Deposito Bank Jatim – Bunga Terbaru dan Simulasi Hitungnya

Bunga deposito Bank Jatim

Deposito Bank Jatim adalah salah satu produk deposito berjangka yang memberikan bunga kompetitif dengan setoran awal mulai dari Rp2,5 juta.

Berdasarkan data Pusat Informasi Pasar Uang (PIPU) Bank Indonesia per 19 Agustus 2020, bunga deposito tertinggi di perbankan sebesar 5,63%.

Lewat artikel ini, kamu juga dapat melihat daftar bunga deposito Bank Jatim dan melakukan perhitungan deposito dengan kalkulator yang telah disediakan.

Suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) menjadi acuan suku bunga simpanan dan kredit perbankan, termasuk juga deposito.

Dalam beberapa bulan terakhir, berikut ini daftar suku bunga acuan BI atau BI 7-day (Reverse) Repo Rate.

Periode BI 7-day
20 April 2021 3,50 %
18 Maret 2021 3,50 %
18 Februari 2021 3,50 %
21 Januari 2021 3,75 %
17 Desember 2020 3,75 %
19 November 2020 3,75 %

Bunga deposito Bank Jatim terbaru 2021

Deposito Bank Jatim saat ini menawarkan bunga hingga 3,75% per tahun dengan tenor atau jangka waktu mulai dari 1, 3, 6, 12, 18 dan 24 bulan.

Sementara itu, setoran awalnya untuk deposito IDR sebesar Rp2.500.000 dan deposito USD sebesar 1000 USD.

Besaran dana dan lamanya tenor yang kamu ambil menjadi penentu berapa besar bunga yang akan diterima. Namun, suku bunga yang berlaku sewaktu-waktu bisa berubah.

Bunga deposito IDR

Tenor Bunga saldo ≥Rp2,5 juta s.d. Rp1 miliar Bunga saldo >Rp1 miliar
1 bulan 3,25% 3,25%
2 bulan 3,50% 3,50%
3 bulan 3,50% 3,75%
6 bulan 3,75% 3,75%
12 bulan 3,75% 3,75%
18 bulan 3,75% 3,75%
24 bulan 3,75% 3,75%

Bunga deposito USD

Tenor Bunga saldo < 100 ribu USD Bunga saldo ≥ 100 ribu USD
1 bulan 0,50% 0,60%
3 bulan 0,50% 0,60%
6 bulan 0,50% 0,60%
12 bulan 0,50% 0,60%

Bayar premi asuransi unit link mulai dari Rp62 ribu per bulan bisa dapat benefit asuransi plus investasi hingga 160 persen. Beli polis asuransi di Lifepal hemat 25 persen.

Rumus dan simulasi perhitungan deposito Bank Jatim

Umumnya, cara menghitung deposito bisa dilakukan memakai cara sederhana. Berikut ini rumus menghitung deposito yang digunakan: Bunga Deposito = Dana Deposito x (Bunga Tahunan / 12) * Jumlah Bulan Tenor.

Rumus bunga deposito tersebut juga telah menghitung pajak bunga deposito sebesar 20 persen sebagaimana yang diatur dalam PPh Pasal 4 ayat 2.

Untuk memudahkan melakukan perhitungan, berikut ini simulasi perhitungan deposito Bank Jatim dengan kalkulator bunga deposito di bawah ini.

Kelebihan deposito Bank Jatim

Beberapa kelebihan yang ditawarkan deposito berjangkanya, yaitu:

  • Suku bunga kompetitif
  • Tenor fleksibel
  • Tersedia perpanjangan otomatis atau Automatic Roll Over (ARO)
  • Rekening tersedia untuk individu dan perusahaan.

Syarat-syarat buka deposito Bank Jatim

Pembukaan deposito dapat dilakukan di kantor cabang Bank Jatim dengan memenuhi syarat-syarat sebagai berikut.

  • Mengisi formulir permohonan yang telah disediakan
  • Lampirkan foto copy Identitas diri (KTP, SIM, Papor/lainnya) yang masih berlaku
  • Setoran minimal Deposito Berjangka sebesar Rp2.500.000,00
  • Deposito Berjangka dapat dibuka dengan mata uang rupiah & valas (US$)
  • Apabila Deposito Berjangka dicairkan sebelum jatuh tempo, akan dikenakan penalti sebesar Rp50.000,00 dan bunga Deposito berjalan dihapuskan.

Daftar bunga deposito bank-bank di Indonesia

Sebelum menyimpan uang dalam bentuk deposito, sebaiknya kamu cek suku bunga deposito yang ditawarkan beberapa bank di bawah ini untuk perbandingan:

Buat kamu yang mau tahu lebih banyak tentang deposito ataupun asuransi? Lihat pertanyaan populer seputar topik tersebut di Tanya Lifepal.

Tanya jawab seputar deposito Bank Jatim

Berapa minimal setoran deposito Bank Jatim?

Minimal setoran deposito dalam Rupiah adalah Rp2,5 juta. Sementara besaran bunganya dapat dicek dalam artikel ini.

Berapa lama proses pencairan deposito?

Jangka waktu pencairan dana atau masa jatuh tempo deposito secara umum berkisar 1 bulan hingga 3 tahun sejak awal melakukan pembukaan rekening deposito.

Apakah deposito bisa dicairkan sebelum jatuh tempo?

Deposito berjangka menjadi pilihan populer saat ini karena nasabah dapat menyisihkan sebagian dari penghasilan bulanan untuk ditabungkan. Namun, prinsip deposito sama, yaitu nasabah tidak diperbolehkan untuk mengambil deposito sebelum jatuh tempo.