Janjikan Banyak Untung, Bisnis Jastip Maksimal Bawa Barang Rp 7,25 Juta

jasa titip

Bisnis jasa titip emang sangat menjanjikan banget nih bagi pelaku usahanya. Namun, ada peringatan nih dari bea cukai kalau pelaku bisnis maksimal diperbolehkan bawa belanjaan maksimal Rp 7,25 juta. 

Direktur Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan Heru Pambudi mengungkapkan kalau bisnis ini emang sangat menjanjikan banget. Bahkan gak sedikit para milenial pun ikut terjun ke bisnis ini demi mendapatkan uang tambahan. 

Ya, buat modal sebagai pelaku bisnis jasa titip ini emang cukup besar lho. Apalagi bagi yang melakukan belanja di luar negeri dengan membawa merek-merek mahal atau premium. Heru Pambudi berpendapat asalkan kalau pelaku bisnis jastip ini sesuai dengan koridor. 

Seperti dikutip dari Okezone.com, Rabu, (3/7/2019), pelaku jastip bisa tetap melakukan bisnisnya asalkan sesuai dengan koridor yang udah ditetapkan oleh pemerintah. 

“Jadi, kami (Bea Cukai), tidak melarang bisnis jastip. Tapi bisnis jastip ini sebaiknya dalam koridor yang sudah ditetapkan oleh pihak Bea Cukai,” ujar dia di Jakarta, Rabu (3/7/2019).

Ia berharap para milenial maupun eksekutif muda yang tengah menjalani bisnis ini gak berlebihan alias sesuai dengan porsinya. Bagi para pebisnis yang pengin mendapatkan fasilitas barang penumpang, bea cukai bakal memberi fasilitas nih sesuai dengan ketentuan pemerintah. 

Kisaran US$ 500 atau setara dengan Rp 7,25 juta, para pelaku jastip ini bisa membawa barang dagangan mereka. 

Baca juga: Biasa Dikoleksi Artis! Ini 5 Jenis Barang Mewah yang Diincar Orang buat Investasi

Pelaku bisnis jasa titip diharapkan membawa barang belanjaan senilai Rp 7,25 juta aja!

jasa titip
Pihak bea cukai memperingatkan buat pelaku bisnis jastip usahakan bawa belanjaan cuma Rp 7,25 juta, (Ilustrasi/Shutterstock).

“Kami kerap menemukan seorang penumpang pelaku jastip, yang membawa belasan sepatu berbagai merek dengan ukuran berbeda-beda. Hal ini mengindikasikan bahwa penumpang itu merupakan pelaku jastip,” jelasnya.

“Di mana, yang harusnya diperlakukan Bea Cukai dengan prosedur bisnis melalui penghitungan bea masuk atas barang-barang bawaannya tersebut,” tambahnya.

Ia pun juga berharap banyak nih kepada para pelaku bisnis yang kerap membawa barang pesanan dari konsumen. Pebisnis diharapkan bisa menyampaikan dokumen resmi serta penghitungan biaya bea masuk dan berbagai hal lainnya. 

Hal ini ternyata udah dilakukan bea cukai sejak dua bulan lalu dan udah mampu bikin modus jastip ini perlahan mulai berkurang. 

“Kami berharap agar masyarakat khususnya para pelaku jastip, bisa berlaku fair dengan melakukan prosedur bisnis bagi para pelaku jastip sebagaimana aturan yang berlaku,” tutupnya. 

Ya, bisnis ini emang sangat menjanjikan banget, selain si pelaku bisa jalan-jalan ke negeri orang, mereka juga mendapatkan untung banyak. Hobi jalan-jalan tersalurkan tapi buat situasi keuangan kamu bakal bertambah nih. 

Nah, itu dia sedikit informasi perihal bisnis jasa titip yang mendapatkan peringatan dari orang bea cukai. Semoga bermanfaat ya bagi kamu yang menjalankan bisnis ini! (Editor: Mahardian Prawira Bhisma).

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →