur 7 Tahun, Bocah Ini Dirikan Bank dan Punya 2000 Nasabah

Jose Adolfo Quisocala Condori (Facebook/Banco Del Estudiante Bartselana)

Kebanyakan anak kecil bermimpi ingin memiliki wirausaha sukses ketika dewasa, tapi cuma beberapa yang mewujudkan mimpi tersebut saat usia mereka bahkan belum beranjak remaja. Salah satu contohnya adalah seorang bocah Peru bernama Jose Adolfo Quisocala Condori yang mendirikan bank khusus anak saat usianya baru 7 tahun!

Gak tanggung-tanggung, udah enam tahun lamanya bank yang ia dirikan beroperasi. Kini, jumlah nasabahnya sudah mencapai 2000 orang. Banknya juga menawarkan beragam layanan di samping tabungan tentunya.

Ide mendirikan bank khusus anak ini muncul ketika Jose melihat banyak teman sebayanya yang menghabiskan lebih banyak uang untuk membeli permen dan mainan ketimbang menyimpannya untuk tujuan lebih penting. Meski masih belia, Jose paham bahwa ada dua cara yang bisa dilakukan orang dewasa untuk memenuhi kebutuhan sekaligus mengatasi masalah finansial.

Dua cara tersebut adalah menabung dan punya akses ke layanan perbankan seperti mendapat pinjaman dan lain sebagainya. Nah, dia kepengin anak-anak seumurannya bisa punya dua opsi tersebut untuk menghentikan ketergantungan pada orangtua.

Putar otak, akhirnya ia pun menemukan jawaban yang paling masuk akal: mendirikan bisnis wirausaha sukses dari daur ulang! Maksudnya akan kita jelaskan di bagian selanjutnya dari artikel ini.

Jadi bahan tertawaan

Jose Adolfo Quisocala Condori (Facebook/Banco Del Estudiante Bartselana)
Jose Adolfo Quisocala Condori (Facebook/Banco Del Estudiante Bartselana)

Jose lantas menyampaikan idenya untuk mendirikan sebuah bank khusus anak kepada para guru. Namun, para guru menilai, anak seusianya tidak akan mampu mengelola proyek sebesar itu. Tapi, Jose membuktikan bahwa mereka semua keliru.

“Awalnya, para guru mengira saya gila dan berpikir bahwa anak kecil tidak bisa mengelola proyek semacam ini,” kenang Jose seperti dikutip dari laman Odditycentral.

Malahan, ia sempat jadi sasaran bully dari rekan sekelas karena “ide gilanya”. Beruntung, dari sekian banyak yang memandang sebelah mata, kepala sekolah dan asisten guru kelasnya beranggapan lain.

Konsep bank yang simple

Jose Adolfo Quisocala Condori (Facebook/Banco Del Estudiante Bartselana)
Jose Adolfo Quisocala Condori (Facebook/Banco Del Estudiante Bartselana)

Singkat cerita, ide Jose terwujud. Bank yang ia dirikan di rumahnya di Arequipa pada tahun 2012 bernama Bartselana Student Bank. Konsep bank ini simple banget sih.

Anak-anak bisa menjadi nasabah bank ini dengan cara menyerahkan lima kilogram sampah yang bisa didaur ulang, seperti kertas atau plastik. Kemudian, tiap bulannya mereka harus “menabung” satu kilogram sampah agar rekening mereka tetap hidup.

Para nasabah cilik ini juga diminta menetapkan target menabung mereka. Nah, mereka baru boleh menarik uang dari rekening itu jika sudah mencapai target tersebut.

Dapat uangnya dari mana?

Jose Adolfo Quisocala Condori (Facebook/Banco Del Estudiante Bartselana)
Jose Adolfo Quisocala Condori (Facebook/Banco Del Estudiante Bartselana)

Jose bekerjasama dengan sejumlah perusahaan daur ulang sampah. Uniknya, perusahaan-perusahaan ini membeli sampah dari Bartselana Student Bank dengan harga yang lebih tinggi.

Kemudian, buat memastikan agar cuma si nasabah yang bisa menggunakan uang itu, Jose mengaturnya agar hanya si anak yang bisa menarik uang. Orang lain, bahkan para orangtua sekalipun tidak diizinkan menarik uang anak-anak mereka.

Satu ton sampah terkumpul

Jose Adolfo Quisocala Condori (Facebook/Banco Del Estudiante Bartselana)
Jose Adolfo Quisocala Condori (Facebook/Banco Del Estudiante Bartselana)

Pada periode tahun 2012 dan 2013, Bartselana Student Bank mengumpulkan 1 ton sampah daur ulang dan membuat rekening untuk 200 nasabah siswa dari sekolah Jose. Bank sampah Jose menarik perhatian dari banyak pihak.

Malahan, pernah sekali Jose bermitra dengan salah satu bank terbesar di Peru. Tujuannya, supaya layanan bank Jose tersedia untuk semakin banyak anak.

Sayang, kerjasama itu gak berjalan seperti yang Jose inginkan. Jose pun memutuskan untuk melanjutkan usahanya secara independen. Keputusannya gak salah, ia pun berhasil membuat wirausaha sukses itu dengan idealisme.

Nasabah tembus 2000 orang

Jose Adolfo Quisocala Condori (Facebook/Banco Del Estudiante Bartselana)
Jose Adolfo Quisocala Condori (Facebook/Banco Del Estudiante Bartselana)

Seiring berjalannya waktu, Bartselana Student Bank pun berkembang. Sekarang, nasabahnya sudah mencapai 2000 orang, dengan usia berkisar antara 10 hingga 18 tahun.

Kini, Jose sudah berumur 13 tahun. Ia mengaku sudah pernah ditawari kerja sama lain oleh Banco de la Nacion Peru. Dan tebak saja, berhadapan dengan petinggi-petinggi bank yang notabene orang dewasa, Jose sama sekali tidak takut.

Ia malah merasa lebih nyaman berhadapan dengan orang dewasa. Pasalnya, ia menilai orang dewasa lebih memahami ide-ide yang ia sampaikan.

Gak cuma buat nabung

Jose Adolfo Quisocala Condori (Facebook/Banco Del Estudiante Bartselana)
Jose Adolfo Quisocala Condori (Facebook/Banco Del Estudiante Bartselana)

Seperti apa yang diidamkan Jose, banknya gak cuma kasih layanan tabungan. Anak-anak juga bisa mengakses berbagai layanan keuangan lain seperti pinjaman, investasi, asuransi mikro, sampai kursus edukasi finansial.

Jose yakin, membiasakan budaya menabung dari kecil adalah salah satu cara untuk membawa perubahan nyata bagi Peru.

Berkat prestasinya, Jose menerima berbagai penghargaan. Ia bahkan muncul di berbagai program dokumenter asing soal wirausaha sukses yang dibangun oleh anak-anak. Inspiratif banget ya?

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →