Erick Thohir Pastikan Awal Desember Ahok Resmi Jadi Petinggi BUMN

Ahok Jadi Petinggi BUMN (Shutterstock)

Ahok Jadi Petinggi BUMN (Shutterstock)

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan akan mengumumkan posisi untuk mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) paling lambat awal Desember 2019. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Ahok masih dalam proses seleksi untuk menduduki pimpinan salah satu BUMN.

Jokowi menyebut Ahok berpeluang menjadi komisaris ataupun direksi salah satu BUMN. “Bisa dua-duanya (antara komisaris atau direksi), masih proses seleksi,” kata Jokowi usai penyerahan DIPA 2020 di Istana Negara Jakarta, Kamis (14/11) seperti dikutip dari Katadata.co.id. 

Jokowi mengetahui kinerja Ahok karena pernah menjadi mantan rekan kerja di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. “Kami tahu kinerjanya Pak Ahok, jadi ini masih dalam proses seleksi,” kata Jokowi.

Presiden gak mau menjelaskan calon perusahaan BUMN yang akan dipimpin rekannya tersebut. “Penempatannya di mana itu proses seleksi yang ada di Kementerian BUMN,” kata Jokowi.

Sementara itu, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan akan mengumumkan posisi untuk Ahok paling lambat awal Desember 2019. “Segera mungkin, awal Desember,” kata Erick Thohir di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta. 

Posisi Manajemen BUMN yang Kosong

Ia meminta masyarakat bersabar menunggu keputusan atau ketetapan yang akan diambil pemerintah. Politikus PDI-P ini disebut-sebut bakal memimpin BUMN di bidang energi. Saat ini, BUMN energi yakni Perusahaan Listrik Negara (PLN) memang tengah mengalami kekosongan jabatan direktur utama. 

Di sisi lain, Pertamina diisukan akan mengalami perubahan pimpinan. Pertamina kini dipimpin Nicke Widyawati. Selain dua BUMN energi tersebut, dua BUMN finansial juga mengalami kekosongan posisi dirut yakni Bank Mandiri dan Bank Tabungan Negara (BTN).

Sementara posisi Direktur Utama Induk BUMN tambang Mind.id (Inalum) juga kosong setelah ditinggal Budi Gunadi Sadikin yang diplot menjadi wakil menteri BUMN. Teka-teki BUMN mana yang bakal diisi Ahok sampai kini terus berhembus kencang.

Gak sedikit menimbulkan pro dan kontra dikalangan pejabat dan masyarakat. Jadi BUMN mana kira-kira yang bakal menjadi pelabuhan wakil Jokowi ketika menjabat Gubernur DKI Jakata ini? Jawabannya akan kita tahu sebentar lagi.