Hampir Kedaluwarsa, 4 Mata Uang Ini Malah Laku Dijual Mahal Lho

Bank Indonesia (BI) dalam waktu dekat ini bakal menarik mata uang yang kedaluwarsa. Uang bisa kedaluwarsa juga, ya? Tentu aja bisa. Soalnya dengan bermunculannya uang baru, perlahan-lahan uang lama bakal gak terpakai lagi.

Selain itu, masa edar uang yang bakal kedaluwarsa juga udah lama banget. Ditambah lagi teknologi pengaman pada uang lama udah jadul alias ketinggalan zaman. Beda banget sama uang baru yang punya pengaman yang lebih canggih.

BI sebagai penanggung jawab atas beredarnya mata uang mengimbau masyarakat buat menukarkan uang lama ke kantor BI terdekat paling lambat akhir Desember 2018. Mata uang yang bakal kedaluwarsa di antaranya yang terbit tahun 1998 dan 1999.

Setelah masa penukaran selesai, uang lama tersebut otomatis gak berlaku lagi. Itu berarti kamu sama sekali gak bisa bertransaksi pakai uang lama.

Misalnya aja kamu masih simpan uang Rp 50 ribu yang lama. Kalau udah gak berlaku, itu berarti kamu udah kehilangan Rp 50 ribu. Rugi, kan?

Uniknya nih, ternyata ada aja yang bukan menukarkan malah menyimpan mata uang lama. Usut punya usut, ternyata uang-uang lama yang dicetak tahun 1998-1999 tersebut dianggap bakal menarik minat kolektor uang kuno buat membayar mahal di masa depan.

Penasaran apa aja mata uang Rupiah yang mestinya ditukarkan, tapi malah berpotensi dijual mahal? Yuk cari tahu lewat ulasan berikut ini.

1. Rp 100 ribu plastik – Rp 165 ribu sampai Rp 950 ribu

Mata uang
Rp 100 ribu plastik Sukarno-Hatta (uangindo)

Siapa sangka pecahan uang Rp 100 ribu ini dijual mahal? Di beberapa ecommerce, mata uang ini dijual dari harga Rp 165 ribu sampai Rp 950 ribu per lembarnya.

Mata uang ini terbilang unik sebab bahan dasarnya menggunakan polyester (plastik). Dicetaknya pun juga bukan di Indonesia, melainkan di Australia.

Uang Rp 100 ribu ini punya usia yang lumayan panjang. Masa berlakunya baru berakhir 30 Desember 2013 lalu.

2. Rp 50 ribu W.R. Supratman – Rp 55 ribu sampai Rp 500 ribu

Mata uang
Ada teks lagu Indonesia Raya (tribunnews)

Uang Rp 50 ribu bergambar W.R. Supratman dijual dengan harga yang cukup variatif. Dimulai dari Rp 55 ribu sampai Rp 500 ribu.

Ini tergantung dari kondisi uang itu sendiri. Makin bagus kondisinya, makin mahal harganya.

Uang Rp 50 ribu ini terbit tahun 1999 buat menggantikan uang Rp 50 ribu sebelumnya yang bergambar Soeharto. Saat itu bertepatan dengan peralihan pemerintahan dari Orde Baru ke Reformasi. Imbasnya, mata uang bergambar Soeharto ditarik dari peredaran.

Kembali lagi, uang Rp 50 ribu ini punya keunikan tersendiri. Sebab memuat teks lagu Indonesia Raya tepat di sebelah tanda tangan Dewan Gubernur BI yang dicetak dengan huruf kecil banget. Bisa jadi uang ini ke depannya makin mahal karena keunikannya tersebut.

3. Rp 20 ribu Ki Hajar Dewantara – Rp 28 ribu sampai Rp 900 ribu

mata uang
Uang Rp 20 ribu bergambar Ki Hajar Dewantara (pikiran-rakyat)

Sama seperti mata uang Rp 50 ribu, uang Rp 20 ribu bergambar Ki Hajar Dewantara ini juga punya harga yang variatif. Uang yang dicetak tahun 1998 ini dijual mulai dari Rp 28 ribu sampai Rp 900 ribu.

Uang Rp 20 ribu ini juga unik. Di sebelah gambar Ki Hajar Dewantara rupanya ada sosok patung Ganesha. Patung Ganesha adalah lambang pengetahuan yang mencerdaskan, sama seperti jasa Ki Hajar Dewantara dalam dunia pendidikan.

4. Rp 10 ribu Cut Nyak Dien – Rp 17 ribu sampai Rp 200 ribu

mata uang
Uang Rp 10 ribu Cut Nyak Dien (bukalapak)

Mata uang pecahan Rp 10 ribu ini dijual dari harga Rp 17 ribu sampai Rp 200 ribu. Udah umum kalau uang Rupiah yang beredar menampilkan sosok pahlawan.

Nah, pada uang Rp 10 ribu ini, gambar pahlawan yang ditampilkan adalah Cut Nyak Dien. Sosok yang satu ini dikenal sebagai pahlawan perempuan gagah berani dari Aceh. Bersama Teuku Umar, ia bertempur di hutan belantara melawan tentara Belanda.

Itu tadi empat mata uang yang bakal kedaluwarsa tapi malah dijual mahal. Mumpung batas akhir penukaran masih lama, gak ada salahnya meraup untung dari uang tersebut.

Kamu bisa mencoba peruntungan dengan menjual uang itu secara online. Siapa tahu kan ada yang minat.

Asal tahu aja nih, selain dicari-cari kolektor seni, ternyata mata uang lama juga dicari pasangan yang bakal nikah. Ternyata mata uang lama ini berguna sebagai mahar pernikahan yang unik.

Tuh kan, gimana gak untung coba?

Moga-moga informasi soal mata uang di atas bermanfaat ya. Selamat mencari untung!

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →