Sukses dengan Tempat Wisata, Mantan Dirut Pos Indonesia Berencana Bangun Hotel Murah

I Ketut Mardjana

I Ketut Mardjana

Setelah gak lagi menjabat sebagai Direktur PT Pos Indonesia, I Ketut Mardjana, turun ke dunia bisnis dan membesarkan tempat wisata di Kintamani, Toya Devasya Natural Hot Spring. Gak cuma berhenti di situ aja, ia juga berencana membangun hotel murah di kawasan tempat wisata miliknya. 

Tempat wisata yang terletak di kaki Gunung Batur, Bangli, ini memang sudah menjadi incaran wisatawan. Mereka menyajikan pemandian air hangat dengan sembilan kolam renang. 

Gak hanya kolam renang dengan olympic size, mereka juga memiliki waterboom yang dilengkapi dengan air hangat lho. Selain itu, mereka juga memiliki hikers camp buat yang ingin merasakan sensasi glamping dengan pemandangan indah berupa pegunungan di Pulau Dewata. 

Hikers Camp sendiri terdapat dua tipe, ada yang eksekutif diperuntukan dua orang dan superior mampu menampung empat orang. Semua camp tersebut dilengkapi dengan lounge, spring bed, dan fasilitas lainnya. Harganya mulai dari Rp 850 ribu hingga Rp 1 jutaan semalam.

Sejatinya, dengan menginap di sini kamu bisa menikmati seluruh fasilitas yang luar biasa. Mulai dari sarapan gratis, waterboom, bon fire (red: api unggun), dan lainnya. Di tahun 2021, Ketut berniat membangun sebuah hotel di sana. Seperti apa hotelnya? Yuk cari tahu di bawah sini.

Baca juga: Dulunya Anak Petani Miskin, Mantan Dirut PT Pos Indonesia Dirikan Tempat Wisata di Bali

I Ketut Mardjana berencana membangun hotel murah

I Ketut Mardjana
Sukses dengan tempat wisatanya, mantan Dirut PT Pos Indonesia berencana membangun hotel murah, (Aulia Akbar/MoneySmart).

“Yang pasti ini hotel ini adalah hotel bujet, kamarnya kurang lebih sekitar 50 hingga 60. Mengapa hotel bujet? Kita gak boleh greedy (serahkah dalam urusan cuan), kita sudah punya vila di sana,” ujar I Ketut Mardjana saat ditemui wartawan belum lama ini. 

Bicara soal penginapan, Toya Devasya menyediakan vila yang sangat nyaman. Semuanya memiliki private pool di dalamnya! Tapi berapa ya harganya?

“Kita punya vila tipe deluxe yang harganya Rp 2 juta per malam. Lalu ada vila honeymoon Rp 2,5 juta, dan family seharga Rp 3,5 juta. Semuanya dilengkapi dengan fasilitas private pool hot spring yang nyaman,” jelasnya. 

Luas kamar di setiap vila Toya Devasya juga cukup luas kok. Kurang lebih satu villa 200 meter.

So, berhubung vilanya saja sudah mewah, Ketut berencana untuk mendirikan salah satu alternatif penginapan lagi yang lebih murah. Tapi kalau dibilang “murah,” kata murah itu kan relatif ya. Kira-kira berapa rupiah ya? 

Baca juga:

Tarifnya Rp 750 ribu hingga Rp 900 ribuan

I Ketut Mardjana
Nantinya hotel murah ini dibanderol kisaran Rp 700 ribuan, (Aulia Akbar/MoneySmart).

“Sebisa mungkin tarifnya murah sekali, yaitu berkisar antara Rp 750 hingga Rp 900 ribuan per malam,” terangnya. 

Dengan harga sebesar itu, tamu hotel juga “bebas” menikmati akses dan fasilitas di Toya Devasya. Mulai dari kolam renang, bonfire hingga barbekyu.

“Itu relatif murah lho, dengan bayar sebesar ini, sudah bisa barbekyu, bonfire, main di kolam renang, dan sarapan gratis. Coba kalau dihitung-hitung, tarif barbekyu dan lain-lain pasti lebih dari Rp 700 ribuan, ibarat nginap gratis saja kan?” tandasnya.

Itulah sekilas bocoran mengenai proyek I Ketut Mardjana di tahun 2021. Selain membangun hotel, ia juga memiliki rencana mempersiapkan diri jika investasi masuk ke perusahaannya lho.

Ketut gak menampik bahwa dirinya ingin membuat bisnisnya melantai di bursa saham. Namun hal itu mungkin baru akan dia lakukan di tahun 2021 atau 2022, kita tunggu saja. (Editor: Mahardian Prawira Bhisma)