Fakta-Fakta Hanson International Milik Benny Tjokro yang Sahamnya Dibeli Asabri

hanson international

PT Hanson International, Tbk. (MYRX) menjadi sorotan sejak mencuatnya kabar kepemilikan PT Asabri (Persero) atas saham-saham yang dijalankan Benny Tjokro tersebut. Kabar terakhir menyebutkan Benny Tjokro telah ditahan Kejaksaan Agung gara-gara kasus yang membelitnya.

Usut punya usut, penahanan Benny Tjokro dilakukan terkait dengan kasus PT Asuransi Jiwasraya (persero). Seperti yang kamu tahu, BUMN Jiwasraya dilaporkan mengalami kerugian yang salah satu penyebabnya adalah karena berinvestasi di saham-saham dengan performa buruk. Nah, Jiwasraya memegang saham Hanson International, Tbk. (MYRX) dalam bentuk reksa dana.

Kasus yang membelit Benny Tjokro gak sebatas kepemilikan saham Hanson International, Tbk. (MYRX) oleh Jiwasraya dan Asabri. Rupanya Hanson belum melunasi utang investasi ke PT Asabri.

Terlepas dari kasus yang bikin Asabri rugi sekitar Rp 16 triliun dan Jiwasraya rugi lebih dari Rp 10 triliun, gak ada salahnya nih mengulas PT Hanson International, Tbk. lewat fakta-fakta berikut ini. Yuk, disimak.

Baca juga: Daftar Perusahaan Tbk Milik Dato Sri Tahir

1. Awalnya perusahaan tekstil, kekinian Hanson International berbisnis di sektor properti

citra maja raya digarap hanson international
Salah satu proyek Hanson yang digarap bareng Grup Ciputra. (hanson.co.id)

Berdiri pada 7 Juli 1971 di Jakarta, PT Hanson International, Tbk. (MYRX) sebelumnya bernama PT Mayertex Indonesia. Menariknya nih, kegiatan perusahaan ini saat awal-awal berjalan adalah menjalankan kegiatan bisnis sebagai perusahaan tekstil.

Memasuki tahun 2013, Hanson International mulai menggeluti kegiatan bisnis di sektor properti. Kegiatannya di sektor properti dilakukan setelah membeli lahan seluas 3.000 hektare.

Tercatat, ada proyek-proyek properti yang dibangun perusahaan Tbk. ini bersama Grup Ciputra, antara lain Citra Maja Raya, Serpong Kencana (Forest Hill), hingga Millennium City.

2. Punya anak perusahaan bernama PT Mandiri Mega Jaya yang membawahi 13 anak perusahaan

lahan proyek yang digarap anak perusahaan hanson international
Ilustrasi proyek yang digarap anak perusahaan Hanson. (hanson.co.id)

Dalam menjalankan kegiatan bisnisnya, Hanson International, Tbk. memiliki anak perusahaan, yaitu PT Mandiri Mega Jaya (MMJ). Anak perusahaannya ini, sebagaimana yang dicatatkan dalam laporan tahunan, membawahi 13 anak perusahaan.

Didirikan pada 31 Juli 2012, PT Mandiri Mega Jaya (MMJ) bertindak sebagai pengembang dengan melakukan perencanaan, pelaksanaan dan pemborongan yang mencakup pengembangan kawasan perumahan, kawasan industri, gedung- gedung apartemen, kondominium, perkantoran, pertokoan, berikut fasilitas-fasilitasnya.

Di bawah ini adalah daftar anak perusahaan PT Mandiri Mega Jaya (MMJ) yang notabene di bawah PT Hanson.

Anak perusahaan PT Mandiri Mega Jaya (anak perusahaan Hanson International) Kegiatan bisnis
PT Armidian Karyatama, Tbk. (ARMY) Pengembangan real estate
PT Blessindo Terang Jaya Pengembangan real estate
PT Bumi Tunggal Persada Pengembangan real estate
PT Bumi Artamas Sentosa Pengembangan real estate
PT Duta International Global Mandiri Pengembangan real estate
PT Grand Mitra Guna Mandiri Pengembangan real estate
PT Majarata Indahtama Pengembangan real estate
PT Junti Mas Lestari Pengembangan real estate
PT Harvest Time Pengembangan real estate
PT Purisakti Bangunpersada Pengembangan real estate
PT Sisi Harapan Gemilang Pengembangan real estate
PT Soilindo Prima Perkasa Pengembangan real estate
PT Taruna Duta Subur Pengembangan real estate

3. Pemegang saham MYRX, PT Asabri (persero) tercatat sebagai pemegang mayoritas

Penandatanganan pakta integritas dalam rangka pelaksanaan pembayaran Program Pensiun antara Dirut Asabri Sonny Widjaja dan Direktur Sistem Perbendaharaan, Sudarso.
Penandatanganan pakta integritas dalam rangka pelaksanaan pembayaran Program Pensiun antara Dirut Asabri Sonny Widjaja dan Direktur Sistem Perbendaharaan, Sudarso. (asabri.co.id)

Seperti yang disampaikan sebelumnya, PT Asabri (persero) dilaporkan membeli saham Hanson yang terdaftar dengan kode MYRX. Berikut ini rincian pemegang saham MYRX dan komposisi kepemilikannya. Siapa aja pemegang saham MYRX?

Pemegang saham Hanson International, Tbk. (MYRX) Jumlah lembaran saham Persentase kepemilikan
PT Asabri (persero) 4.682.557.200 lembar 5,40 persen
Benny Tjokrosaputro 3.685.467.431 lembar 4,25 persen
Masyarakat 78.335.196.161 lembar 90,35 persen

4. Pendapatan Hanson International selama tahun 2018, berapa besar?

laporan laba rugi pt hanson international
Laporan laba rugi PT. Hanson International. (hanson.co.id)

Menilik laporan keuangannya sepanjang tahun 2018, Hanson International mencatatkan pendapatan (revenue) sebesar Rp 1.211.102.677.631. Angka ini meningkat dibandingkan tahun 2017 yang pendapatannya mencapai Rp885.133.359.302.

Sementara itu, pada kuartal ke-3 tahun 2019, pendapatan (revenue) yang diperoleh mencapai Rp 923.011.515.384. Angka ini lebih rendah dibandingkan pendapatan pada kuartal ke-3 tahun 2018 yang mencapai Rp1.095.475.475.453.

Gimana dengan laba yang tercatat? Laba tahun berjalan pada 2018 sebagaimana yang dilaporkan dalam laporan tahunannya berada di angka Rp148.793.000.000. Perolehan ini lebih baik dibanding tahun 2017 yang mencatatkan kerugian Rp85.247.000.000.

Itu tadi beberapa fakta mengenai PT Hanson International, Tbk. (MYRX). Perusahaan ini mulai berstatus Tbk. pada 1990 di Bursa Efek Indonesia (BEI). Saat ditawarkan ke publik berada di angka Rp 9.900 per lembar. Kini harganya berada di angka Rp 50 per lembar. (Editor: Ruben Setiawan)

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →