Apakah Gaya Hidup Kamu Sudah Sesuai dengan Gaji? Yuk Coba Cari Tahu Disini

Gaya Hidup

Gaya hidup memang dipengaruhi oleh banyak hal. Tetapi yang paling menonjol adalah penghasilan yang diperoleh saat ini. Setiap orang juga memiliki gayanya masing-masing, termasuk kamu juga bukan?

Cara berpakaian, bergaul, atau bahkan makan tentu akan dipengaruhi jumlah penghasilan yang di dapatkan setiap bulannya. Nah, gimana kalau ternyata selama ini gaya hidup kamu gak sesuai dengan gaji alias pendapatan?

Hal itu pasti akan membuat keuanganmu menjadi carut marut atau bahkan terlilit utang. Duh jangan sampai ya! Usahakan bergaya sesuai dengan kemampuan yang kamu miliki saja. Jangan memaksakan ikut-ikutan tren tapi kondisi keuanganmu gak mumpuni untuk itu. 

Bukan tidak mungkin, memaksakan diri untuk mengikuti gaya hidup tertentu atau bahkan sudah terbiasa di tengah kondisi keuangan tak mendukung. Hidup penuh kegelisahan seperti itu sangat tidak nyaman lho. Pastikan kamu memiliki gaya hidup yang masuk akal dan sesuai dengan pendapatan, sehingga hidup lebih menyenangkan.

Apakah gaya hidup kamu saat ini sudah sesuai dengan pendapatan? Yuk kita simak tanda-tandanya dibawah ini. 

1. Gaji hanya numpang lewat

Gaya Hidup
Gaji hanya numpang lewat (Shutterstock).

Sering dengar ungkapan “gaji numpang lewat doang”? Kalau ternyata kamu juga mengalami hal ini, udah pasti kondisi keuanganmu sedang sakit keras. Apalagi jika penyebabnya adalah tuntutan gaya hidup. Wah segera hentikan hal itu sebelum kamu menyesal terlilit utang dimana-mana. 

Jumlah cicilan yang sejak awal sudah cukup tinggi, ditambah dengan utang lain karena pemenuhan gaya hidup menjadi alasan utama gaji selalu habis lebih cepat. Hentikan pengeluaran tidak perlu dari sekarang. Sesuaikan pendapatan dengan pola hidupmu saat ini. 

2. Kebutuhan utama tidak dipenuhi

Gaya Hidup
Gaji habis (Shutterstock).

Jika uang gaji hanya habis untuk membayar utang dan cicilan, sementara kebutuhan utama lain gak bisa terpenuhi, waspada ya! Kamu pasti akan berutang untuk menutupi kebutuhan utama itu. Kebutuhan utama adalah hal yang wajib dipenuhi seperti transportasi ke kantor, makan, dan kebutuhan pokok bulanan lainnya. 

Jika kebutuhan pokok ini tidak bisa dipenuhi dengan baik setiap bulan, kemungkinan besar kamu memiliki hidup yang gak seimbang dengan pendapatan. 

3. Tabungan mulai menyusut

Gaya Hidup
Tabungan menyusut (Shutterstock).

Jika biasanya kamu menabung Rp 1 juta per bulan, kemudian di bulan berikutnya menurun setengahnya alias menjadi Rp 500 ribu, ini sudah tanda awal kamu mengalami masalah keuangan. 

Secara gak sadar kamu sedang mengalami pasang surut keuangan dilihat dari jumlah uang yang bisa ditabung. Gaya hidup yang gak sesuai bisa jadi penyebab nilai tabunganmu menjadi kecil atau hilang sama sekali. Sebelum semua terlambat, jadi hentikan pengeluaran yang gak penting ya!

4. Hobi belanja online

Gaya Hidup
Gemar belanja online (Shutterstock).

Kemudahan dalam berbelanja saat ini membuat banyak orang menjadi konsumtif. Mereka cenderung membeli barang yang gak dibutuhkan, atau sekadar lapar mata sesaat saja. Ditambah tergiur karena program diskon harbolnas membuat banyak orang belanja barang gak berfaedah sama sekali. 

Tidak ada yang melarang kamu untuk belanja online kok, malah bagus, bisa menghemat pengeluaran lain seperti ongkos. Tapi lakukan dengan sewajarnya saja ya! Jangan jadikan belanja online sebuah aktivitas yang bikin candu. Kalau sudah begini, siap-siap keuanganmu akan bermasalah dalam waktu panjang. 

5. Memaksakan diri membeli barang branded

Gaya Hidup
Belanja di ZARA (Shutterstock).

Kalau kamu berada di lingkaran pergaulan yang hobi mengoleksi barang branded, lebih baik keluar dari grup tersebut. Pilihlah pergaulan yang sesuai dengan gayamu saja. Jangan karena pengin tampil wah dengan barang branded, kamu jadi lupa diri. 

Jika orang lain seperti itu ya biarkan saja! Jangan buat dirimu tampil seperti mereka juga. Bergayalah sesuai kemampuan dan pendapatan. Karena masih banyak hal lain yang perlu diperjuangkan. 

Hentikan kebiasaan boros

Gaya Hidup
Buang buang uang alias boros (Shutterstock).

Mulai sekarang kamu harus menghentikan kebiasaan hidup boros demi kesehatan finansial di masa depan. Gak ada salahnya kok bersusah payah dari sekarang, demi masa depan lebih baik. Daripada kamu jatuh miskin di usia muda, atau terjerat utang sana-sini, lebih baik hidup sewajarnya saja. 

Jangan pernah iri dengan kehidupan orang lain yang lebih baik. Karena kamu tidak tahu bagaimana perjuangan mereka hingga sampai kesana. Terlihat enak dari luar belum tentu juga dari dalam kan? Lebih baik kamu fokus menata hidupmu sendiri mulai saat ini. 

Memiliki gaya hidup yang berlebihan dan tidak sesuai dengan kondisi keuangan, kamu akan mengalami banyak masalah. Jika sudah terlanjur terjebak di dalamnya, maka pastikan Anda menghentikannya sekarang juga dan benahi keuangan dengan baik. (Editor: Winda Destiana Putri).

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →