Bekerja Empat Hari Dalam Seminggu Terbukti Lebih Menguntungkan Perusahaan!

Hari Kerja

Perusahaan Microsoft Jepang baru saja memberlakukan masa hari kerja menjadi empat hari dalam seminggu. Hal ini tentu sangat bertentangan dengan hari-hari kerja pada umumnya yaitu lima-enam hari seminggu. 

Beberapa perusahaan besar menilai ide tersebut justru memberikan dampak buruk bagi perusahaan, misalnya mengalami penurunan pendapatan. 

Tapi, Microsoft Jepang baru saja mematahkan keraguan tersebut. Mereka berhasil membuktikan kalau bekerja selama empat hari malah memberikan keuntungan untuk perusahaan. 

Proyek yang diberi nama Work-Life Choice Challenge Summer 2019 itu dilakukan Microsoft dari bulan Agustus lalu. Sebanyak 2.300 karyawan diberikan jatah libur setiap hari Jumat, tanpa pengurangan gaji. 

Selama program itu dijalankan, banyak kemajuan yang diperoleh oleh perusahaan, seperti efisiensi waktu meeting, karyawan yang lebih bahagia, dan produktivitas perusahaan meningkat hingga 40 persen. 

Bahkan kabar terbarunya, Microsoft Jepang juga bakal memberikan upah liburan buat karyawannya masing-masing sebesar 100.000 yen atau Rp 12,9 jutaan. 

Dikutip dari Talent Economy, percobaan empat hari kerja dalam seminggu sudah pernah dilakukan di Amerika Serikat sejak tahun 1890an. Dari pengalaman itu, ternyata ditemukan sejumlah keuntungan-keuntungan yang bakal didapat perusahaan yang menerapkannya. 

1. Produktivitas karyawan meningkat 

Hari Kerja
Produktivitas karyawan meningkat (Shutterstock).

Stanford University pernah melakukan penelitian terkait dengan produktivitas kerja. Hasilnya, mereka menemukan bahwa karyawan yang bekerja terlalu keras dan berlebih justru produktivitasnya bakalan menurun, sementara karyawan yang waktu kerjanya lebih sedikit produktivitasnya semakin meningkat. 

Hal inilah yang kemudian berhasil dibuktikan oleh Microsoft Jepang, ketika menetapkan empat hari kerja dalam seminggu, produktivitas mereka meningkat 40 persen. 

2. Kualitas hidup karyawannya meningkat 

Hari Kerja
Kualitas hidup karyawan meningkat (Shutterstock).

Empat hari kerja seminggu terbukti membuat karyawannya lebih bahagia dan sehat. Karena banyak contoh mereka yang bekerja secara berlebihan, cenderung mengalami stres. 

Nah karyawan yang mengalami stres, sangat berisiko mengalami berbagai macam penyakit berbahaya, seperti jantung dan darah tinggi. 

Bekerja dengan waktu yang lebih sedikit memungkinkan karyawan memiliki waktu lebih untuk kumpul bersama keluarga, atau teman-teman. Hal inilah yang kemudian menjadi salah satu cara untuk menciptakan keseimbangan kerja dan kehidupan pribadi. 

3. Berkontribusi terhadap perbaikan kualitas udara

Hari Kerja
Landscape Singapura dengan kualitas udara yang baik (Shutterstock).

Selain buat karyawan dan perusahaan, menerapkan empat hari kerja seminggu juga memberikan keuntungan secara ekologis. Negara-negara dengan jam kerja yang lebih sedikit, jejak karbonnya lebih kecil. 

Mengurangi waktu jam kerja, berarti mengurangi intensitas berkendara karyawan. Kita sama-sama tahu kalau asap kendaraan adalah salah satu penyumbang terbesar polusi udara. 

Bayangkan saja, kalau kerja seminggu empat hari, misal sampai Kamis, maka di hari Jumatnya, kamu gak bakalan menemukan hiruk pikuk kemacetan seperti hari biasanya. Kualitas udara otomatis bakal bagus! 

Agen Asuransi Mitra Lifepal
Agen Asuransi Mitra Lifepal

Itulah tiga keuntungan bila menerapkan empat hari kerja dalam seminggu. Mungkin kalau diterapkan di Indonesia, ini bisa memberikan keuntungan yang berlebih bagi perekonomian dan lingkungan! (Editor: Winda Destiana Putri).

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →