Jadi Korban Kecelakaan Bisa Makin Tekor Jika Kamu Melakukan 4 Hal Ini

korban kecelakaan

“Bang, lampu merah jangan diterobos dong! Saya gak mau tahu ya, abang mesti ganti rugi. Ini penyok bemper depan mobil saya,” ujar Michael yang marah-marah di jalan, karena mobilnya baru saja ditabrak oleh sopir angkot yang menerobos lampu merah.

“Waduh, gimana ya bos. Saya juga gak mampu bayar ganti rugi ini. Maafin ya,” ujar sopir angkot tersebut.

“Lah, maaf? Enak aja. Pokoknya bayar!” Balas Michael sambil mendorong sang sopir angkot.

Gak lama kemudian, mereka mendengar bunyi klakson beruntun. Dan teriakan, “Woi, minggir! Bikin macet aja! Kalau mau ribut jangan di sini!

Jadi korban tabrakan tentu merupakan musibah yang bisa dialami siapa saja. Kamu pun bisa mengalami hal itu karena jalan raya terutama di Jakarta, nuansanya sudah seperti rimba.

[Baca: Nekat Nerobos Busway Kayak Dewi Perssik? Ini 4 Kerugiannya]

Sudah pasti, setiap tabrakan atau kecelakaan bisa menimbulkan kemacetan. Karena TKP kecelakaan bakal dikerumuni warga.
Dan patut diketahui, gak sedikit dari kita yang sering melakukan kesalahan saat kita tertimpa musibah ini. Alhasil, kerugian yang kita alami pun bakal bertambah.

Kendaraan rusak, badan kita sakit-sakit, belum lagi malah disuruh bayar ganti rugi ,dan disorakin warga. Padahal yang salah bukan kita.

Kok bisa ya kita malah kayak jatuh tertimpa tangga saat jadi korban kecelakaan? Ya bisa saja, tentunya kalau kamu melakukan empat kesalahan ini.

1. Ribut di tengah jalan

Korban Kecelakaan
Mending cuma disumpahin, kalau diamuk massa gara-gara bikin macet kan serem. (Worldatlas)

Inilah yang wajib dihindari ketika menjadi korban kecelakaan di jalan. Bila memang kamu mengalami musibah ini namun gak terluka, akan lebih baik untuk melipir dan menyelesaikan masalah ini dengan baik-baik. Ketimbang harus adu argumen yang berujung tarik-tarikan kerah atau dorong-dorongan, hingga akhirnya jadi baku hantam.

Memang sih, kita pasti emosi jika kendaraan kita rusak karena ditabrak. Tapi jika kita ribut di tengah jalan, tentu lalu lintas bakal semakin macet karena kita jadi perhatian banyak pengendara. Bukan hanya disorakin, tapi bisa saja disumpahin.

2. Buru-buru minta maaf

Korban Kecelakaan
Uda telanjur minta maaf eh yang salah bukan kamu. (Brokenheartsanonymous)

Ketika kendaraan kita dihantam oleh kendaraan lain, jangan sampai salah berbicara di tempat kejadian perkara. Terutama mengucap kata maaf yang seringkali spontan keluar dari mulut kita.

Dengan mengucap kata maaf, maka secara gak langsung kita dianggap melakukan kesalahan. Walaupun maksudnya adalah kita mau bersikap sopan terhadap yang menabrak kita.

Tenangkanlah dirimu, dan bicarakan hal ini kepada pelaku. Bisa jadi memang dia yang salah, dan dia rela untuk ganti rugi atas kerusakan kendaraanmu.

3. Kabur dari TKP

Korban Kecelakaan
Coba kalau ternyata mobilmu rusak terus kamu kabur aja, yang rugi kamu sendiri (Cssfirm)

Negosiasi seputar tabrakan atau kecelakaan memang kompleks, melelahkan, dan cukup merepotkan. Hal itu disebabkan karena dua belah pihak gak mau ngalah. Gak sedikit juga yang memilih untuk gak peduli dan jalan terus aja daripada harus debat.

Hal ini pun gak dibenarkan, karena kamu bakal menanggung biaya perbaikan kendaraanmu sendiri. Apa gak rugi tuh? Kalau kerusakannya parah kan biayanya juga gede bukan?

4. Menolak berhubungan dengan pihak berwajib

Korban Kecelakaan
Wong Polisi itu melayani dan mengayomi masyarakat, kenapa mesti dihindari (Merdeka)

Jangan salah lho, laporan dari pihak berwajib seperti Kepolisian tentu bisa memudahkanmu untuk klaim asuransi. Makanya jangan menghindari pihak berwajib dengan alasan “nanti masalahnya jadi panjang.”

[Baca: Awas Salah Pilih, Ini Lho Ciri-Ciri Asuransi Mobil yang Baik]

Selain masalah klaim asuransi, tanpa laporan dari Kepolisian, kamu juga gak bakal bisa menggunakan fasilitas Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BJPS) Kesehatan jika kamu terluka. Sayang kan kalau gak dimanfaatkan?

Pokoknya, jangan pernah lupa bahwa kecelakaan memang bisa menimpa siapapun. Dan dengan menjadi korban kecelakaan, kantongmu juga bisa terkuras habis karena kesalahanmu sendiri.

Itulah mengapa penting sekali buatmu untuk selalu berkendara dengan aman. Selain itu, kamu juga gak bisa bertindak gegabah ketika tertimpa musibah yang satu ini.

[Baca : Ketika Mengalami Kecelakaan, Jangan Panik. Lakukan 4 Hal Ini]

Selalu jaga keselamatan di jalan, dan jangan lupa ya dengan empat kesalahan ini.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →