Kejutan Cincin Pertunangan di Hari Valentine

Hari Kasih Sayang atau yang lazim disebut Valentine’s Day telah di depan mata. Seluruh dunia menyambut pada 14 Februari, mulai dari anak-anak hingga orang tua, tak terkecuali pasangan yang sedang menjalin kisah romansa. Hal ini juga dapat terpancar dari mereka yang punya ikatan emosional, tanpa hubungan darah. Ada baiknya jika pada Hari Valentine, kita memberikan kejutan, cincin misalnya.

Ungkapan itu akan memperbarui ikrar kasih sayang yang terucap maupun tidak. Itu berlaku bagi semua kalangan, bisa dari anak kepada ayah ibunya, kakek kepada cucunya, atau dari seorang pria kepada wanita pujaan hatinya dan sebaliknya.

Nah, untuk yang terakhir ini, kejutan sepertinya berlaku mutlak dan sudah menjadi tradisi pada setiap Hari Valentine. Setiap pasangan sudah menyiapkan hadiah kejutan sebelum Hari Kasih Sayang Sedunia tiba.

KreditAja.com sudah mengupas hadiah apa saja yang bisa diberikan kepada pasangan masing-masing. Kali ini, KreditAja.com akan memberikan tips apa yang perlu diperhatikan jika memberikan kejutan paling sakral di Hari Valentine. Apalagi kalau bukan cincin pertunangan.

Sudah menjadi budaya yang telah mengakar ratusan tahun. Di Eropa, budaya cincin sebagai simbol pertunangan atau perkawinan sudah populer sejak abad ke-18.

Cincin atu ring adalah bentuk ungkapan untuk mengikat pasangan masing-masing ke tahap yang lebih serius. Pertunangan adalah satu langkah sebelum menuju mahligai perkawinan. Biasanya, durasi sebuah pertunangan paling lama setahun, sebelum pasangan itu menuju pelaminan pernikahan.<

Benda melingkar di jari itu sudah diakui menjadi simbol universal untuk sebuah ikatan cinta yang bakal berlangsung selamanya. Abadi. Benda itu menjadi penanda pasangan untuk menjaga diri dari segala bentuk godaan duniawi dan mengingatkan mereka pada sebuah janji suci yang akan mereka ikrarkan.

Ada baiknya untuk memikirkan dan mempertimbangkan beberapa hal yang bisa jadi patokan untuk memilih ring kejutan yang sesuai dengan selera dan tentunya anggaran. Apa saja yang perlu diperhatikan?

1. Desain cincin

Desain cincin kejutan yang dipilih berbanding lurus dengan biaya yang dikeluarkan. Cincin dengan permata pasti akan lebih mahal ketimbang cincin yang polos. Yang terpenting di sini adalah sang pemberi kejutan jarus tahu selera pasangannya.

Dengan begitu, kejutan pun bakal meluncur dengan mulus ke jari manis kiri pasangan, dengan raut muka yang memancarkan kebahagiaan.

Oh ya, ada sejarah mengapa cincin pertunangan dan perkawinan berada di jari manis. Itu berhubungan psikologis bahwa ibu jari itu adalah yang utama, telunjuk itu lambang memberikan perintah, jari tengah kental menggambarkan makian, sementara kelingking sering dinilai sebagai pelengkap.

Jari manis dipandang sebagai pihak yang belum memberikan simbol apa-apa. Netral. Itu sebabnya ring perkawinan atau pertunangan disematkan ke dalam jari manis. Perbedaan posisi tangan setelah

Desain sebaiknya memberikan kesan simbol menyatunya dua selera ke dalam satu wadah ikatan yang kental menggambarkan rasa toleransi di antara pasangan tersebut.

2. Berat cincin

Inilah faktor kedua setelah desain yang menentukan biaya pembuatan ring pertunangan. Biasanya, berat kedua cincin 10 gram, dengan masing-masing berbobot 5 gram. Ada anggapan angka 10 adalah simbol kesempurnaan.

Namun, berat 10 gram itu bukan harga mati. Bisa saja setiap pasangan punya alasan tersendiri memilih berat total atau masing-masing ring. Yang pasti, informasi itu yang harus dicari oleh si pemberi kejutan secara diam-diam dari pasangannya. Itu dilakukan agar kejutan itu lebih bermakna.

3. Bahan cincin

Setelah menimbang desain dan bahan, langkah selanjutnya adalah menentukan bahan cincin. Logam mulia jelas menjadi pilihan, namun si pemberi kejutan memiliki pilihan untuk memilih bahan emas atau platina yang lebih mahal dan berwarna putih. Selain itu, jelas juga harus dipertimbangkan kadar karat logam mulia tersebut. Biasanya, orang cenderung memilih maksimal 22 karat, karena logam 24 karat cenderung lembek dan mudah berubah bentuk jia terkena benda lain.

Pilihan warna jelas jadi fokus si pemberi kejutan. Jangan sampai pasangan lebih menyukai warna lain. Untungnya, dua warna yang mendominasi pilihan adalah kuning atau putih. Akhir-akhir ini, banyak pasangan yang lebih menyukai pilihan warna putih, karena bisa memberikan simbol sebagai sesuatu yang suci, bersih, dan sakral.

Selain itu, sebaiknya bahan yag dipilih adalah logam mulia padat. Banyak kasus cincin yang memakai logam mulia berongga, lebih rentan putus, terutama di bagian bawah. Maklum saja, bagian itu sering bersinggungan dengan apa saja yang kita genggam, mulai dari setir mobil, motor sampai barang yang lain.

4. Anggaran atau budget pembelian

Budget memang seharusnya ditanggung berdua. Namun, karena ini momen spesial Hari Valentine, sangat disarankan budget itu berasal dari si pemberi kejutan.

Jangan sampai memilih opsi di luar budget yang telah disiapkan. Namun, patut dipikirkan juga kalau memang harus meminjam, limitnya masih dalam jangkauan kemampuan finansial.

Nantikan tips-tips keuangan lainnya dari KreditAja.com, yang tentunya akan mengedukasi Anda soal kebutuhan finansial secara cermat dan cerdas. Selamat berhari kasih sayang!