Gaji Perangkat Desa Naik Tahun Ini, Benarkah Setara Gaji PNS?

gaji perangkat desa segini besarannya

Mungkin gak banyak orang yang tahu soal besaran gaji perangkat desa. Bahkan, banyak yang mengira bahwa gaji para perangkat desa berasal dari pemberian hasil pertanian warga desa secara sukarela.

Sebagai informasi saja, tugas seorang perangkat desa itu gak mudah, lho. Jadi, gak mungkin kalau gaji yang diberikan berdasarkan hasil pertanian yang diberikan oleh warga saja.

Meskipun hanya mengurus persoalan dalam lingkup desa, tetap saja kamu gak bisa mengatakan bahwa pekerjaan sebagai perangkat desa itu pekerjaan yang mudah. 

Mereka tetap punya tugas untuk memajukan desanya dan mengelola Dana Desa yang diberikan oleh Pemerintah Daerah. Meskipun terlihat sepele, namun gak semudah yang dibayangkan.

Lalu, berapa sih besaran gaji perangkat desa? Katanya sih tahun ini sudah naik, lho! Kalau kamu berencana ingin mendaftar sebagai perangkat desa sekaligus mengabdi ke desamu, kamu wajib tahu soal besaran gaji dan tunjangan perangkat desa yang kabarnya setara dengan gaji PNS.

Penghasilan perangkat desa naik 2020

Bisa dibilang kalau gaji para perangkat desa gak tetap, hal ini bergantung dari dana desa dan hasil tanah bangkok yang dikelola oleh desa. Kabar gembiranya, gaji perangkat desa sudah naik mulai Januari 2020 lalu. 

Kenaikan gaji perangkat desa ini bahkan sudah disesuaikan setara dengan PNS, lho! Jadi, perangkat desa sudah dijamin gaji pokok beserta tunjangan yang diberikan.

Pemerintah menilai bahwa perangkat desa berhak mendapatkan banyak kesejahteraan dan tunjangan karena jumlah desa tertinggal sudah berkurang sebanyak 6.518 desa dan jumlah desa mandiri sudah bertambah hingga 2.665. 

Menurut Presiden Jokowi, hal ini merupakan pencapaian baik yang sudah dilakukan oleh perangkat desa dan mereka berhak mendapatkan kesejahteraan yang lebih baik.

Hal ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa yang langsung ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo. 

Dalam peraturan tersebut, gaji seorang kepala desa mencapai 120 persen dari gaji pokok PNS golongan IIA. Nah, kalau sekretaris desa gajinya 110 persen dari PNS golongan IIA.

Dengan peraturan baru ini, kepala desa paling sedikit akan menerima setidaknya Rp2.426.000 per bulan. Untuk sekretaris desa dan perangkat desa masing-masing sebesar Rp2.224.220 dan Rp2.022.200 perbulannya. Lumayan, bukan? Untuk hidup di desa, gaji sebesar Rp2 juta lebih sudah lebih dari cukup.

Penghasilan tetap yang diberikan pada perangkat desa ini berasal dari APB Desa yang sumbernya dari ADD (Anggaran Dana Desa).

Dari APB Desa ini, sebanyak 70 persennya digunakan untuk penyelenggaraan pemerintah desa, insentif RT dan RW, hingga pemberdayaan masyarakat desa.

Sementara 30 persennya digunakan untuk penghasilan dan tunjangan perangkat desa. Jadi, semuanya sudah terjamin deh.  

Gak hanya sampai disitu, perangkat desa juga ada tunjangan yang berasal dari APB Desa dan keuntungan dari hasil pengolahan tanah bengkok atau bisa disebut sebagai lahan garapan desa. 

Biasanya tunjangan ini gak tentu nilainya tergantung dari hasil tanah bangkok yang dikelola. Kalau hasilnya bagus tentu tunjangan yang didapat akan semakin banyak.

Contoh aja, tunjangan perangkat desa di Jambi bisa mencapai Rp 430 ribu setiap bulannya. Di Sukoharjo, kepala desa bahkan diberikan tunjangan kendaraan dinas Yamaha NMAX.

Selain gaji pokok dan tunjangan, pemerintah daerah juga ternyata sudah mengatur anggaran untuk jaminan asuransi kesehatan untuk perangkat desa sebesar 4 persen dari total penghasilan tetap. Wah, semakin sejahtera ya.

Dapatkan penghasilan hingga Rp30 juta per bulan dengan menjadi agen asuransi di Lifepal. Daftarkan diri di Lifepal Agent Academy dan raihlah komisi sebanyak-banyaknya.

Tugas perangkat desa

Kalau menurut kamu tugas perangkat desa gak sulit-sulit amat, kamu wajib tahu tugas utama dari kepala desa, sekretaris desa, hingga perangkat desa lainnya.

Ternyata gak segampang yang dibayangkan, lho! Tanggung jawab mereka juga besar. Pantas saja Presiden Joko Widodo sampai memberikan kenaikan gaji untuk mereka. 

Yuk, kita kupas semuanya di sini:

Kepala desa

Sama seperti presiden, kepala desa adalah jabatan tertinggi dalam lingkup desa dan dipilih sesuai dengan suara terbanyak melalui pemilihan umum.

Jabatan yang diemban kepala desa lebih lama sedikit dibanding presiden yakni 6 tahun dan menjabat maksimal 3 periode saja.

Sesuai Pasal 26, Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa, tugas seorang kepala desa yaitu:

  1. Memimpin penyelenggaraan pemerintahan desa.
  2. Mengangkat dan memberhentikan perangkat desa.
  3. Memegang kekuasaan pengelolaan Keuangan dan aset desa.
  4. Menetapkan peraturan desa.
  5. Menetapkan Anggaran Belanja dan Pendapatan Desa. 
  6. Membina kehidupan masyarakat desa.
  7. Membina ketentraman dan ketertiban masyarakat desa.
  8. Membina dan meningkatkan perekonomian desa serta mengintegrasikannya agar mencapai perekonomian skala produktif untuk sebesar-besarnya kemakmuran masyarakat desa.
  9. Mengembangkan sumber pendapatan desa.
  10. Mengusulkan dan menerima pelimpahan sebagian kekayaan negara guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
  11. Mengembangkan kehidupan sosial budaya masyarakat desa.
  12. Memanfaatkan teknologi tepat guna.
  13. Mengkoordinasi pembangunan desa secara partisipatif.
  14. Mewakili desa di dalam dan di luar pengadilan atau menunjuk kuasa hukum untuk mewakilinya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
  15. Melaksanakan wewenang lain yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. 
  16. Kepala desa juga memiliki hak dalam menjalankan pemerintahan desa yang tercantum di ayat 3

Sekretaris desa

Sekretaris desa ini tugasnya tentu membantu kepala desa untuk menyelesaikan berbagai program desa. Tanpa sekdes, tugas kepala desa tentu jadi berantakan dan gak maksimal.

Sesuai dengan Permendagri Nomor 84 tahun 2015, sekdes punya beberapa tugas penting untuk kemajuan desa, di antaranya:

  1. Melaksanakan urusan ketatausahaan seperti tata naskah, administrasi surat menyurat, arsip, dan ekspedisi.
  2. Melaksanakan urusan umum seperti penataan administrasi perangkat desa, penyediaan prasarana perangkat desa dan kantor, penyiapan rapat, pengadministrasian aset, inventarisasi, perjalanan dinas, dan pelayanan umum.
  3. Melaksanakan urusan keuangan seperti pengurusan administrasi keuangan, administrasi sumber-sumber pendapatan dan pengeluaran, verifikasi administrasi keuangan, dan administrasi penghasilan Kepala Desa, Perangkat Desa, BPD, dan lembaga pemerintahan desa lainnya. 
  4. Melaksanakan urusan perencanaan seperti menyusun rencana anggaran pendapatan dan belanja desa, inventarisasi data-data dalam rangka pembangunan, melakukan monitoring dan evaluasi program serta penyusunan laporan. 

Perangkat desa

Peran perangkat desa dalam struktur organisasi desa juga gak bisa disepelekan, lho! Mereka juga porsi penting demi kemajuan desa.

Perangkat desa ini dibagi lagi jadi pelaksana teknis desa dan pelaksana kewilayahan. Pelaksana teknis ini terdiri dari beberapa kepala urusan pemerintah seperti kepala urusan pembangunan, kepala urusan kesejahteraan rakyat, kepala urusan keuangan, hingga kepala urusan umum. 

Kalau pelaksana kewilayahan fungsinya membantu kepala desa dalam pelaksanaan tugas di wilayah, biasanya diisi oleh seorang kepala dusun. 

Nah itu dia beberapa informasi soal besaran kenaikan tunjangan dan gaji perangkat desa. Jadi, dengan jaminan ini apa kamu tertarik menjadi perangkat desa dan mengabdi untuk desamu?

Buat kamu yang mau tahu lebih banyak tentang bisnis? Lihat pertanyaan populer seputar bisnis di Tanya Lifepal.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →