Daftar BPJS Kesehatan Mandiri Online dan Offline 2020, Gampang Banget!

Cara daftar BPJS mandiri atau perorangan gak seribet yang dibayangkan kok. BPJS Kesehatan merupakan program jaminan kesehatan yang diwajibkan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Jadi, kalau sampai saat ini kamu belum punya BPJS Kesehatan, gak usah mikir dua kali, daftar sekarang juga.

Selagi masih sehat, daftar BPJS online sekarang agar bisa memaksimalkan manfaatnya. Ini panduan pendaftaran BPJS mandiri yang bisa kamu ikuti.

Dokumen syarat daftar BPJS mandiri online dan offline

Ini syarat-syarat buat bikin paspor
Ini syarat-syarat buat bikin paspor, (Pixabay).

Sebelum mengetahui cara daftar BPJS, kamu perlu mempersiapkan dokumen yang bakal diminta nantinya. Sebagai informasi, persyaratan dokumen bisa berbeda-beda sesuai dengan jenis pekerjaan kamu. Berikut penjelasannya.

Dokumen pendaftaran peserta bukan penerima upah (PBPU) 

Jika kamu adalah pekerja mandiri yang gak menerima upah dari perusahaan, maka kamu perlu mendaftarkan BPJS secara mandiri. Kamu bisa sekaligus mendaftarkan keluarga kamu dengan melampirkan dokumen berikut.

  • Formulir Isian Peserta (DIP) yang bisa didapatkan di kantor BPJS maupun secara online di BPJSKesehatan.go.id
  • Fotokopi kartu keluarga (KK)
  • Fotokopi KTP dan paspor
  • Pas foto 3×4 
  • Fotokopi buku tabungan anggota keluarga yang tercantum dalam KK.

Setelah mengajukan mendaftarkan, kamu tinggal membayar dengan Virtual Account dan buktinya segera diserahkan ke BPJS melalui kantornya atau website resmi. Nanti kamu bakal mendapatkan kartu JKN.

Dokumen pendaftaran peserta bukan penerima upah (PBPU) 

Bagi penerima upah, pihak perusahaan lah yang perlu mendaftarkan karyawan dan anggota keluarganya. Perwakilan perusahaan bisa datang ke kantor BPJS dengan membawa dokumen:

  • Formulir pendaftaran badan usaha dan badan hukum lainnya.
  • Data migrasi karyawan dan keluarganya sesuai dengan format dari BPJS.

Setelah itu, perusahaan perlu membayar lewat Virtual Account dan kartu JKN bisa dicetak.

Cara daftar BPJS online 2020

Cara Cek Iuran BPJS Kesehatan Online

Kamu yang takut dan malas menghadapi antrean panjang di kantor BPJS Kesehatan, daftar secara online aja. Ada dua cara yang bisa kamu pakai, yaitu pendaftaran lewat aplikasi Android atau lewat website resmi.

Daftar BPJS online lewat website resmi

Berikut ini langkah-langkah dan persyaratan BPJS yang harus dilengkapi.

  1. Siapkan Kartu Keluarga, KTP, alamat email dan nomor handphone yang aktif.
  2. Buka  untuk mendapatkan Formulir Isian Peserta (FIP).
  3. Pilih formulir yang sesuai dengan profilmu dan isi data dengan benar.
  4. Simpan dan silakan tunggu email notifikasi. Jika sudah dapat, kamu bakal dapat nomor virtual account.
  5. Lakukan pembayaran sesuai petunjuk.
  6. Begitu selesai bayar, BPJS kamu sudah aktif dan kamu bisa mencetak E-ID Card BPJS sendiri atau di kantor BPJS.

Daftar BPJS online lewat aplikasi Mobile JKN BPJS

Kamu juga bisa daftar BPJS lewat aplikasi Android dengan langkah berikut.

  1. Unduh aplikasi Mobile JKN BPJS di Play Store.
  2. Buka aplikasi tersebut dan pilih menu Pendaftaran Peserta Baru.
  3. Masukan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tertera pada KTP dan nama anggota keluargamu otomatis akan muncul.
  4. Isi data-data yang diminta.
  5. Isi kolom alamat email, nomor hp, lalu kamu akan mendapatkan nomor Virtual Account untuk melakukan pembayaran.
  6. Nomor peserta akan kamu terima, jika terjadi kendala, silakan hubungi 1500 400.
  7. Masuk lagi ke aplikasi Mobile JKN BPJS, lalu melakukan pendaftaran pengguna. 
  8. Kamu bakal mendapatkan e-ID dan bisa mencetaknya.

Pengambilan kartu JKN

Pengambilan kartu dapat dilakukan dengan melengkapi formulir pendaftaran di kantor cabang dan membawa:

  • Fotokopi KTP dan KK (atau akta kelahiran) masing-masing 1 lembar.
  • Pas foto ukuran 3×4 1 lembar.
  • E-ID yang telah dicetak.
  • Bukti pembayaran iuran BPJS Kesehatan.

Cara daftar BPJS Kesehatan mandiri offline

BPJS

Kamu juga bisa mendaftar secara offline dengan mengunjungi kantor BPJS Kesehatan dan membawa dokumen sebagai berikut:

  • Pas foto ukuran 3×4 1 lembar
  • Fotokopi KTP
  • Fotokopi KK
  • Fotokopi Buku Nikah
  • Fotokopi Akta Kelahiran Anak yang menjadi tanggungan
  • KITAS atau KITAP (khusus WNA)

Prosedur pendaftaran BPJS mandiri secara offline:

  1. Melengkapi formulir pendaftaran berupa data diri yang serupa dengan data pada pendaftaran online.
  2. Serahkan formulir yang telah dilengkapi untuk di-submit oleh petugas ke dalam sistem.
  3. Setelahnya, kamu akan menerima nomor virtual account beserta besaran iuran yang harus dibayar.
  4. Lakukan pembayaran iuran melalui bank yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
  5. Cetak kartu BPJS dengan menyerahkan bukti pembayaran ke petugas.
  6. Kartu BPJS bisa kamu gunakan setelah 14 hari kerja.

Tips penting dalam mendaftar BPJS online maupun offline

Supaya gak rugi, yuk perhatikan beberapa tips yang perlu kamu ketahui dalam mendaftar BPJS.

  • Sebaiknya daftar BPJS di awal bulan.
  • Pembayaran iuran maksimal tanggal 10 setiap bulan.
  • Gak ada denda keterlambatan sejak tanggal 1 Juli 2016. Namun jika dalam waktu 45 hari sejak status keanggotaan aktif, peserta yang mengajukan layanan rawat inap, maka ia bakal dikenakan denda 2,5 persen untuk setiap bulan tertunggak. Jumlah denda tertunggak maksimal 12 bulan dengan denda maksimal Rp30 juta.
  • Gak ada perbedaan pelayanan medis di antara kelas I, II, maupun III dalam kualitas obat dan penanganan medis. Perbedaan tiap kelas hanya ruang inapnya saja.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Bagaimana cara daftar BPJS online?

Cara daftar BPJS Online bisa lewat website resmi BPJS maupun aplikasi Mobile JKN BPJS.

Apakah BPJS bisa daftar perorangan?

Ya, kamu bisa mendaftar BPJS secara perorangan, baik datang langsung ke kantor BPJS ataupun via online.

Daftar BPJS online kartunya diambil dimana?

Jika kamu mendaftar BPJS online, maka kartunya bisa kamu print atau cetak sendiri. Kamu juga bisa mengambilnya langsung ke kantor BPJS.

Apakah BPJS Kesehatan itu wajib?

Berdasarkan Undang-undang, seluruh WNI wajib memiliki BPJS Kesehatan. Hal ini tertuang dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional dan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.

Berapa lama daftar BPJS?

Kalau menggunakan prosedur normal, peserta bisa mendapatkan kartu BPJS dalam waktu  paling cepat 14 hari.

Di mana daftar BPJS?

Daftar BPJS bisa dilakukan langsung di kantor BPJS ataupun di website resminya.

Apa saja syarat untuk mengurus BPJS?

Umumnya syarat untuk mengurus BPJS adalah formulir pendaftaran terisi, kartu keluarga, dan KTP.

Cukup mudah kan prosedur pendaftaran BPJS Kesehatan secara mandiri, baik online maupun langsung di kantor BPJS Kesehatan? Kamu yang belum daftar, ayo siapkan persyaratan BPJS-nya dan segera daftarkan diri dan keluargamu.

Agar lebih berimbang, kamu juga bisa melengkapi BPJS Kesehatan dengan asuransi kesehatan konvensional guna mendapatkan layanan medis yang lebih maksimal. Meski begitu, sebaiknya lebih teliti dalam membandingkan asuransi kesehatan dan kenali cara kerjanya agar tidak salah pilih. Bagaimana caranya? Simak tips dan rekomendasi asuransi kesehatan terbaik dengan premi bersahabat berikut ini!