Wahai Fresh Graduate, Ini 6 Langkah Memulai dan Membangun Karier

tips karier untuk fresh graduate

Sudah menjadi pemahaman umum sebagian besar orang, apabila kita menghendaki karier yang bagus dengan gaji yang memuaskan, tentu kita harus mendapatkan ijazah dari sekolah dan perguruan tinggi ternama. Dengan demikian, tawaran pekerjaan dengan pendapatan menggiurkan datang menghampiri.

Tapi, nyatanya, meraih kesuksesan tidak cukup hanya dengan cara tersebut. Bursa kerja, terutama di waktu-waktu beberapa tahun terakhir ini, jauh lebih kompetitif dari sebelumnya.

Kini, makin banyak lulusan perguruan tinggi yang bersaing untuk mendapatkan pekerjaan yang diinginkan, namun jumlah pekerjaan yang tersedia jumlahnya jauh lebih sedikit. Buat fresh graduate yang minim pengalaman tentunya ini jadi sebuah tantangan tersendiri. 

Status fresh graduate yang disandang bukanlah suatu kelemahan. Justru, inilah saatnya di mana kita harus mulai membangun karier. Sebab, seberapa sukses dan cemerlangnya karier kamu nanti, tergantung pada apa yang kamu upayakan dan lakukan sekarang.

Lantas, apa yang harus dilakukan dan bagaimana? Simak selengkapnya dalam ulasan berikut ini.

Jangan sekali-sekali membuat resume atau CV yang biasa-biasa saja

Hal pertama yang harus dilakukan ini amatlah penting. Selepas kelulusan, tentu saja hal pertama yang ingin segera dilakukan adalah membuat resume atau CV untuk dikirimkan ke perusahaan-perusahaan incaran.

Mungkin kamu berpikir satu resume atau CV saja cukup untuk dikirimkan ke berbagai macam posisi perusahaan yang ingin dilamar. Cukup mengganti nama penerima dan posisi yang dilamar, urusan beres.

Namun, sesungguhnya hal ini tidak tepat. Tidak ada kesan personalisasi dalam tiap resume yang kamu buat. 

Kamu perlu membuat resume yang berbeda untuk perusahaan yang berbeda. Sebagian perusahaan menyukai resume yang ditulis dengan gaya formal. Tetapi, buat perusahaan-perusahaan tertentu yang berkaitan dengan produk atau jasa kreatif, resume yang mengeksplorasi kreativitas kamu tentu akan lebih menarik bagi mereka. 

Caranya, pelajari dulu posisi dan perusahaan yang hendak kamu lamar. Ketahui bidang yang mereka geluti, serta budaya kerja di perusahaan mereka. Jadikan segala informasi yang kamu dapat untuk membuat CV atau resume yang menarik.

Jangan berhenti pelajari keterampilan baru

Setelah menempati posisi tertentu di perusahaan yang kamu incar, jangan langsung merasa puas. Meski merasa menguasai bidang yang kamu pegang di situ, coba buka diri untuk mempelajari bidang-bidang baru yang dapat mendukung kariermu kedepannya.

Andaikata kamu menempati posisi desainer grafis, jangan hanya mengandalkan kemampuanmu membuat desain. Agar bisa survive di masa depan, pelajari bidang-bidang baru yang masih bersinggungan dengan bidang desain. Katakan saja misalnya bidang pemrograman komputer atau coding yang seringkali membutuhkan sinergi dengan desainer grafis.

Banyak sumber ilmu yang bisa kamu gunakan untuk menambah keterampilan kamu. Selain mencari eBook gratis di internet, kamu juga bisa memanfaatkan video-video tutorial yang bisa ditemukan di YouTube dan platform berbagi video lainnya. 

Kursus-kursus online di situs belajar seperti Coursera dan Lyndra juga bakal bisa membantumu dalam hal ini. 

Jangan terpaku pada hari ini, tatap masa depan

Artinya, jangan puas dengan karier yang kamy miliki saat ini. Bayangkan akan jadi apa dirimu kelak, lima atau sepuluh tahun ke depan. Jadikan bayangan itu sebuah target, dan berusahalah untuk mencapainya.

Tapi, meskipun kamu bisa memiliki tujuan karier setinggi apapun, berusahalah untuk menjadi realistis. Caranya, pahami dulu bahwa kamu harus melewati sejumlah tahapan untuk mencapai posisi tersebut. Taklukkanlah posisi-posisi tersebut satu persatu sebelum sampai pada tujuan akhirmu.

Sebagai contoh, kalau kamu ingin mengincar posisi supervisor dalam waktu dua tahun, pikirkan apa yang harus kamu capai dalam satu tahun ke depan. Setelah itu, pahami apa yang harus dicapai dalam bulan ini, minggu ini, dan akhirnya apa yang harus kamu lakukan pada hari ini.

Jangan sepelekan relasi

Ada kalanya, pekerjaan bagus bisa didapatkan tak hanya sekedar kemampuan diri sendiri maupun ijazah yang kita miliki. Kadang, relasi atau orang yang kita kenal juga bisa membukakan jalan menuju peluang kerja yang lebih baik. 

Betul bukan? Asal tahu saja, banyak orang yang merasakan betapa berharganya hubungan perkenalan dengan orang lain di dunia kerja. Sebab, bukan tidak mungkin, kenalan kita itu merekomendasikan kita untuk sebuah pekerjaan yang menawarkan karier dan pendapatan lebih menarik.

Saat ini, kenalan tidak melulu harus dicari lewat dunia nyata. Contohnya saja kamu bisa membangun hubungan dengan kaum profesional melalui jejaring media sosial seperti Facebook, Twitter, dan Linkedin. 

Bangun self-branding

Bukan hanya perusahaan tempat kamu bekerja yang bisa membangun branding. Kamu pun sebagai pekerja bisa membuat dan mengembangkan branding diri sendiri. 

Dengan mengembangkan branding diri sendiri, kamu bisa menaikkan “nilai jualmu” di mata pemberi kerja. Cara paling mudah untuk mengembangkan self branding adalah dengan membagikan portofolio karya di situs media sosial, di Linkeding terutama. 

Kamu juga bisa melakukan ini dengan membuat sebuah laman media sosial yang elegan, dan menghindari postingan-postingan yang menurunkan citramu di mata orang yang belum mengenalmu. Tak cuma itu, kamu pun bisa membuat blog untuk memajang hasil karya maupun cerita-cerita sukses pencapaianmu di dunia profesional.

Karier yang sukses tak terlepas dari pengelolaan keuangan yang baik

Ingin sukses dalam berkarier, tentu harus punya pengelolaan keuangan yang baik. Ini fakta, sebab tanpa pengelolaan keuangan yang baik, kita cenderung kehabisan sumber daya untuk mengembangkan diri.

Contohnya saja, apabila kita tak bisa mengendalikan pengeluaran dengan baik dan selalu kehabisan uang karena dihamburkan sebelum akhir bulan, bagaimana bisa menyisihkan uang untuk mengembangkan keterampilan? Katakanlah untuk membayar kursus maupun sekolah S2 tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit. 

Jika selalu kehabisan uang gaji hanya untuk hiburan dan gaya hidup, bagaimana bisa membeli perangkat kerja yang bisa mengembangkan kemampuan di bidangmu? Itulah sebabnya, cita-cita karier yang tinggi harus dibarengi dengan upaya keras, baik dalam hal tenaga, maupun keinginan untuk mengatur uang dengan baik.

Semua bisa dimulai dengan melengkapi diri dengan asuransi kesehatan. Asuransi kesehatan akan memberikan proteksi terhadap risiko sakit yang membuatmu mengeluarkan uang dalam jumlah besar.

Kemudian, yang tak kalah penting adalah investasi. Investasi beragam jenisnya. Ada deposito yang rendah risiko, namun rendah juga imbal hasilnya. 

Selain itu, ada investasi saham yang menawarkan peluang cuan tinggi, namun dengan risiko yang tinggi pula. Yang juga menarik dan sudah banyak dilirik banyak orang adalah investasi P2P lending. 

Pada dasarnya, P2P lending ini dilakukan dengan meletakkan dana pada platform penyedia jasa ini. Dana tersebut akan diberikan kepada pemilik usaha yang akan mengembalikannya dalam periode tertentu beserta dengan sebagian imbal hasil usahanya. 

Salah satu platform P2P lending yang dapat dicoba adalah Modal Rakyat. Dengan menanamkan danamu pada instrumen investasi ini, kamu bisa menikmati imbal hasil mulai dari 15% hingga 25% tiap tahunnya.

Itulah 6 langkah yang sebaiknya dicoba untuk memulai dan mengembangkan karier. Ingat, tanpa permulaan yang mantap, kamu bisa kehilangan peluang untuk mendapat karier yang bagus. Namun, selain itu, tanpa proteksi diri dan tanpa investasi, tujuan karier yang ingin diraiih, bisa saja pupus di tengah jalan. 

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →