Waspada! Kalau Punya 5 Kebiasaan Ini, Kamu Berpotensi Kelilit Utang

Gajian baru seminggu tapi dompet udah tipis aja. Apalagi pas liat saldo rekening, yang ada bikin nangis. Ternyata gaji numpang lewat doang gara-gara punya banyak utang.

Nah, kalau udah seperti itu siapa yang salah? Boro-boro buat investasi, mau makan enak aja harus mikir ribuan kali.

Kadang suka berpikir, gaji udah naik tapi tetap aja punya banyak utang. Ya wajarlah kelilit utang kalau kamu asal beli ini itu dan sering main gesek kartu kredit.

Ujung-ujungnya, utang jadi kayak amoeba. Membelah diri jadi banyak dan bikin kelabakan sendiri. Mau?

Duh, jangan sampai deh kamu tenggelam di lubang utang yang bikin kamu gak bisa keluar. Sebelum kejebak, cari tahu yuk apakah kamu termasuk ke dalam tipe orang yang bakal punya banyak utang atau gak.

Berikut lima ciri dan kebiasaan yang bikin seseorang terlilit utang:

1. Suka lapar mata

banyak-utang
Suka lapar mata (atlantisbahamas)

Hayo ngaku, siapa yang sering beli barang hanya karena lucu? Padahal, kalau dipikir-pikir, barang itu gak dibutuhin.

Hal kayak gitu emang bahaya banget, dan tanpa disadar bisa bikin kamu punya banyak utang lho. Pas tagihan kartu kredit datang, ujung-ujungnya nyesel sendiri.

Sebenarnya window shopping itu boleh-boleh aja kok, ya sekalian refresh otak setelah lelah sama aktivitas sehari-hari.

Tapi bukan berarti kamu harus menenteng barang sehabis jalan-jalan ke mall. Jadi, jangan sampai deh ada di pikiran kamu kalau setiap kali pergi harus beli sesuatu.

Jadi, cara amannya adalah jangan pergi ke mall sambil bawa kartu kredit. Bawa aja uang secukupnya untuk membeli makanan, minuman, dan uang parkir. Dengan begitu kamu gak akan tergoda buat beli ini-itu.

2. Suka menggampangkan jatuh tempo

banyak-utang
Suka menggampangkan jatuh tempo (selflender)

Kartu kredit itu sebenarnya sangat menguntungkan lho. Salah satunya adalah bisa membuat beban keuangan berkurang karena kamu bisa membeli barang dengan mencicil. Ya, asalkan barang yang dibeli emang benar-benar dibutuhkan dan harganya juga mahal.

Tapi istilahnya, kalau kamu udah berani berutang, harus berani juga dong melunasi. Jadi, hindari sikap suka menggampangkan jatuh tempo.

Kalau jatuh tempo tagihan kartu kredit tanggal 5 setiap bulan, bayarlah sebelum tanggal itu. Kalau perlu, bayarlah langsung setelah transaksi pembelian.

Sayangnya, gak sedikit orang yang masih santai walaupun jatuh tempo udah di depan mata. Saat kelewat, malah sekalian dibablasin, soalnya telat sehari ama sebulan dendanya sama aja. Atau malah hanya bayar jumlah minimum tagihan.

Kalau hal itu dilakukan terus menerus di bulan-bulan selanjutnya, ya jangan harap utang kartu kredit bakal lunas. Yang ada malah makin banyak utang karena bunga kartu kredit jalan terus.

3. Gak mikir panjang

banyak-utang
Gak mikir panjang (creditcardscanada)

Apakah kamu tipe orang yang gak pikir panjang alias impulsif saat membeli sesuatu? Hmm.. kalau kayak gitu siap-siap aja utang numpuk.

Sebelum mengeluarkan duit untuk membeli sesuatu, pikir dulu masak-masak sampai matang. Kalau perlu sampai gosong. Biarkan saja SPG atau SPB ngoceh ngerayu agar barangnya dibeli.

Setidaknya ada dua hal yang harus pikirkan sebelum beli sesuatu:

  • Perlu gak beli barang itu, jangan-jangan hanya keinginan doang.
  • Bakal membebani keuangan gak untuk bulan ini, mungkin bisa ditunda bulan depan.

Kalau memang dirasa perlu dan duitnya emang ada, ya monggo dibeli. Tapi kalau gak, ya jangan coba-coba berani gesek kartu kredit kalau gak mau gaji numpang lewat doang cuma buat bayar utang.

4. Malas bandingin harga

banyak-utang
Malas bandingin harga (gobankingrates)

Kebetulan kamu butuh beli blazer untuk acara nikahan sepupumu. Nah, tahu dong kalau barang itu gak cuma dijual di satu tempat aja. Jadi, gak ada salahnya kan kalau kamu membandingkan harga barang dari beberapa tempat.

Catat harga barang-barang di toko A. Lalu pergi ke toko B dan C untuk mendapat perbandingan.

Jadi, jangan karena malas bandingin harga, ujung-ujungnya nyesal karena ternyata barang di toko lain lebih murah. Kalau kamu seperti itu terus sih, ya gak heran kalau kamu bakal terjebak sama utang.

5. Malas nyatet

banyak-utang
Malas nyatet (glogster)

Pengeluaran sekecil apa pun, sebaiknya dicatat. Pengeluaran dan pemasukan mestinya ada catatan tersendiri tiap bulan.

Jadi, kamu punya patokan kira-kira berapa pengeluaran yang harus kamu keluarkan bulan depan. Bahkan kalau bisa jangan sampai melebihi dari pengeluaran sebelumnya.

Soalnya kalau kamu gak punya catatan dan duitnya gak diatur dengan baik, yang ada bakal jebol keuangan dan keteteran sendiri.

Karena itu, mulai sekarang mulai mencatat ya pemasukan dan pengeluaranmu. Jangan sampai cuma karena malas nyatet, kamu jadi terjebak utang kartu kredit.

Nah, itu dia lima kebiasaan yang cenderung bikin kamu punya banyak utang. Karena itu, mulai bujetin yuk pengeluaranmu dari sekarang biar kamu terbebas dari ancaman utang.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →