Trump Dimakzulkan, Apa Penyebabnya dan Bagaimana Dampaknya ke Ekonomi?

donald trump

donald trump

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump tengah menghadapi upaya pemakzulan DPR AS. Sebagian besar parlemen yang didominasi oleh anggota dari Partai Demokrat setuju pemakzulan dilakukan. 

Pemakzulan sendiri adalah upaya yang dilakukan oleh legislatif, dalam hal ini DPR melalui untuk menjatuhkan pejabat tinggi negara (eksekutif) dari jabatannya. Pemakzulan bisa dilakukan jika pejabat tersebut terbukti melanggar sumpah, menyalahgunakan jabatan, sampai melakukan tindakan kriminal. 

DPR telah melakukan penyelidikan, dan mereka menemukan beberapa pelanggaran yang dilakukan oleh Trump

Agar pemakzulan terealisasi, DPR harus melakukan voting. Voting pertama digelar pada Rabu (18/12) kemarin, dengan dakwaan, Trump telah melakukan pelanggaran hukum tinggi dengan menyalahgunakan kekuasaan. Hasilnya 230 orang setuju dan 197 orang menolaknya. 

Voting kedua dilakukan dengan dakwaan Trump dinilai menghalangi kongres AS dalam penyelidikan kasusnya ini. Lagi-lagi parlemen yang mayoritas diisi oleh Partai Republik mendapatkan suara terbanyak, 229 suara setuju dan 198 suara menolak. 

Baca juga: Punya Laba hingga Ribuan Triliun, Ini Perusahaan Terkaya di Amerika Serikat

Apa penyebab Donald Trump dimakzulkan? 

Donald Trump
Apa yang menyebabkan Trump dimakzulkan oleh DPR AS?, (Instagram/@realdonaldtrump).

Parlemen tentu punya alasan yang kuat untuk menggulirkan upaya pemakzulan Presiden Donald Trump. Alasannya adalah Trump diduga telah menekan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky untuk melakukan penyelidikan terkait Joe Biden dan putranya Hunter Biden. Kenapa Ukraina? Dan kenapa Joe Biden? 

Joe adalah salah satu kandidat terkuat yang akan bersaing dengan Trump di Pilpres 2020 nanti. Joe dan putranya diketahui memiliki kedekatan dengan perusahaan migas di Ukraina. 

Upaya Trump ini diyakini sebagai langkahnya untuk menjatuhkan Joe Biden dan elektabilitas Partai Demokrat di Pilpres 2020 mendatang. 

Dikutip dari CNBC, Trump menjadikan dana bantuan keamanan untuk Ukraina senilai US$ 400 juta sebagai alat untuk menekan Zelensky. 

Baca juga: AS Ngeluarin Rp 1,6 T Buat Trump Main Golf, Setara Gaji Presiden 287 Tahun!

Trump presiden keempat AS yang mengalami proses pemakzulan

Donald Trump
Trump presiden keempat AS yang mengalami proses pemakzulan, (Instagram/@realdonaldtrump).

Sepanjang sejarah perpolitikan Amerika Serikat, upaya pemakzulan ini bukanlah yang pertama kalinya dilakukan. Donald Trump menjadi presiden AS keempat yang harus menjalani proses pemakzulan. 

Pertama adalah Andrew Johnson pada tahun 1868, kedua adalah Richard Nixon tahun 1974 karena diduga terlibat skandal pembobolan kantor Partai Demokrat, ketiga Bill Clinton tahun 1999 akibat skandal perselingkuhan. 

Tapi sepanjang sejarahnya, upaya pemakzulan selalu kandas di persidangan senat. Berbeda dengan Richard Nizon yang memilih untuk mengundurkan diri sebelum dakwaan terhadap dirinya dibacakan di parlemen. 

Baca juga: Bakal Bikin Proyek dengan Hary Tanoe, Ini 4 Fakta Menarik Anak Donald Trump

Pemakzulan gak terlalu berpengaruh ke perekonomian dunia 

donald trump
Pemakzulan gak terlalu berpengaruh ke perekonomian dunia, (Instagram/@realdonaldtrump).

Sebagai negara adidaya, tentu apa yang terjadi terhadap AS bisa mempengaruhi kondisi perekonomian secara global. Paling terkena dampak tentunya adalah dunia pasar saham. Pergerakan pasar saham bakal mengalami penurunan. 

Dilansir dari The New York Times, upaya pemakzulan ini tidak akan memberikan dampak yang sangat signifikan bagi perekonomian AS maupun dunia. Karena sepanjang 2019 perekonomian telah mengalami keterpurukan akibat perang dagang, bukan karena pemakzulan Trump. 

Kecuali, apabila Donald Trump mengeluarkan kebijakan-kebijakan kontroversialnya di masa proses pemakzulan ini berlangsung, bisa dipastikan perekonomian dunia bakal guncang. 

Perlu diingatkan, meski voting parlemen mayoritas memutuskan Donald Trump telah melakukan pelanggaran tingkat tinggi, keputusan pemakzulan tetap berada di sidang Senat AS. Setidaknya dua pertiga jumlah anggota senat harus sepakat Trump bersalah agar pemakzulan terealisasi. Tapi sayangnya, mayoritas senat diisi oleh kader Partai Republik yang merupakan partai tempat Trump bernaung. (Editor: Mahardian Prawira Bhisma)

Marketplace Asuransi #1 di Indonesia

Cari Asuransi Terbaik Sesuai Anggaranmu

  • Bandingkan > 100 polis asuransi
  • Konsultasi & bantuan klaim gratis