Jangan Mencak-mencak Dulu Kalau Gak Bisa Refund. Udah Cek Poin-poin Ini Apa Belum?

Kalau Gak Bisa Refund

Pengalaman buruk saat belanja online bisa bikin orang kapok. Misalnya minta refund tapi gak dikasih.

Gak hanya kapok, seseorang bisa saja main tuduh dan sebar berita hoax tentang online shop itu. Padahal, usut punya usut, permintaan refund yang dilakukan ternyata menyalahi prosedur!

Nah lho, udah mencak-mencak dan jelek-jelekkin online shop, eh tahunya yang salah dia sendiri. Bisa-bisa malah dituntut ke muka hukum karena pencemaran nama baik lho.

Makanya, selaku konsumen toko online, kita mesti Titi DJ alias hati-hati, teliti, dan jaga diri dari keinginan beli sesuka hati. Sebelum mencak-mencak gak bisa refund, cek dulu poin-poin berikut ini:

1. Apakah ada kebijakan refund?

Bila belanja di marketplace semacam Tokopedia dan Bukalapak, setiap penjual punya kebijakan refund sendiri. Ada yang membolehkan refund, ada yang gak.

Tugas kita adalah mengecek kebijakan itu sebelum pencet tombol beli. Supaya gak menyesal dan makan hati, sebaiknya cari penjual yang punya kebijakan ini.

kalau gak bisa refund
Penyesalan memang datang di akhir, kalau awal itu pendaftaran. (Di Depan Komputer / pulsk)

Meski si penjual mengklaim sudah mengecek barang sebelum dikirim, tetap saja ada risiko barang gak sesuai dengan permintaan. Paling tidak ada kebijakan refund dengan syarat khusus, misalnya barang diketahui cacat dengan bukti foto saat kemasan dibuka.

2. Periode refund

Bila ada kebijakan refund, cek periode yang ditetapkan. Setiap penjual dan situs e-commerce, seperti Lazada dan Matahari Mall, punya aturan masing-masing.

Jangan sampai minta refund setelah periode terlewati. Makanya, segera buka paket setelah tiba untuk diteliti secara keseluruhan.

Bila ternyata gak sesuai dengan pesanan, bisa langsung diklaim refund saat itu juga. Kalau menunda-nunda, malah menyesal nanti karena udah gak bisa refund.

3. Syarat refund

Syarat refund yang ditentukan juga berbeda antara satu pelapak dan pelapak lainnya. Teliti betul syarat ini agar gak ditolak mentah-mentah.

Misalnya syarat refund adalah barang cacat, sementara kita minta refund karena baju gak muat. Sampai lebaran kuda juga gak bakal dikabulkan.

kalau gak bisa refund
Pakai baju begini hati-hati masuk angin ya guys hehehe (Baju / tribunnews)

4. Refund dalam bentuk apa?

Mencak-mencak karena refund diberikan dalam bentuk kredit buat belanja lagi? Jangan-jangan memang begitu ketentuannya.

Memang seyogianya refund berupa duit cash yang ditransfer ke rekening pembeli. Namun bisa saja dana refund memang sengaja dimasukkan ke dompet virtual agar digunakan untuk belanja lagi di toko yang sama.

5. Apakah dana refund dikembalikan 100 persen?

Ini memang jarang terjadi, tapi bisa saja ada kebijakan refund diberikan kurang dari 100 persen. Yang biasanya ada adalah dana refund gak mencakup ongkos kirim.

Bila kita beli barang Rp 100 ribu termasuk ongkir Rp 10 ribu, refund yang diberikan hanya Rp 90 ribu atau senilai dengan harga barang. Ongkir Rp 10 ribu gak masuk hitungan.

Ini termasuk ongkir yang kita bayar ketika mengembalikan barang. Betul, kita jadi rugi ongkir. Tapi memang begitulah aturannya. Daripada keluar duit lebih besar untuk barang yang gak terpakai kan?

Refund sejatinya adalah hak konsumen. Jadi, ketentuan “barang yang sudah dibeli tidak dapat dikembalikan” itu agak merugikan konsumen, terutama jika transaksi dilakukan online.

kalau gak bisa refund
Duh masbro marah sih marah tapi gak usah mecahin piring gelas dong hehehe (Menghancurkan Barang / bernas )

Sebab, pembeli gak bisa memegang langsung barang tersebut. Berbeda kalau beli di toko fisik.

Bila merasa sudah menjalankan semua ketentuan tapi refund tetap gak diberikan, langsung minta bantuan pengelola marketplace jika transaksinya di sana. Nah, kalau kasusnya lebih serius, bisa minta bantuan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI).

Jangan asal mencak-mencak ya kalau ketemu masalah dalam belanja online. Segala sesuatunya bisa diselesaikan dengan kepala dingin, termasuk jika terpaksa lewat hukum.

 

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: 5 Barang yang Sebaiknya Gak Dibeli Online]

[Baca: Mau Belanja Gadget dan Komputer Lebih Hemat? Cek 5 Situs Ini Aja]

[Baca: Cek Kartu Kredit Supermarket Paling Cocok di Sini]

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →