Deretan Yayasan yang Dimiliki Orang-orang Indonesia Super Kaya!

Bicara orang kaya pasti dipikiran kita adalah orang-orang yang bergelimang harta. Apa pun materinya, mereka bisa memilikinya. Dari rumah hingga mobil, udah menjadi hal biasa buat orang-orang kaya. Rupanya gak cuma itu lho, orang kaya juga punya yayasan sendiri.

Selama ini kamu mengenal yayasan sebagai lembaga nonprofit yang punya tujuan sosial. Makanya agak aneh rasanya lembaga yang gak ada untungnya ini kok orang kaya mau memilikinya?

Namanya aja orang kaya. Mereka bebas memiliki apa yang mereka pengin, termasuk memiliki sebuah yayasan. Pokoknya selama yang mereka lakukan gak bertentangan dengan hukum, ya boleh-boleh aja.

Lagi pula tujuan orang-orang kaya mempunyai yayasan karena mereka mau mengamalkan kekayaan mereka buat bantu banyak orang. Contohnya aja seperti yang dilakukan Bill Gates dan istrinya lewat yayasannya Bill & Melinda Gates Foundation.

Di Indonesia ternyata para konglomerat tanah air juga diketahui punya yayasan lho. Seperti yang diberitakan Okezone, berikut ini adalah deretan yayasan milik konglomerat.

Baca juga: Jadi Orang Terkaya di RI, Begini Cara Eka Tjipta Widjaja Bagi-bagi Duit

1. Djarum Foundation

Djarum Foundation salah satu yayasan milik orang super kaya yang ada di Indonesia, (Instagram/@djarumbeasiswaplus).

Yayasan yang satu ini dimiliki dua konglomerat bersaudara yaitu Michael Bambang Hartono dan Robert Budi Hartono. Seperti yang pernah kamu dengar sebelumnya, Michael Bambang Hartono dan Robert Budi Hartono adalah pendiri grup bisnis Djarum Group.

Berkat Djarum Group yang salah satu usahanya memproduksi rokok, kedua saudara Hartono ini dinobatkan menjadi konglomerat papan atas di Indonesia. Majalah Forbes mencatat kekayaan mereka mencapai US$ 35 miliar atau Rp 492 triliun.

Kedua bersaudara ini juga diketahui gemar beramal. Karena itu, mereka mendirikan Djarum Foundation pada tahun 1986 sebagai wujud kepedulian mereka.

Sejumlah program sosial pun diluncurkan melalui yayasannya tersebut. Mulai dari Djarum Sumbangsih Sosial, Djarum Beasiswa Bulutangkis, Djarum Trees For Life, Djarum Beasiswa Plus, hingga Djarum Apresiasi Budaya.

Baca juga: Keputusan Pengadilan Termahal Sejagat, Salah Satunya Perceraian Miliarder Ini

2. CT Arsa Foundation

CT Arsa Foundation salah satu yayasan yang dimiliki orang terkaya di Indonesia siapa lagi kalau Chairul Tandjung, (Instagram/@ctarsafoundation).

Ada CT Arsa Foundation yang adalah yayasan milik pasangan konglomerat Chairul Tanjung dan Anita Ratnasari Tanjung. Yayasan ini berdiri pada 2005 yang tujuan awalnya saat itu membantu lebih dari 400 anak korban Tsunami Aceh 2004.

Yayasan yang dipimpin Anita Ratnasari Tanjung telah meluncurkan berbagai program sosial. Mulai dari Mobil Pintar, Mobil Sehat, Mobil Multimedia, Mobil Iqro, Butik Arsa, hingga Komunitas Arsa.

Seperti yang kamu tahu, Chairul Tanjung yang merupakan pendiri CT Corp masuk jajaran konglomerat papan atas Indonesia. Forbes melansir harta kekayaan yang diperoleh “Anak Singkong” ini dari bisnisnya mencapai US$ 3,7 miliar atau Rp 52 triliun.

Baca juga: Terjun ke Dunia Finansial, Orang-Orang Ini Sukses Raup Ratusan Triliun Rupiah

3. Eka Tjipta Foundation

Eka Tjipta Foundation salah satu yayasan yang saat ini berjalan dan dimiliki oleh orang terkaya di Indonesia, (Instagram/@ekatjiptafoundation).

Masih lekang di ingatan kabar wafatnya konglomerat Indonesia, Eka Tjipta Widjaja, pada 26 Januari yang lalu. Selain meninggalkan kekayaan sebesar US$ 8,6 miliar atau Rp 121 triliun, Eka Tjipta juga meninggalkan sebuah yayasan, yaitu Eka Tjipta Foundation.

Yayasan tersebut berdiri pada tahun 2006 dengan visi berkarya dan berbakti membangun Indonesia. Demi terwujudnya visi tersebut, Eka Tjipta Foundation menjalankan program pemberdayaan masyarakat, beasiswa, hingga pelatihan tenaga kerja.

Sosok Eka Tjipta sendiri dikenal sebagai pendiri dari Sinar Mas Group. Usaha yang dijalankannya mencakup pulp & paper, agri bisnis & food, jasa keuangan, telekomunikasi, properti, energi, hingga infrastruktur. Usahanya itulah yang kemudian bikin Eka kaya raya.

4. Yayasan Hadji Kalla

Yayasan Hadji Kalla salah satu yang dimiliki leh orang kaya di Indonesia, (Instagram/@yayasankalla).

Dari nama, kamu pasti udah bisa nebak siapa pendiri dari yayasan ini yang gak lain dan gak bukan adalah Jusuf Kalla. Yayasan Hadji Kalla ini berdiri pada tahun 1984 yang bertujuan menjalankan program Corporate Social Responsibility atau CSR.

Lewat yayasan ini, Wakil Presiden Jusuf Kalla punya visi menjadi terdepan dalam pengembangan keislaman, mutu pendidikan, kesejahteraan, kesehatan, lingkungan hidup, dan pemberdayaan masyarakat.

Agar visinya tersebut menjadi nyata, Yayasan Hadji Kalla melaksanakan program-program, seperti program pendidikan Educare, Community Care and Development, Islamic Care, usaha mikro kecil dan menengah, hingga kesehatan dan lingkungan.

Selain sebagai Wakil Presiden yang saat ini mendampingi Joko Widodo, nama Jusuf Kalla juga dikenal sebagai pengusaha sukses di Indonesia. Dari usaha yang diwariskan ayahnya Kalla Group, Jusuf Kalla mengelolanya dengan baik hingga bikin dirinya memiliki kekayaan senilai US$ 900 juta atau sekitar Rp 12 triliun.

5. Tahir Foundation

Tahir Foundation salah satu yayasan yang dimiliki oleh orang terkaya di Indonesia, (Instagram/@tahirfoundation).

Sosok Dato Sri Tahir dikenal sebagai seorang konglomerat yang gemar membantu sesama. Terakhir, Tahir sampai menggunakan jet pribadinya buat mengantarkan makanan cepat saji kepada para korban bencana gempa bumi di Palu.

Melalui yayasannya Tahir Foundation, pemilik Mayapada Group ini melakukan banyak kegiatan sosial. Mulai dari program beasiswa, pengobatan kanker, hingga operasi jantung.

Sosok Dato Sri Tahir sendiri udah sangat terkenal di dunia bisnis. Ia mendirikan Mayapada Group yang membawahi banyak anak usaha, seperti asuransi Zurich, RS Mayapada, Mayapada Tower, resor Fairmont Sanur Bali, Topas TV, hingga Rajawali Televisi (RTV).

Dari kerajaan-kerajaan bisnisnya itulah, Dato Sri Tahir masuk jajaran konglomerat papan atas di Indonesia. Majalah Forbes mencatat kekayaannya mencapai US$ 4,6 miliar atau Rp 64 triliun.

Nah, itu tadi beberapa yayasan yang pemiliknya adalah para konglomerat di Indonesia. Di balik popularitas mereka sebagai orang-orang kaya, rupanya mereka masih peduli dengan sesama. Malah kepeduliannya gak tanggung-tanggung sampai bikin yayasan segala. Salut deh! (Editor: Mahardian Prawira Bhisma).