Buku Manajemen Keuangan Internasional untuk Inspirasimu

buku manajemen keuangan internasional

Buat kamu yang sedang mencari inspirasi dari buku manajemen keuangan, Lifepal punya rekomendasinya.

Buku-buku rekomendasi ini berisi tips pengelolaan keuangan yang mengedepankan manfaat menabung dan berinvestasi, sebagian lagi berfokus kepada pembawaan motivasi untuk membangun komitmen, dan sebagian lainnya lagi memberikan masukan dari kisah-kisah nyata yang disertai solusi.

Semua buku ini merupakan karya penulis berkualitas dunia, bahkan yang sekaliber Robert Kiyosaki dan Dave Ramsey. Jadi, jangan ragu dengan pengetahuan dan wawasan yang kamu bisa dapatkan dari buku-buku ini.

Mereka mengajari untuk bersikap bijaksana dengan pengelolaan uang kita. Dengan perencanaan simpanan dan investasi yang baik, disertai jaminan keuangan dari asuransi jiwa dan asuransi kesehatan, maka kita bisa meraih impian masa-masa pensiun yang bahagia secara mental dan finansial.

10 rekomendasi buku manajemen keuangan untuk kamu

Yuk langsung saja kita cek satu demi satu rekomendasi buku manajemen keuangan untuk inspirasi kamu.

1. Rich Dad Poor Dad – Robert Kiyosaki

Pertama kali diterbitkan pada tahun 1997 kemudian diperbarui pada tahun 2017, Rich Dad Poor Dad: What the Rich Teach Their Kids about Money That the Poor and Middle Class Do Not! telah meraih predikat buku manajemen keuangan pribadi terlaris hingga saat ini di seluruh dunia dengan berbagai terjemahan.

Penulis Robert Kiyosaki terinspirasi dengan kisah nyata kehidupannya semasa kecil. Meski dilatari oleh kehidupan sekitar 20 tahun lalu, versi terbaru buku ini tetap bisa merepresentasi penerapan yang berarti dan relevan dengan keadaan saat ini.

Buku ini menceritakan tentang bagaimana penulis mendapatkan pelajaran yang berharga dari cara ayahnya yang tidak terlalu kaya dan ayah temannya yang kaya tentang bagaimana mengelola keuangan dan investasi.

Penulis menyadari cara yang dipelajari dari ayah temannya terbukti dapat bertahan sampai sekarang, terutama pada poin-poin berharga tertentu.

  • Bukan penghasilan yang tinggi yang membuat seseorang jadi kaya.
  • Rumahmu belum tentu dinilai sebagai aset.
  • Membedakan secara gamblang antara aset dan liabilitas.
  • Kurikulum sekolah tidak bisa diandalkan untuk mengajari anak cara mengelola uang.
  • Mengajari anak bagaimana menyikapi uang secara bijaksana dan meraih jaminan keuangan di masa depan.

Setelah membaca buku ini, pembaca bisa memahami bahwa utang tidak selalu menjadi poin negatif dan fakta bahwa kita bisa mengejar potensi kehidupan yang sukses walau tidak memiliki gaji yang mencengangkan.

2. The Total Money Makeover – Dave Ramsey

Spesialis penulis buku terlaris, Dave Ramsey, berusaha memberikan perencanaan keuangan untuk meningkatkan efektivitas pengeluaran dan menambah pundi-pundi tabungan. Dave juga berfokus pada manajemen utang agar tidak menjadi beban jangka panjang yang akan membebani pengeluaran.

Buku ini juga akan mengajari bagaimana cara mengubah pola pengelolaan keuangan yang buruk menjadi kebiasaan baru yang lebih menghargai waktu dan uang.

Ada tiga poin utama yang ingin disampaikan kepada pembaca, yaitu:

  • Membuat perencanaan finansial yang tepat untuk melunasi utang pribadi dan rumah tangga.
  • Menguak 10 metode pengelolaan uang yang ternyata hanya mitos.
  • Menyiapkan dana darurat dan dana pensiun tanpa membebani anggaran pengeluaran.

Pembaca akan menemukan bahwa teknik menjadi kaya bukanlah sesuatu yang instan, melainkan butuh fondasi yang kokoh melalui komitmen untuk menabung demi mengantisipasi risiko kebutuhan mendesak di masa depan dan sekaligus menjamin masa tua yang terbebas dari utang.

Kalau kamu penasaran berapa uang yang kamu perlu sisihkan untuk ditabung, coba hitung dengan kalkulator tabungan bulanan ini.

Agen Asuransi Mitra Lifepal
Agen Asuransi Mitra Lifepal

3. Broke Millennial – Erin Lowry

Erin Lowry melalui buku manajemen keuangan karya dirinya sendiri, Broke Millennial, berusaha membuka pikiran para pencari ilmu finansial tingkat pemula di kisaran usia 20-30 tahunan yang ingin menjadi melek finansial.

Sebagai penulis sekaligus pakar finansial, Erin Lowry berusaha membawa kesadaran pembaca kepada poin bahwa tiap orang memiliki preferensi tersendiri dalam menyikapi pola keuangan yang ideal.

Buku ini cocok bagi pembaca yang suka bicara to the point dengan mengesampingkan istilah dan tips yang membingungkan. Penulis juga akan merefleksikan kendala yang dihadapi kebanyakan orang dengan solusi dari kisah-kisah nyata yang relevan.

Berbeda dengan sebagian besar buku sejenis yang terkesan berat dan terlalu serius, buku ini mewakili karakteristik anak muda yang santai dan tanpa basi-basi.

4. The Automatic Millionaire – David Bach

Buku ini menawarkan strategi manajemen keuangan secara profesional, namun dikemas dalam satu langkah yang realistis dalam meraih impian orang biasa menjadi jutawan.

Di dalam buku ini, Penulis David Bach berusaha mengawalinya dengan menekankan bahwa penghasilan suami istri yang ideal tidak harus mencapai puluhan juta sebulan demi bisa meraih impian memiliki harta bebas utang, menyekolahkan dua anak ke universitas, dan pensiun dini di usia 55 tahun dengan jaminan dana tabungan.

Yang menjadikan konten buku ini begitu membahana di antara banyak peminat buku manajemen keuangan adalah beberapa fakta yang penulis ungkap bahwa untuk menjadi jutawan, kamu:

  • Tidak usah mencari uang setengah mati.
  • Tidak harus mengejar gaji.
  • Tidak butuh usaha keras dalam mencari pendanaan.
  • Tidak usah lama-lama mengatur strategi, yang penting realistis dan bisa diraih.

Pembaca akan diberikan tips-tips yang realistis untuk dicoba menggunakan teknik-teknik yang sifatnya tidak lekang oleh waktu, dan disertai data-data pendukung yang meliputi cara mencari uang melalui situs, aplikasi, instrumen investasi yang teraman, dan lain-lain agar pembaca bisa menjadi jutawan secara otomatis semudah melakukannya di rumah.

Berapa target usiamu untuk pensiun dan berapa uang yang kamu miliki pada saat itu, kamu bisa lakukan perhitungan dengan kalkulator dana pensiun berikut.

Bicara mengenai dampak nyata, buku ini sendiri dikatakan sangat berpengaruh dalam meningkatkan jumlah jutawan di Amerika hingga 10 juta orang.

Tidak heran, buku ini telah terjual sebanyak 1,5 juta eksemplar sehingga meraih banyak prestasi dari New York Times, Wall Street Journal, USA Today, dan The Businessweek Best-Seller.

5. Why Didn’t They Teach Me This in School – Cary Siegel

Penulis Cary Siegel berupaya menyikapi bagaimana cara mengelola keuangan ke dalam 8 pelajaran utama dengan berfokus kepada 99 prinsip yang diperoleh melalui pengalaman hidupnya.

Walau target pembaca buku ini adalah kalangan siswa SMA dan sekolah tinggi, namun tidak menutup peluang bahwa buku manajemen keuangan ini tetap bisa memberikan andil yang signifikan kepada semua orang dewasa.

Yang menjadi inspirasi bagi penulis adalah bagaimana dia melihat sisi tertentu di dalam kurikulum pendidikan sekolah anaknya yang mengesampingkan pengetahuan mengelola keuangan.

Poin utama yang ingin disampaikan kepada pembaca adalah bagaimana seharusnya seseorang bisa memanfaatkan uang secara bijaksana pada sisi kualitas dan bukan kuantitasnya saja.

Buku ini juga berupaya memberikan solusi yang menjadikan hidup tidak perlu diatur oleh keinginan mengejar uang.

6. Your Money or Your Life – Vicki Robin & Joe Dominguez

Pengelolaan finansial yang bercitra penghematan kerap diidentikkan dengan kehidupan yang serba irit, pengurangan bujet di sana-sini, dan bahkan terkesan pelit.

Tapi ternyata Penulis Vicki Robin melalui buku manajemen keuangan karya dirinya bersama Joe Dominguez mengatakan sebaliknya bahwa yang namanya penghematan justru bisa membuat seseorang bahagia.

Analogi yang penulis ingin sampaikan melalui bukunya kepada pembaca adalah bagaimana selayaknya seseorang menggunakan nalar dan intuisinya dalam menyikapi pengambilan keputusan dalam hidup.

Bayangkan jika kamu ditawari pekerjaan dengan gaji dan tunjangan yang tinggi, namun dengan rekan kerja dan tugas-tugas berat yang pastinya akan menyita waktu serta perhatian untuk diri sendiri dan keluarga di masa depan.

Apakah kamu mau pekerjaan yang kamu sendiri enggan untuk menjalaninya?

Intinya, kedua penulis berusaha menekankan pembaca kepada esensi kehidupan yang realistis untuk dijalani, terutama dari sisi kewajiban dan penghargaan.

Tidak perlu menderita untuk mendapatkan uang. Pilih pekerjaan dengan gaji yang relevan dengan tugas-tugasnya dan kelola keuangan secara saksama dengan penghematan sesuai tips-tips yang ada di buku.

Pada akhirnya, pembaca akan memahami bahwa keutamaan memiliki kehidupan pribadi yang sehat secara finansial sangat dipengaruhi oleh pola hidup yang bertanggung jawab dan bagaimana pun tetap bisa menikmatinya.

7. The Millionaire Next Door – William Danko & Thomas Stanley

Buku manajemen keuangan karya dua profesor bisnis bernama William D. Danko dan Thomas J. Stanley ini berhasil menguak 7 karakteristik para jutawan terkenal di Amerika Serikat.

Berbeda dengan anggapan dan pencitraan yang dibentuk oleh media massa mengenai kehidupan para jutawan dan pesohor yang bergelimang popularitas dan harta, hasil riset kedua penulis selama bertahun-tahun melalui buku The Millionaire Next Door menemukan bahwa kehidupan para jutawan sejati jauh dari glamor.

Nyatanya, para jutawan ini sukses menjadi pemilik uang jutaan bahkan miliaran berkat penghematan dan kerja membanting tulang mengejar impian. Belum lagi, mereka memiliki komitmen untuk menyisihkan uang untuk tabungan dan investasi.

Buku ini juga akan mengajarkan kepada pembaca bahwa pekerjaan bergengsi atau gelar terhormat apa pun tidak menentukan seseorang bisa menjadi kaya secara finansial.

Agen Asuransi Mitra Lifepal
Agen Asuransi Mitra Lifepal

Jika seorang jutawan saja sangat memahami esensi dari kerja keras, berhemat, dan berinvestasi, bagaimanakah selayaknya tanggapan kita sebagai orang yang masih awam?

Kalau kamu mencari investasi yang paling aman, maka jawabannya deposito. Aman karena bunga simpanan yang ditawarkannya di atas inflasi, jadi logikanya uang simpanan kamu pasti bertambah. Coba hitung berapa nilai investasi deposito kamu dengan perangkat berikut.

8. You Are a Badass at Making Money – Jen Sincero

Dirilis pada tahun 2017, ini adalah seri kedua dari buku “Badass” yang berjudul You Are a Badass at Making Money: Master the Mindset of Wealth. 

Penulis Jen Sincero kali ini berusaha lebih menekankan sisi keuangan dengan pendekatan yang jenaka, namun tetap mengena kepada kasus-kasus nyata yang pernah dialami pembaca.

Sebagian terinspirasi oleh kisah-kisah pribadi ketika penulis masih berkutat dengan ketidakpahaman finansial yang membuatnya, bukan berhemat, tapi memang hidup di bawah standar finansial yang ideal.

Dengan pendekatan nyata seperti ini, pembaca menjadi lebih mudah merealisasikan perencanaan keuangan yang sesuai kebutuhan sekaligus lebih cepat tanggap menyelesaikan permasalahan karena begitu relevannya tips-tips yang diterapkan.

Jika kamu seorang pembaca yang menyukai ide-ide finansial yang kasual dan santai, mungkin memancing sedikit tawa, maka buku ini wajib untuk dimiliki.

9. Secrets of Six-Figure Women – Barbara Stanny

Barbara Stanny mempersembahkan sebuah buku manajemen keuangan khusus pembaca wanita yang sedang mencari-cari inspirasi dari wanita lainnya yang sudah sukses terlebih dahulu.

Melalui wawancara eksklusif, penulis menemukan berbagai fakta berharga dan karakteristik unik yang serupa di antara para wanita sukses ini.

Bagaimana mereka bisa mendapatkannya dan apakah ini yang memicu terobosan semakin banyaknya bermunculan wanita yang sukses pada karier dan kehidupan finansialnya?

Secrets of Six Figure Woman: Surprising Strategies of the Successful High Earners adalah buku yang wajib dimiliki untuk pembaca wanita yang menginginkan karier yang lebih sukses dan penghasilan yang lebih tinggi dari sesama wanita sukses lainnya.

10. How to Retire Happy, Wild, and Free – Ernie Zelinski

Berkebalikan dengan anggapan umum bahwa kita harus mengamankan keuangan agar bisa pensiun, Penulis Ernie J. Zelinski berpendapat sebaiknya mengoptimalkan target dana pensiun agar kamu bisa berhenti bekerja kapan saja.

Dengan kata lain, kamu tidak perlu punya simpanan dan aset senilai Rp1 miliar dahulu sebelum bisa pensiun, namun lebih baik memperhatikan apa yang kamu butuhkan.

Kebutuhan berbeda dengan keinginan, dalam hal ini adalah kamu harus mengejar kebutuhanmu. Penulis sekaligus inovator kelas dunia, Ernie J. Zelinski menekankan apa saja kebutuhanmu, yaitu:

  • Pensiun dini, lebih cepat lebih baik.
  • Alokasikan uangmu di dalam instrumen simpanan dan investasi yang tepat serta aman.
  • Jaga kesehatan fisik dan mental.
  • Tentukan impianmu sendiri dan berkomitmen untuk meraihnya.
  • Rencanakan masa pascapensiun dengan ide-ide yang kreatif dan produktif. Bayangkan juga di mana rumahmu nanti.
  • Percaya diri dan menjadikan masa pensiun justru sebagai masa-masa terbaik kehidupanmu.

Kesimpulannya, buku manajemen keuangan ini berusaha menjelaskan bahwa target dari bekerja dan berusaha bukanlah semata-mata untuk mendapatkan uang. Tapi bagaimana cara mengoptimalkan uangmu agar bisa pensiun dini sekaligus mencapai kebebasan finansial di hari tua.

Bicara mengenai kebebasan finansial, kamu bisa hitung perbandingan antara pengeluaran, tingkat inflasi, dan nilai akhir tabungan agar keuanganmu aman dengan kalkulator kebebasan finansial berikut.

Benarkah rata-rata CEO membaca 4-5 buku seminggu?

Untuk menjawab pertanyaan sekrusial itu bakalan butuh penelitian yang kompleks, misalnya:

  • CEO perusahaan apa saja dan di negara apa?
  • Berapa usia rata-rata dari sampel penelitian.
  • Topik apa yang dibaca.

Tentu masih banyak lagi poin yang perlu diangkat untuk meneliti, misalnya ada sebagian CEO yang memang punya waktu luang lebih banyak dan sebagian lagi tidak karena mereka justru turun tangan mengawasi jalannya perusahaan.

Lebih jauh lagi, sejauh ini belum ada penelitian ilmiah yang secara resmi mengumumkan kebenarannya atau bahkan sebatas fakta-fakta yang mendukung.

Namun tetap, tidak ada unsur negatif dari pertanyaan itu. Justru, hal ini akan memicu seseorang untuk membiasakan diri lebih banyak membaca buku seperti yang dilakukan para CEO.

Tapi kenapa harus baca buku, sedangkan pengalaman terbaik adalah dengan melakukannya secara langsung, bukan?

Nah, mungkin kamu belum sadari bahwa ilmu yang ada di dalam buku sebenarnya diperoleh dari pengalaman si Penulis. Justru di sini dengan membaca buku berarti kamu dapat jalan pintas dalam memetik manfaat yang berharga tanpa harus melalui kegagalan yang mereka alami. Betul?

Buku manajemen keuangan rekomendasi CEO internasional

Nah kebetulan nih, kamu mau tahu apa saja buku yang dibaca oleh para CEO tersohor berkualitas internasional?

Businessinsider mengulas 15 buku yang dibaca para pemimpin perusahaan sekelas Bill Gates, Warren Buffett, dan lainnya. Jadi ini dia, Genkz!

CEO

Judul Buku

Penulis / Penerbit

Bill Gates

Evicted: Poverty and Profit in the American City

Matthew Desmond

Broadway Books; Reprint Edition (February 28, 2017)

A Full Life: Reflections at Ninety

Jimmy Carter

Simon & Schuster; Reprint Edition (July 19, 2016)

Sapiens: A Brief History of Humankind

Prof. Yuval Noah Harari

Harper; Illustrated Edition (February 10, 2015)

Warren Buffett

The Intelligent Investor

Benjamin Graham (1894-1976)

Harper Business; Revised ed. Edition (February 21, 2006)

Business Adventures

John Brooks (1920–1993)

Open Road Media; Reprint Edition (August 12, 2014)

Jeff Bezos

The Remains of the Day

Kazuo Ishiguro

Vintage International; 1st Edition (September 12, 1990)

Mark Zuckerberg

Portfolios of the Poor

Daryl Collins

Princeton University Press; Illustrated Edition (December 19, 2010)

Steve Jobs

The Innovator’s Dilemma: The Revolutionary Book That Will Change the Way You Do Business

Clayton M. Christensen

HarperBusiness; Reprint Edition (October 4, 2011)

Elon Musk

Superintelligence: Paths, Dangers, Strategies

Nick Bostrom

Audible Studios on Brilliance Audio; Unabridged Edition (May 5, 2015)

Stephen Schwarzman

World Order

Henry Kissinger

Penguin Books; Reprint Edition (September 1, 2015)

James Gorman

The Boys in the Boat

Daniel James Brown

Penguin Books (January 1, 2014)

Abby Joseph Cohen

Being Wrong: Adventures in the Margin of Error

Kathryn Schulz

Ecco; Illustrated Edition (January 4, 2011)

Tim Cook

Competing Against Time

George Stalk

Free Press (February 27, 2003)

Mark Fields

The Outsiders: Eight Unconventional CEOs and Their Radically Rational Blueprint for Success

William N. Thorndike

Harvard Business Review Press; Illustrated Edition (October 23, 2012)

Marissa Mayer

&

Laura Lang

The Charisma Myth: How Anyone Can Master the Art and Science of Personal Magnetism

Olivia Fox Cabane

Portfolio Penguin, 2013

Sesederhana kedengarannya, kesukaan meluangkan waktu untuk membaca buku adalah kebiasaan yang bagus. Dari membaca, kita bisa menambah wawasan berkat pengetahuan yang diberikannya.

Terlepas dari siapa penulis atau penerbitnya, setiap buku manajemen keuangan di atas menyimpan informasi yang berharga untuk kamu yang sedang mencari tahu cara mengatur keuangan dan meraih keamanan finansial di masa depan.

Jika kamu punya kendala dalam menyusun perencanaan keuangan pribadi dan keluarga, jangan ragu untuk bertanya dan berkonsultasi di Tanya Lifepal.

FAQ seputar buku manajemen keuangan

Masa kecil Penulis Robert Kiyosaki menjadi sumber inspirasi penulisan buku Rich Dad Poor Dad sekitar 20 tahun lalu.

Buku ini menceritakan tentang bagaimana penulis mendapatkan pelajaran yang berharga dari membandingkan cara ayahnya yang tidak terlalu kaya dan ayah temannya yang kaya tentang bagaimana mengelola keuangan dan investasi.

Uniknya, meski versi pertamanya dirilis sekitar dua dekade yang lalu, namun penerapannya pada hari ini masih terbilang relevan.

The Millionaire Next Door dibuat berdasarkan hasil tulisan dan riset William Danko dan Thomas Stanley.

Keduanya menemukan bahwa para jutawan yang sukses meraih uang jutaan bahkan miliaran, dilalui dengan penghematan dan kerja keras membanting tulang.

Buku ini juga akan mengajarkan kepada pembaca bahwa pekerjaan bergengsi atau gelar terhormat apa pun tidak menentukan seseorang bisa menjadi kaya secara finansial.

Jawabannya adalah berkomitmen untuk menghargai uang hasil jerih payah sendiri dan menyisihkannya ke dalam tabungan dan investasi.

Belum ada riset ilmiah atau studi resmi tertentu yang membuktikan hal tersebut.

Namun terlepas dari benar atau tidak benar, asumsi ini berhasil membawa kita untuk lebih banyak mengisi waktu luang dengan membaca buku.

Predikat CEO di sini nyatanya mewakili kualitas pengetahuan seseorang atau profesi yang nyatanya belum tentu bisa diraih setiap orang.

Maka, di sini dikatakan CEO untuk memberikan stimulus bahwa demi mencapai level tersebut, seseorang harus lebih banyak membaca buku berkualitas yang dapat menambah wawasan dan pengetahuan untuk menunjang perkembangan karier.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →