6 Fakta Ayam Cemani yang Dibanderol Puluhan Juta Rupiah

Harga Ayam Cemani

Kepopuleran ayam cemani di Indonesia dan dunia memang tidak diragukan lagi. Bahkan, harga unggas yang satu ini bisa mencapai 1 unit motor bermesin 150cc lho. 

Hal ini tidak lepas dari kepercayaan masyarakat dan jumlahnya yang tidak banyak dibandingkan jenis ayam lainnya. Ayam ini memiliki ciri khas yaitu warna seluruh tubuhnya yang berwarna hitam gelap sehingga sangat mudah untuk dikenali. 

Asal muasal ayam ini ternyata bukan dari Indonesia aja lho! Ayam ini juga ditemukan di beberapa negara lain seperti di kawasan Asia seperti India. Di sana, ayam ini dikenal dengan nama Kadaknath atau Kali Masi.

Uniknya, ayam tersebut banyak dimanfaatkan oleh masyarakat setempat menjadi sajian makanan. Rasanya yang lezat dan tinggi protein bisa jadi menjadi alasan kenapa ayam ini banyak dikonsumsi oleh masyarakat India.

Saking populernya di Indonesia, gak sedikit orang yang memanfaatkan untuk kepentingan pribadi. Contohnya seperti menjual ayam cemani jadi-jadian yang belum tentu keasliannya. 

Misalkan kamu berminat untuk memelihara atau membelinya, ada baiknya untuk mengeceknya secara seksama agar tidak tertipu. Nah, daripada berlama-lama lagi langsung aja yuk kita simak 5 fakta mengenai ayam Cemani yang dibanderol sangat mahal berikut ini:

1. Dikenal semenjak kerajaan Majapahit

Rupanya kisah ayam cemani begitu melegenda di tengah-tengah masyarakat. Ayam ini justru banyak yang meyakini bahwa unggas ini telah hidup sejak masa Kerajaan Majapahit.

Ceritanya dimulai ketika ayam hitam ini menjadi peliharaan Ki Ageng Mangkuhan. Sewaktu dipelihara olehnya, ayam Cemani gak sepenuhnya berwarna hitam lho.

Kemudian warnanya menjadi hitam sepenuhnya terjadi saat Ki Ageng mengawinkan ayam hitamnya dengan ayam hitam lainnya demi menjaga kelestariannya. Gak disangka perkawinan ayamnya tersebut menghasilkan ayam yang hitam sepenuhnya.

Sejak saat itu ayam ini dinamakan ayam cemani yang dikutip dari bahasa Sanskerta. Cemani sendiri diartikan sebagai hitam.

Tujuan Ki Ageng melestarikannya gak lain karena ayam ini pernah digunakan dalam pengobatan. Makanya ayam ini kemudian dikenal sebagai obat.

Walaupun cerita yang beredar demikian, faktanya, warna hitam pada ayam ini disebabkan fibromelanosis. Adanya fibromelanosis diakibatkan terjadinya mutasi genetik yang kemudian memicu melanin yang berlebihan.

2. Populasi ayam cemani yang tergolong sedikit

Keberadaan ayam jenis ini yang tidak banyak di dunia, termasuk di Indonesia menjadi alasan kenapa harganya terbilang mahal sekali. Tidak diketahui pasti berapa populasi ayam ini sekarang.

Namun, dari informasi yang beredar tahun 2017, jumlah ayam ini disebut-sebut mencapai 3.500 ekor di dunia. Jumlah ini jauh lebih sedikit dibandingkan jumlah ayam broiler yang mencapai 1,69 miliar ekor.

Kalau jumlah ayam hitam pekat ini gak bisa mengimbangi banyaknya permintaan, bisa dipastikan harganya bakal terus meroket. Jadi, mikir-mikir deh buat memakannya.

Agen Asuransi Mitra Lifepal
Agen Asuransi Mitra Lifepal

3. Ayam Cemani dipercaya mendatangkan keberuntungan

Gak sedikit pula orang-orang yang percaya kalau ayam berwarna hitam ini membawa keberuntungan. Terus ayam ini bisa membawa kedamaian, rezeki yang banyak, bikin laris dagangan, hingga kesuksesan buat siapa aja yang memeliharanya.

Dengan adanya kepercayaan tersebut, wajar kiranya ayam ini diminati banyak orang. Bahkan, ada orang yang rela membayar mahal demi bisa memelihara ayam ini.

4. Ayam cemani dekat dengan cerita mistis

Tidak hanya jadi binatang yang melegenda, ayam ini juga menyimpan cerita mitos kalau unggas yang satu ini merupakan ayam mistis. Di Pulau Jawa, ayam hitam digunakan dalam ritual mistis.

Informasinya nih ada tiga ayam yang dipercaya punya kekuatan magis, yaitu ayam cemani Widitra, cemani warastratama, dan cemani kaikayi. Ketiga ayam tersebut dipakai buat penolak bala, sihir, hingga digunakan dalam upacara adat.

5. Seluruh bagian tubuh ayam cemani berwarna hitam

Bukan hanya bagian badannya dan bulunya saja yang berwarna hitam, tapi seluruh daging dan darah ayam cemani juga berwarna hitam saat dipotong. Keunikan ini juga yang membuat harganya melambung tinggi.

Meskipun aneh, tapi jangan sampai kamu potong daging ayam ini secara sembarangan. Sebab sayang banget kalau kamu cuma penasaran ingin melihat isi dagingnya, mending dijual dan mendapatkan cuan yang banyak deh!

6. Harganya di Indonesia

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya kalau harga ayam ini bisa mencapai puluhan juta Rupiah. Lifepal mencoba menelusuri berapa harga jual ayam ini di internet. Ini hasil penelusurannya.

Jenis Harga termurah Harga termahal
Cemani dewasa Rp25 juta Rp40 juta
Anak Cemani Rp125 ribu Rp550 ribu
Telur Cemani Rp80 ribu Rp100 ribu

Menariknya nih Greenfire Farms yang berlokasi di Florida, Amerika Serikat menjual ayam hitam ini dengan harga mulai dari US$ 199 – US$ 400 per ekor. Kalau dirupiahkan, ayam tersebut dijual dengan harga Rp 2,78 juta – Rp 5,60 juta.

Tips membeli ayam cemani

Kalau kamu masih ragu untuk membeli ayam cemani karena takut dibohongi, bisa mengikuti beberapa tips berikut ini agara gak salah langkah.

  1. Survei harga ayam serupa di wilayah sekitar
  2. Bawa seseorang yang ahli dalam bidang unggas
  3. Ketahui track record penjual
  4. Kenali ciri-ciri ayam Cemani
  5. Datang langsung ke tempat peternakan

Itu tadi adalah sedikit ulasan mengenai ayam Cemani yang penting kamu ketahui. Membeli unggas yang satu ini bisa menjadi alternatif investasi yang sangat menguntungkan jika dijalani dengan serius dan tekun. Namun perhatikan risiko dan kemungkinan terburuknya juga ya!

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →