Apollo 11 Proyek Bernilai Rp 4 Ribu T yang Antarkan Neil Armstrong ke Bulan

apollo 11

50 tahun Misi Apollo 11 telah diperingati pada tanggal 20 Juli lalu. Misi penerbangan roket ini merupakan yang pertama kalinya mendaratkan manusia ke bulan. 

Proyek yang memicu pengembangan ilmu pengetahuan luar angkasa lebih jauh ini diprakarsai oleh badan antariksa Amerika Serikat, NASA. Di balik itu, ternyata hal tersebut merupakan bentuk perang dingin antara AS dengan Soviet dalam ilmu pengetahuan. 

Misi ini dipimpin langsung oleh seorang astronot Neil Armstrong. Bersama rekan-rekannya, dia berhasil menjadi orang pertama yang menginjakkan kaki di Bulan. 

Berikut, fakta-fakta tentang Misi Apollo 11 ini dikutip dari berbagai sumber:

Bentuk perlawanan terhadap Uni Soviet

Apollo 11
Apollo 11 (Instagram/@nasa)

Meski perang telah usai pada tahun 1950, Amerika Serikat dan Uni Soviet (kini Rusia) masih saja terus melakukan perang dingin. Peperangan sudah tidak lagi menggunakan senjata dan rentetan bom, melainkan melalui bidang IPTEK. 

Pemantik utama ambisi AS untuk pergi ke bulan adalah saat Soviet secara diam-diam berhasil meluncurkan satelit buatan pertamanya mengorbit di luar angkasa, yang dikenal dengan nama Sputnik 1.

Diluncurkan tepat pada tahun 1957, Sputnik kemudian menimbulkan kegaduhan di dunia barat, terutama AS. Banyak yang menilai satelit tersebut berpotensi besar untuk mengacaukan pertahanan negara, khususnya musuh-musuh Soviet dari jarak jauh. 

Tak mau kalah, Presiden AS saat itu John F. Kennedy pada tahun 1961 mengatakan kalau Amerika bisa mengirimkan orang ke Bulan dan kembali ke bumi sebelum tahun 1970. 

Baca juga: Dibeli Turki Seharga Rp 34 T, Seberapa Hebat Rudal S-400 yang Ditakuti AS?

Beragam misi penting ke luar angkasa 

apollo 11
Apollo 11 (Instagram/@nasa)

Soviet sudah lebih dulu mengirimkan orang pertamanya ke luar angkasa, ialah Yuri Gagarin, pada tahun 1961. 

Namanya pun langsung dicatatkan ke dalam sejarah perkembangan ilmu pengetahuan manusia, sebagai orang pertama yang berhasil ke luar angkasa dalam waktu 108 menit. 

Itu juga yang kemudian semakin mendorong AS untuk semakin terpacu mendaratkan manusia andalnya ke bulan. 

Sebelum berhasil menuju ke sana, mereka AS yang diwakili oleh NASA melakukan sejumlah misi percobaan. Pertama adalah, Misi Mercury (1961-1963) yaitu mengirimkan manusia ke luar angkasa dan menuju ke orbit bumi. 

Saat itu, astronotnya adalah Alan Shepard, sebagai orang kedua yang berhasil ke luar angkasa setelah Yuri Gagarin. 

Setelah itu, NASA kembali melakukan proyek yang lebih berbahaya yaitu Misi Gemini (1965). Tugas misi ini untuk mencari dan mengembangkan jalur menuju bulan. 

Agen Asuransi Mitra Lifepal
Agen Asuransi Mitra Lifepal

Baru di tahun 1969, Misi Apollo 11 diluncurkan dengan tugas mendaratkan manusia ke bulan dan kembali lagi ke bumi. 

Pemimpin misi ini adalah Neil Armstrong yang kini tercatat sebagai manusia pertama yang menginjakkan kaki di bulan. 

Butuh waktu empat hari untuk sampai ke bulan 

apollo 11
Apollo 11 (Instagram/@nasa)

Selama ini, kita di bumi mungkin berpikiran kalau jarak antara bumi dan bulan itu sangatlah dekat. Karena setiap malam kita bisa melihat satelit alami itu menerangi bumi. 

Ternyata, butuh waktu empat hari 12 jam 24 menit 15 detik bagi Neil Armstrong dan rekan-rekannya menginjakkan kaki di bulan. 

Padahal dari pesawat Apollo 11 itu sudah ditembakkan dari bumi menggunakan Roket Saturn V dengan kecepatan 24.236 mil per jam. 

Seluruh proyek menelan biaya fantastis mencapai Rp 4.012 triliunan! 

apollo 11
Apollo 11 (Instagram/@nasa)

Proyek Apollo 11 ini berlangsung dalam waktu lama. Dimulai pada tahun 1960 dan dinyatakan selesai di tahun 1973. Total biaya yang dikeluarkan NASA dan Pemerintah AS saat itu gak main-main, yaitu sekitar US$ 25,4 miliar. Tapi, angka itu berlaku di beberapa tahun yang lalu. 

Dikutip dari CBS, kalau misalnya dikalkulasikan dengan inflasi saat ini, maka nilai proyek tersebut mencapai US$ 288 miliar atau Rp 4.012 triliun! 

Misi inipun melibatkan banyak perusahaan-perusahaan besar. Sebut saja Motorolla yang saat itu berkontribusi dalam pembuatan sistem komunikasi pesawat senilai US$ 15,5 juta atau Rp 215 miliaran. 

Kemudian tenaga penggerak dan bensinnya digarap langsung oleh General Motors dengan biaya US$ 15,9 atau Rp 221 miliaran. 

Diselimuti teori konspirasi kalau pendaratan ini hoaks

apollo 1
Apollo 11 (Instagram/@nasa)

Beberapa orang yang meyakini teori konspirasi menyatakan kalau pendaratan Neil Armstron dan kawan-kawan ini merupakan pembodohan publik. Mereka melihat dari foto-foto yang diumbar NASA kala itu. 

Keanehan pertama adalah, foto bendera Amerika Serika yang ditancapkan ke bulan seolah tertiup angin, padahal di bulan tidak ada atmosfer. 

Selain itu, ada juga yang mengatakan kalau foto itu difoto langsung di studio karena hasilnya bagus dan tidak ada bintang. 

Sayangnya, semua konspirasi Apolo 11 itu mulai redup karena dipatahkan dengan asumsi-asumsi ilmu pengetahuan. Seperti misalnya, banyak foto yang buram tersimpan di arsip NASA, tapi badan antariksa itu hanya mengekspos yang gambarnya terbaik. (Editor: Chaerunnisa)

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →