Jadi Tempat Paling Aman di AS, Ini 5 Fakta Gedung One World Trade Center Seharga Rp 54 T!

one world trade center

one world trade center

Peristiwa 911 yang membekas bagi Amerika Serikat dan seluruh dunia tentu menjadi momen yang patut diperingati setiap tahunnya. Acara peringatan itu biasa dilakukan di dekat gedung One World Trade Center yang lokasinya dekat dengan tempat insiden tahun 2001 silam. 

Apalagi melihat banyaknya korban yang terdampak akibat runtuhnya 2 gedung World Trade Center (WTC) karena ditabrak oleh pesawat Boeing yang dibajak oleh kelompok teroris Al-Qaeda. Tercatat ada sekitar 3 ribu nyawa meninggal dan ribuan lainnya mengalami gangguan kesehatan serta luka-luka, mengutip dari 911 Memorial. 

Sebagai simbol peringatan tragedi tersebut maka di lokasi runtuhnya gedung WTC dibuat sebuah memorial yang berisi nama-nama para korban meninggal.

Selain itu ada juga One World Trade Center yang menjadi pengganti 2 gedung WTC terdahulu. Daripada berlama-lama lagi mending kita langsung lihat aja yuk 5 fakta gedung pencakar langit tersebut.

Baca juga: Ibu Kota Negara Bakal Pindah, Istana dan Gedung Pemerintahan Berubah Jadi Ini!

One World Trade Center mulai dibangun tahun 2004

one world trade center
Mulai dibangun tahun 2004. (Shutterstock)

Mengutip dari Just Fun Facts, peletakan batu pertama dilakukan pada tanggal 4 Juli 2004 oleh para pihak terkait. Namun proses konstruksi baru mulai dijalankan 2 tahun kemudian, tepatnya pada tanggal 27 April 2006. 

Setelah kurang lebih 7 tahun proses pembangunan berlangsung, barulah pada bulan Juli 2013 gedung ini selesai dibuat. Sedangkan untuk operasionalnya sendiri baru dibuka untuk umum pada 3 November 2013.

Baca juga: 16 Bangunan yang Jadi Gedung Tertinggi di Dunia Saat Ini, Berapa Modal Bangunnya?

Merupakan gedung tertinggi keenam di dunia

one world trade center
Gedung tertinggi keenam di dunia. (Shutterstock)

Gak hanya memiliki desain yang unik dan kece, One World Trade Center juga menyandang gelar gedung tertinggi keenam di dunia dengan ketinggian 541 meter dari tanah. Gedung ini menjadi yang tertinggi di wilayah Western Hampshire.

Orang yang mengarsiteki gedung ini adalah David Childs, pria kelahiran Amerika Serikat yang juga mendesain gedung tertinggi di dunia, Burj Khalifa di Uni Emirat Arab.

Total lantainya sebanyak 104 yang mayoritas dipergunakan untuk perkantoran.

Baca juga: Bermodalkan Rp 8 Triliun, 4 Gedung Tinggi Ini Ternyata Milik Konglomerat

Butuh biaya sekitar US$ 3,9 miliar untuk membangunnya

one world trade center
Butuh Rp 54 triliun lebih. (Shutterstock)

Dengan segala kecanggihan dari sisi teknologi dan arsitekturnya, gedung One World Trade Center tentu membutuhkan dana yang gak sedikit untuk membangunnya.

Diperkirakan anggaran untuk membangunnya sekitar US$ 3,9 miliar atau setara Rp 54 triliun.

Menjadi salah satu tempat paling aman di Amerika Serikat

one world trade center
Diklaim tempat teraman di AS. (Shutterstock)

Pengalaman yang memilukan bagi Amerika Serikat tersebut tentu menjadi pelajaran berharga buat siapapun hari ini. Termasuk untuk pengelola gedung One World Trade Center yang gak mau kejadian serupa terulang. 

Oleh karena itu gedung ini udah dibangun dengan konstruksi, sistem komunikasi, beton serta baja khusus untuk menangkal segala ancaman.

Ramah lingkungan

one world trade center
Dibangun dengan konsep ramah lingkungan. (Shutterstock)

Kurang afdol kayanya kalau gedung yang dibangun dengan konsep futuristik belum menyandang gelar ramah lingkungan. Gedung yang juga sering disebut Freedom Tower ini diklaim ramah lingkungan. 

Sebagian bahan dasar, seperti gipsum, yang digunakan dalam pembangunan gedung ini memanfaatkan material daur ulang. Selain itu 80 persen sampah yang dihasilkannya bisa didaur ulang untuk mengurangi dampak buruk ke lingkungan. 

Nah itulah sedikit informasi tentang One World Trade Center yang dibangun dekat kejadian 911 18 tahun silam. Ada rencana mengunjungi tempat ini, gak? (Editor: Ruben Setiawan)