Syarat dan Langkah Membuat E-Passport serta Keuntungannya

E Passport Indonesia

Selain paspor biasa, paspor elektronik atau e-passport Indonesia kini bisa menjadi pilihan bagi Anda yang suka berlibur ke luar negeri. 

Pasalnya, dengan menggunakan paspor elektronik, Anda tidak memerlukan visa untuk masuk ke Jepang. Selain Jepang, ada beberapa negara lain yang bebas visa hanya dengan menggunakan paspor elektronik ini.

Perbedaan dengan Paspor Konvensional

Perbedaan dengan Paspor Konvensional
pergi.com

Perbedaan utama antara paspor biasa dengan paspor elektronik terletak pada chip yang ditanam pada paspor elektronik. Chip inilah yang menyimpan dan merekam data pemilik yang berisi informasi biometrik sidik jari dan wajah.

Selain keuntungan tersebut, pemilik e-passport Indonesia tidak perlu repot saat di pintu imigrasi bandara. Bandara-bandara terkemuka seperti di Singapura dan Jepang sudah menerapkan sistem auto gate di bandara. Artinya Anda tidak perlu meminta cap petugas lagi jika sudah menggunakan e-passport dari Indonesia.

Syarat Membuat e-Passport Indonesia  

Syarat Membuat e-Passport Indonesia  
imigrasipekanbaru.com

Berikut adalah syarat-syarat berkas untuk bisa membuat paspor elektronik atau e-passport di Indonesia.

  1. E-KTP / Surat keterangan dan Dukcapil.
  2. Kartu keluarga.
  3. Akta lahir / Ijazah terakhir / Buku nikah.
  4. Surat rekomendasi.
  5. Paspor lama (penggantian dari paspor biasa).

Persyaratan tersebut wajib Anda lengkapi. Bagi pelajar yang belum memiliki E-KTP bisa menggunakan kartu pelajar. Bagi yang belum memiliki E-KTP bisa meminta surat keterangan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil setempat.

Pastikan untuk turut melampirkan surat rekomendasi jika mengurus antarpulau. Contohnya, E-KTP berdomisili di Palembang sementara Anda mengurus di Jakarta.

Fotokopi semua berkas persyaratan untuk membuat e-passport Indonesia, masing-masing pada kertas A-4 tanpa digunting, termasuk KTP dan dokumen lainnya.

Langkah-Langkah Membuat e-Passport 

Syarat Membuat e-Passport Indonesia  
aimizumizu.blogspot.com

Anda dapat mengikuti panduan langkah-langkah pengajuan pembuatan e-passport berikut.

  1. Mendapatkan nomor antrean di Layanan Paspor Online (Android).
  2. Mendapatkan nomor antrean melalui nomor Whatsapp milik Kantor Imigrasi terdekat.
  3. Mendatangi Kantor Imigrasi sesuai jadwal dengan membawa persyaratan.
  4. Mendatangi petugas dan menunjukkan nomor antrean.
  5. Mengisi formulir yang disediakan petugas.
  6. Menunggu antrean wawancara dan foto.
  7. Membayar biaya pembuatan e-passport Indonesia sebesar Rp655.000 (48 halaman) masa berlaku lima tahun. Pembayaran bisa dilakukan melalui Bank/ATM/Internet Banking.
  8. Mengambil e-passport setelah empat hari kerja sejak pembayaran.

Daftar 77 Negara Bebas Visa bagi Pemegang e-Passport di Indonesia 

Daftar 77 Negara Bebas Visa bagi Pemegang e-Passport di Indonesia 
dhakatribun.com

Terdapat beberapa negara yang sudah mencanangkan bebas visa sehingga Anda bisa menggunakan e-passport di sana. 

Meski begitu, perlu diketahui juga bahwa sifat bebas visa tiap negara akan berbeda-beda sebagaimana sebagian ada yang mewajibkan syarat visa kedatangan, eVisa, VoA gratis, dan bebas visa sepenuhnya. Berikut 77 negara-negara terkait.

  1. Angola – Visa kedatangan / Visa on Arrival (VOA) 30 hari
  2. Armenia – eVisa atau VOA 120 hari
  3. Azerbaijan – VoA atau eVisa 30 hari
  4. Belarus – Bebas visa 30 hari, mendarat harus di Bandara Internasional Minsk
  5. Bolivia – VoA atau eVisa 90 hari
  6. Brazil – Bebas visa 30 hari
  7. Brunei – Bebas visa 14 hari
  8. Kamboja – Bebas visa 30 hari
  9. Cape Verde – VoA
  10. Chile – Bebas visa 90 hari
  11. Kolombia – Bebas visa 90 hari, bisa diperpanjang jadi 180 hari
  12. Comoros – VoA 45 hari
  13. Pantai Gading – eVisa, harus mendarat di Bandara Port Bouet
  14. Cuba – Tourist card 30 hari
  15. Djibouti – eVisa atau VoA
  16. Dominica – Bebas visa 21 hari
  17. Ekuador – Bebas visa 90 hari
  18. Ethiopia – eVisa atau VoA
  19. Fiji – Bebas visa 120 hari
  20. Gabon – eVisa atau VoA, harus mendarat di Bandara Internasional Libreville
  21. Gambia – Bebas visa 90 hari ditambah izin dari Imigrasi Gambia
  22. Guinea-Bissau – eVisa atau VoA 90 hari
  23. Guyana – Bebas visa 30 hari
  24. Haiti – Bebas visa 90 hari
  25. Hong Kong – Bebas visa 30 hari
  26. India – eVisa 30 hari di 24 bandara dan 3 pelabuhan
  27. Iran – VoA 30 hari
  28. Jepang – Bebas visa untuk pemegang e-passport Indonesia
  29. Yordania – VoA 90 hari
  30. Kenya – eVisa atau VoA 90 hari
  31. Kyrgystan – eVisa atau VoA 30 hari mendarat di Bandara Internasional Manas
  32. Laos – Bebas visa 30 hari
  33. Lesotho – eVisa atau VoA
  34. Macau – Bebas visa 30 hari
  35. Madagaskar – VoA gratis 90 hari
  36. Malawi – VoA 30 hari bisa diperpanjang jadi 90 hari
  37. Malaysia – Bebas visa 90 hari
  38. Maldives – VoA gratis 30 hari
  39. Mali – Bebas visa 30 hari
  40. Marshall Island – VoA 90 hari
  41. Mauritania – VoA di Bandara Internasional Nouakchott-Oumtounsy
  42. Mauritius – VoA 60 hari
  43. Micronesia – Bebas visa 30 hari
  44. Maroko – Bebas visa 90 hari
  45. Mozambique – VoA 30 hari
  46. Myanmar – Bebas visa 14 hari
  47. Namibia – Bebas visa 90 hari
  48. Nepal – VoA 90 hari
  49. Nikaragua – VoA 90 hari
  50. Oman – eVisa atau VoA 30 hari
  51. Palau – VoA 30 hari
  52. Palestina – Bebas visa tanpa keterangan durasi
  53. Papua Nugini – VoA  gratis 60 hari, perpanjang dengan biaya tambahan
  54. Peru – Bebas visa 180 hari
  55. Filipina – Bebas visa 30 hari
  56. Qatar – Bebas visa 30 hari, dari Bandara Internasional Hamad
  57. Rwanda – Bebas visa 90 hari
  58. Saint Kitts and Nevis – Bebas visa 90 hari
  59. Samoa – Entry permit 60 hari
  60. Serbia – Bebas visa 30 hari dalam 1 tahun berjalan
  61. Seychelles – Visitor’s Permit gratis 30 hari
  62. Singapura – Bebas visa 30 hari
  63. Somalia – VoA 30 hari di Bandara Bosaso, Galcaio dan Mogadishu
  64. Srilanka – eVisa atau VoA 30 hari
  65. St. Vincent and the Grenadines – Bebas visa 30 hari
  66. Suriname – Tourist Card 90 hari
  67. Tajikistan – VoA 45 hari
  68. Tanzania – VoA
  69. Thailand – Bebas visa 30 hari
  70. Timor Leste – VoA 30 hari
  71. Togo – VoA 7 hari
  72. Turki – eVisa atau VoA 30 hari
  73. Tuvalu – VoA 30 hari
  74. Uganda – eVisa atau VoA
  75. Uzbekistan – Bebas visa 30 hari
  76. Vietnam – Bebas visa 30 hari
  77. Zimbabwe – eVisa atau VoA 90 hari

Keunggulan Memakai e-Passport Indonesia ke Jepang

Keunggulan Memakai e-Passport Indonesia ke Jepang
japantimes.co.jp

Salah satu keuntungan pemilik e-passport Indonesia, selain bisa memasuki 77 negara tanpa visa, termasuk juga otomatis bisa memasuki negara Jepang tanpa visa. Berbeda dengan pengguna paspor biasa yang harus menggunakan visa jika ingin berlibur ke Jepang.

Peraturan bebas visa ke Jepang bagi pengguna e-passport Indonesia sudah diberlakukan sejak akhir Desember 2014 dengan ketentuan bebas visa selama 15 hari. Namun, bukan berarti bisa langsung melenggang kangkung ke Jepang. 

Anda diwajibkan melakukan pendaftaran (Visa Waiver Registration) paspor elektronik Anda ke perwakilan Negara Jepang di Indonesia, yaitu di Kedutaaan Besar Jepang atau Kantor Konsulat Jenderal Jepang, untuk mendapatkan stiker bebas visa yang ditempelkan di paspor Anda secara gratis. 

Mengurus visa ke Jepang tanpa paspor elektronik (e-passport)

Meskipun biaya pembuatan paspor elektronik lebih mahal dibandingkan dengan paspor biasa, Anda bisa mendapatkan bebas visa saat mengunjungi Negeri Sakura tersebut. 

Namun, jika Anda ingin mengurus visa Jepang tanpa menggunakan paspor elektronik, berikut adalah biayanya (harga per 1 April 2019):

Jenis Visa Harga Visa Jepang
Visa Single Entry Rp380.000
Visa Multiple Entry Rp770.000
Visa Transit Rp90.000

Itulah beberapa hal yang bisa Anda ketahui tentang e-passport Indonesia, syarat dan cara pembuatan, serta keuntungan yang bisa didapatkan. 

Untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan saat bepergian ke luar negeri, tidak ada salahnya untuk memproteksi diri Anda dengan asuransi kesehatan yang dapat menjamin selama berada di luar negeri.

Silakan berdiskusi dengan tim Lifepal perihal jenis asuransi terbaik yang tepat untuk kebutuhan Anda saat bepergian ke luar negeri, terutama yang sesuai dengan bujet pribadi. Perusahaan asuransi yang Anda butuhkan dapat menanggung biaya perawatan saat sakit di luar negeri hingga biaya pemulangan jenazah ke tanah air. 

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →