Cara Mengatur Keuangan Ala Lifepal Dijamin Sukses!

Bikin bujet bulanan dan mingguan

Cara mengatur keuangan sangatlah penting. Sebab, berapa besar pun gaji atau penghasilan Anda tak akan membuat Anda mencapai kebebasan finansial apabila tak bisa mengelolanya.

Beberapa masalah yang sering terjadi karena tidak tahu cara mengatur keuangan yang benar, antara lain tabungan sering minus, tidak bisa memiliki aset berharga padahal gaji besar, dan ada pula yang malah terjerat utang.

Padahal penghasilan besar atau kecil, asalkan Anda tahu dan mau menerapkan cara mengatur keuangan yang benar, bisa bikin Anda kaya!

Kok, bisa? Yuk, simak panduan berikut ini.

1. Bikin bujet bulanan dan mingguan

Bikin Bujet Sebagai Cara Mengatur Keuangan

Layaknya APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara), Anda pun harusnya punya anggaran untuk pendapatan Anda. Dengan begitu, Anda tahu harus ke mana penghasilan tersebut digunakan. Termasuk tahu bagaimana cara mengumpulkan sebagian penghasilan Anda untuk mencapai tujuan finansial.

Secara ideal, bikin budgeting bisa Anda lakukan setiap bulan. Untuk metode budgeting-nya sendiri tergantung pada kebutuhan dan tujuan.

Yang pasti, bujet bulanan biasanya terdiri dari:

  • Kebutuhan pokok, seperti makan dan transportasi, serta tagihan rutin.
  • Kebutuhan sekunder seperti pengeluaran untuk hang-out, shopping kebutuhan pendukung, atau liburan.
  • Cicilan apabila ada.

Nah, dari bujet bulanan itu, Anda bisa “pecah” lagi menjadi bujet mingguan. Misalnya, Anda bisa alokasikan untuk pengeluaran yang sifatnya harian. Misalnya, makanan, transportasi, dan hang-out. Dari situ, Anda bisa tentukan berapa banyak dananya.

2. Punya dua rekening

Pilih Bank dengan Manfaat Terbaik

Nah, agar bujet yang sudah Anda buat tadi lebih aman, maka ada baiknya memiliki minimal dua rekening tabungan.

Yang pertama, Anda bisa gunakan sebagai rekening tabungan sehari-hari. Rekening tabungan kedua digunakan untuk kebutuhan lainnya, seperti simpanan uang atau pengeluaran lainnya yang bukan bersifat harian.

Kalau memang tidak dibutuhkan, rekening tabungan yang kedua bahkan tak perlu pakai kartu debit.

3. Lunasi utang terlebih dahulu

pinjaman

Tadi sudah bikin bujet, bukan? Di bujet bulanan tersebut, Anda pasti sudah alokasikan penghasilan untuk membayar utang. Baik cicilan rutin atau utang bulan lalu.

Yuk, segera bayarkan utang-utang tersebut paling awal. Alasan pertama adalah agar Anda tidak kelupaan. Kedua, Anda jadi lebih lega dan bisa fokus untuk mengatur uang yang tersisa.

4. Sisihkan dana untuk tabungan dan investasi

Memisahkan Rekening Tabungan dan Pendapatan

Ini nih dana yang sering kali masuk jadi urutan terakhir. Sama halnya dengan utang, tabungan maupun investasi ada baiknya diprioritaskan dalam daftar atas.

Kalau Anda baru gunakan sisa dana di akhir bulan untuk ditabung, belum tentu Anda punya dana sisa tersebut. Sebab, uang yang masih ada di rekening sehari-hari akan menjadi godaan untuk Anda.

5. Sediakan dana untuk asuransi

asuransi sosial

Dana untuk proteksi alias asuransi dapat Anda sisihkan dengan persentase sekitar 5 persen sampai 10 persen penghasilan. Tergantung berapa banyak tanggungan Anda.

Nah, untuk yang satu ini, Anda bisa sering-sering membaca artikel Lifepal untuk mendapatkan beragam rekomendasi asuransi.

6. Sediakan pengeluaran tak terduga

penghasilan tambahan

Cara mengatur keuangan tidak selalu harus sangat strict alias ketat. Sampai-sampai lupa bahwa bisa saja bujet yang sudah dibuat sedikit meleset. Oleh karena itu, antisipasi hal tersebut sedari awal.

Dari semua alokasi pengeluaran yang sudah Anda buat, sediakan alokasi untuk pengeluaran tak terduga. Bujetnya tergantung kesanggupan Anda. Yang pasti, tidak terlalu kecil tetapi juga tidak terlalu longgar. Kemudian, pertimbangkan di mana kegiatan Anda sering berada.

Misalkan, Anda adalah pekerja yang sering berada di lapangan. Maka, tentu bujet untuk pengeluaran tak terduga tentu harus lebih besar daripada mereka yang bekerja dalam ruangan.

7. Catat pengeluaran harian

Menyusun daftar belanja bulanan

Sudah bikin bujet bulanan dan mingguan, saatnya catat pengeluaran harian Anda. Dengan begitu, Anda bisa mengawasi apakah pengeluaran Anda sudah sesuai dengan bujet yang sudah dibuat.

Cara ini juga dapat membantu agar Anda dapat melihat apakah ada kebutuhan lain yang ternyata tidak masuk dalam bujet.

8. Evaluasi bujet bulanan

Evaluasi bujet bulanan

Sudah melakukan semua cara mengatur keuangan yang telah disebutkan di atas? Di akhir bulan, Anda bisa lakukan evaluasi bujet bulanan.

Caranya dimulai dari melihat catatan pengeluaran harian. Kemudian, Anda bisa lanjutkan dengan mutasi rekening Anda. Selanjutnya, bandingkan dengan list atau daftar yang sudah Anda buat di awal bulan.

Semoga cara mengatur keuangan yang telah disebutkan dapat membantu Anda, ya. Yang pasti, cara yang paling jitu dari itu semua adalah patuhi aturan yang sudah Anda buat sendiri. Dengan demikian, rencana dan tujuan finansial Anda pun dapat tercapai dengan lebih mudah.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →