Hai Jobseeker! Glints Perkenalkan Teknologi AI untuk Persingkat Proses Rekrutmen

Glints

Glints sebagai startup penyedia platform rekrutmen dan pertumbuhan karier kiat berinovasi dengan mengintegrasikan teknologi baru. Teknologi yang diberi nama Artificial Intellegent (disingkat AI) kabarnya nih mampu mempersingkat proses rekrutmen para jobseeker

Salah satu produk Glints yang telah terintegrasi dengan sistem AI dikenal sebagai TalentHunt dan memiliki fungsi utama yaitu untuk mempermudah HR dalam proses merekrut karyawan agar lebih efisien. 

Melalui Glints TalentHunt (employers.glints.id) perusahaan dapat mengakses sebanyak lebih dari 29.000 profil di database Glints yang telah dikurasi melalui proses screening tim internal Glints. Nantinya semua kandidat yang ada di dalam database Glints terbuka untuk menerima tawaran pekerjaan maupun peluang baru.

Selain perusahaan dapat menyortir manual kandidat yang ada di dalam database, startup ini juga dilengkapi dengan teknologi AI yang dapat membantu perusahaan untuk menyaring secara otomatis kandidat sesuai dengan kriteria dan bidang dicari. 

Baca juga: Ini 5 Hal yang Bikin Generasi Milenial Bertahan Lama di Perusahaan

60 persen waktu dihabiskan tim HR untuk menyortir CV kandidat

Glints
Nah baca nih tips-tips menarik di akun resmi Glints, (Instagram/@glintsid).

Setiap minggunya, AI bakal mengirimkan rekomendasi beberapa nama kandidat yang kiranya sesuai dengan kriteria dan tengah dicari, perusahaan bisa memilih untuk melanjutkan maupun menolak rekomendasinya. 

Rahel Maharani, Product Manager dari Glints mengatakan, sebanyak 60% waktu HR habis digunakan untuk menyortir CV kandidat yang sebenarnya tidak relevan. 

“Waktu yang ada jadi tidak dapat digunakan secara maksimal. Di sini, teknologi seperti AI dapat digunakan untuk mengurangi waktu yang terbuang sia-sia dan membantu perusahaan untuk mengambil keputusan dengan lebih cepat dan baik,” ujar Rahel di Jakarta.

Selain itu, dengan diperolehnya akses ke database kandidat, perusahaan juga dapat secara aktif mencari kandidat yang dirasa sesuai dengan kriterianya dengan menekan tombol “connect”, kemudian AI akan secara otomatis mengirimkan notifikasi kepada kandidat dan konsultan Glints, untuk dibantu mengatur jadwal interviewnya. 

Baca juga: Kemampuan yang Dibutuhkan Saat Mencari Lowongan Kerja di Industri 4.0

Dengan teknologi AL ini, Glints mampu mempekerjakan posisi kosong di perusahaan hanya 14 hari lho!

Glints
60 persen waktu HRD habiskan buat menyortir CV pelamar, (Ilustrasi/Shutterstock).

Perlu diketahui, rata-rata perusahaan dapat mempekerjakan kandidat dan mengisi posisi kosong dalam waktu selama 40-50 hari, biaya yang dikeluarkan pun besar. Namun sebaliknya, dengan bantuan sourcing dari AI, rata-rata waktu perusahaan untuk dapat mempekerjakan kandidat hanyalah 14 hari. 

Sebagai informasi, sejak diluncurkan pada tahun 2015, Glints merupakan platform rekrutmen dan pengembangan karir full-stack pertama yang menggunakan teknologi dan berbasis di Asia Tenggara. 

Glints menggunakan pendekatan full-stack untuk menyelesaikan permasalahan rekrutmen dengan membuat rekrutmen tradisional menjadi lebih efisien dengan teknologi. 

Dengan menggabungkan skill dari rekruters yang berpengalaman dan efisiensi dari teknologi. Glints membuat beberapa proses perekrutan seperti penyaringan kandidat hingga follow-up menjadi otomatis.

Sudah ada lebih dari 700.000 profesional muda dan lebih dari 20.000 perusahaan yang tersebar di Asia Tenggara. Beberapa perusahaan yang sudah bergabung Glints termasuk, AIA, FWD Insurance dan UOB Bank. (Editor: Mahardian Prawira Bhisma)

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →