Pengertian Investasi Syariah dan Jenisnya [Sesuai Fatwa MUI]

investasi syariah

Investasi syariah adalah investasi yang hanya dapat dilakukan di instrumen keuangan yang sesuai dengan syariat Islam. Mana investasi yang berdasarkan syariat Islam dan mana yang bukan ditentukan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI menjadi prinsip hukum syariah di pasar modal. Dengan berpedoman pada prinsip hukum syariah, Otoritas Jasa Keuangan (MUI) menerbitkan peraturan terkait investasi syariah beserta instrumen-instrumennya.

Dalam ulasan investasi kali ini, Lifepal mau ajak kamu nih buat mengenal lebih dekat investasi syariah. Seperti apa ulasannya? Yuk, disimak.

Hukum investasi syariah berdasarkan Fatwa MUI

DSN MUI dan pedoman investasi syariah
Sumber: Galeri DSN MUI

Sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar, Majelis Ulama Indonesia (MUI) berperan dalam memberi pedoman agar umat Islam melakukan aktivitas ekonomi (mu’amalah) dengan memerhatikan etika dan hukum ekonomi Syariah.

Terkait investasi yang ada hubungannya dengan pasar modal, Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI sejauh ini telah mengeluarkan 14 fatwa sebagai hukum investasi syariah.

Berikut ini daftar fatwa DSN MUI yang menjadi prinsip hukum investasi syariah di Indonesia.

  • Fatwa No. 20/DSN-MUI/IX/2001 tentang Pedoman Pelaksanaan Investasi Untuk Reksadana Syariah
  • Fatwa No. 32/DSN-MUI/IX/2002 tentang Obligasi Syariah
  • Fatwa No. 33/DSN-MUI/IX/2002 tentang Obligasi Syariah Mudharabah
  • Fatwa No. 40/DSN-MUI/X/2003 tentang Pasar Modal dan Pedoman Umum Penerapan Prinsip Syariah di Bidang Pasar Modal
  • Fatwa No. 41/DSN-MUI/III/2004 tentang Obligasi Syariah Ijarah
  • Fatwa No. 59/DSN-MUI/V/2007 tentang Obligasi Syariah Mudharabah Konversi
  • Fatwa No. 65/DSN-MUI/III/2008 tentang Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) Syariah
  • Fatwa No. 66/DSN-MUI/III/2008 tentang Waran Syariah
  • Fatwa No. 69/DSN-MUI/VI/2008 tentang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN)
  • Fatwa No. 70/DSN-MUI/VI/2008 tentang Metode Penerbitan SBSN
  • Fatwa No. 71/DSN-MUI/VI/2008 tentang Sale and Lease Back
  • Fatwa No. 72/DSN-MUI/VI/2008 tentang SBSN Ijarah Sale and Lease Back
  • Fatwa No. 76/DSN-MUI/VI/2010 tentang SBSN Ijarah Asset To Be Leased
  • Fatwa No. 80/DSN-MUI/III/2011 tentang Penerapan Prinsip Syariah dalam Mekanisme Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas di Pasar Reguler Bursa Efek.

Sejarahnya nih pasar modal syariah mulai ada di Indonesia sejak munculnya reksa dana syariah pertama kalinya pada tahun 1997. Mulai dari saat itu, Jakarta Islamic Index (JII) diperkenalkan sebagai indeks saham syariah pertama.

Sejumlah fatwa pun diterbitkan agar umat Islam merasakan manfaat investasi syariah, yaitu:

  • Bebas riba.
  • Tidak mengandung unsur gharar dan maysir.
  • Kepastian karena akad.

Jenis-jenis investasi syariah yang sesuai Fatwa MUI

sukuk negara ritel sebagai jenis investasi syariah

Jenis-jenis investasi syariah yang ada di Indonesia dilakukan berdasarkan akad ijarah, istishna, kafalah, mudharabah, musyarakah, dan wakalah. Berikut ini daftarnya.

  • Reksa dana syariah
  • Saham syariah
  • Sukuk Negara Ritel
  • Investasi emas syariah

1. Reksa dana syariah

Reksa dana berlabel syariah ini jumlahnya sudah banyak dan jenisnya pun bervariasi, mulai dari pasar uang, pendapatan tetap, campuran, hingga saham. Komplit kan, semuanya ada dan tinggal dipilih sesuai risiko dan bujet.

Fitur utama yang ada di reksa dana syariah tapi gak ada di reksa dana konvensional adalah fitur cleansing, atau proses pembersihan reksa dana dari “pendapatan” yang gak sesuai dengan prinsip syariah. Nantinya pendapatan itu bakal dimanfaatkan buat tujuan amal.

Apa aja pendapatan yang dimaksud? Pertama adalah dana yang mengendap di bank kustodian, yang diakibatkan karena manajer investasi terlambat menginvestasikan dana tersebut.

Asal kamu tahu, belum ada bank kustodian reksa dana yang berasal dari bank syariah. Dana yang mengendap tentunya bakal dapat bunga dari bank, sementara itu bank syariah kan gak mengenal prinsip “bunga” kan? Itulah sebabnya mengapa mekanisme cleansing ini diberlakukan.

2. Saham syariah

Bukan cuma reksa dana doang yang ada syariahnya, saham pun ada. Investasi syariah yang satu ini diminati banyak orang juga lho.

Sejak 1 Desember 2018, ada 407 saham yang masuk dalam daftar efek Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI). Wuih banyak juga ya.

Lantas saham seperti apa sih yang dinyatakan sebagai syariah? Tentu saja, saham dari perusahaan yang bisnisnya memang gak melanggar syariat Islam.

Saham bank konvensional, rokok, miras, atau perhotelan jelas gak bisa dimasukkan ke dalam syariah ya.

Harga saham-saham syariah juga gak semuanya mahal. Ada yang cuma Rp 60-an perak per lembar.

3. Sukuk Negara Ritel

Pastinya, ini bisa jadi salah satu investasi syariah yang paling aman. Mengapa demikian? Karena ini adalah surat utang negara, udah pasti aman dong karena dijamin negara.

Pemesanan sukuk ini sendiri bisa dilakukan di bank-bank syariah yang ada di Indonesia. Akad yang digunakan untuk pemesanan surat utang ini adalah akad ijarah.

Intinya, cuma warga negara Indonesia saja yang bisa memesan sukuk. Minimum pembeliannya juga ditentukan pemerintah, namun pastinya minimal Rp 1 juta.

Investasi ini dinyatakan aman lantaran negara sendiri yang menjamin. Imbal hasilnya kurang lebih sekitar 7 hingga 8 persenan.

4. Investasi emas syariah

Nah, emas juga salah satu investasi syariah lho. Beberapa bank syariah bahkan menawarkan produk cicil emas yang bisa kamu coba.

Harga 1 gram emas juga belum mencapai Rp 1 juta bukan? Masih Rp 600 ribuan. Kalau mau lebih murah lagi kamu bisa mencoba metode nabung emas. Investasi yang satu ini juga sangat minim risiko serta aman untuk jangka panjang.

Itu tadi pengertian investasi syariah yang sesuai fatwa MUI dan jenis-jenisnya. Nah, berinvestasi belum lengkap rasanya kalau belum memiliki proteksi. 

Investasi itu belum cukup buat melindungi nilai dari uang atau kekayaanmu. Risiko-risiko yang bisa aja terjadi dapat membuat keuanganmu terganggu hingga tekor.

Itulah kenapa sangat dianjurkan buat memiliki proteksi dari asuransi kesehatan dan asuransi jiwa. Mumpung lagi ada penawaran menarik, segera dapatkan asuransi dengan premi terjangkau di lifepal.co.id.