Grup Djarum Beli Klub Italia Gak Sampai Rp 5 M, Ini Fakta Menarik Como 1907 yang Pernah Bangkrut

como 1907

Anak usaha grup Djarum emang gak ada hentinya melebarkan usahanya di berbagai industri, kali ini klub sepak bola asal Italia Como 1907 yang menjadi target realisasinya. Diketahui bahwa perusahaan milik Hartono bersaudara tersebut membelinya dengan harga yang relatif murah.

“Kami membelinya tak sampai Rp 5 miliar. Istilahnya, kami menebus di pegadaian. Kami hanya memastikan karyawan mereka gajinya terselesaikan,” terang Mirwan Suwarso selaku perwakilan dari Mola TV kepada media di kawasan Jakarta Selatan tanggal 17 Oktober 2019, mengutip dari Kompas.

Sebagai informasi, Mola TV sendiri adalah layanan tv berbayar, salah satu anak perusahaan grup Djarum, yang saat ini menayangkan Liga Inggris di Tanah Air. Sedangkan klub berjuluk I Lariani tersebut dibeli oleh SENT Entertainment, bisnis media yang juga memiliki afiliasi dengan grup Djarum.

Nah daripada terus-terusan penasaran dengan Como 1907 mending kita simak langsung fakta menarik tentang klub yang satu ini.

Baca juga: Pesepakbola Dijual Mahal Tapi Dibeli dengan Harga Murah, Ada yang Rp 15 Ribu!

Como 1907 sekarang bermain di kasta ketiga liga Serie C

como 1907
Suporter Como 1907. (comozero.it)

Klub sepak bola yang berdiri tahun 1907 ini sekarang berlaga di liga kasta ketiga di negara Pizza tersebut. Saat berita ini diturunkan tanggal 18 Oktober 2019, Como sendiri bertengger di posisi 9 grup A Serie C.

Hebatnya lagi mereka sempat mencicipi kerasnya Liga Serie A Italia pada tahun 2002 dan 2003. Tapi sayangnya setelah itu mengalami degradasi selama 3 tahun berturut-turut hingga turun ke Serie C.

Baca juga: Pemuda Asal Borneo Ini Jadi Pesepakbola Terkaya, Hartanya Mencapai Rp 284 Triliun

Sempat bangkrut 2 kali pada tahun 2004 dan 2016

como 1907
Ilustrasi kebangkrutan. (Shutterstock)

Como 1907 sempat mengalami krisis finansial dan dinyatakan bangkrut pada tahun 2004 dan 2016 yang lalu. Dengan demikian, klub yang memiliki warna dasar biru dan putih pada jerseynya tersebut otomatis terlempar ke kasta terbawah liga Italia yaitu Serie D.

Masuknya aliran dana segar dari grup Djarum tentunya menjadi hal yang positif bagi seluruh tim, dari yang paling atas hingga para pemain untuk bisa berkonsentrasi memenangkan pertandingan.

Baca juga: Ada yang Nilai Kontraknya Sampai Rp 7 M! Ini 10 Pesepakbola Indonesia Termahal

Pernah dibeli oleh mantan pemain Real Madrid Michael Essien

como 1907
Michael Essien pernah beli klub ini. (Shutterstock)

Pada tahun 2017 yang lalu pasca bangkrut, mantan pemain Real Madrid yang berasal dari Ghana yakni Michael Essien dan sang istri, Akousa Puni Essien sempat membeli Como 1907. 

Hanya saja, Como gagal masuk dalam kualifikasi liga profesional Italia akibat gak bisa memenuhi syarat yang ada.

Michael Essien sendiri sempat bermain di liga sepak bola Indonesia pada tahun 2017 hingga 2018 untuk membela tim Persib Bandung.

Langkah membeli klub Italia juga sempat dilakukan oleh Erick Thohir

como 1907
Djarum susul langkah Erick Thohir beli klub Italia. (Shutterstock)

Sebelum anak usaha Djarum mengakuisisi Como 1907, langkah membeli klub sepak bola asal Italia juga sempat dilakukan oleh pengusaha sukses Erick Thohir dengan mengambil alih kepemilikan klub Inter Milan pada tahun 2013.

Ia membeli Inter Milan dari pemilik sebelumnya yaitu Massimo Moratti sebanyak 70 persen kepemilikan klub. Namun pada tahun 2018 Erick Thohir memutuskan untuk menjualnya kepada perusahaan asal China bernama Suning Grup yang masih bertahan sampai hari ini.

Nah itulah sedikit fakta mengenai Como 1907 yang kepemilikannya baru dibeli oleh SENT Entertainment LTD. Kira-kira, dengan kepindahan kepemilikan ke tangan grup Djarum bisa mengerek mereka kembali ke liga Serie A Italia atau gak ya? (Editor: Ruben Setiawan)

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →