Banyak Kebakaran Hutan, Jumlah Penumpang Pesawat Makin Anjlok

Kebakaran Hutan (Shutterstock)

Banyaknya musibah kebakaran hutan dan lahan yang melanda sebagian wilayah Kalimantan dan Sumatera membuat jumlah penumpang pesawat menurun.

Tercatat, berdasarkand data Badan Pusat Statistik (BPS) selama Agustus 2019 hanya sebanyak 6,7 juta orang, sedangkan pada Juli bisa mencapai 7,1 juta orang.

“Jumlah penumpang angkutan udara domestik yang diberangkatkan pada Agustus 2019 sebanyak 6,7 juta orang. Angka ini turun 5,90 persen dibanding Juli 2019,” kata Kepala BPS Suhariyanto.

Sementara itu, jumlah penumpang tujuan luar negeri (internasional) naik 4,36 persen menjadi 1,7 juta orang. Secara keseluruhan, selama Januari-Agustus 2019 jumlah penumpang domestik mencapai 50,3 juta orang. Jumlah ini turun 20,02 persen, dan jumlah penumpang internasional mencapai 12,2 juta orang atau naik 2,81 persen dibanding periode yang sama tahun 2018.

Penumpang Kapal Laut Menurun

Tak hanya angkutan udara, penumpang angkutan laut juga alami penurunan. Jumlah  penumpang angkutan laut dalam negeri yang diberangkatkan pada Agustus 2019 tercatat  2,0 juta orang atau turun 5,69 persen dibanding Juli 2019.

Jumlah barang yang diangkut naik 3,76 persen menjadi 26,0 juta ton. Selama Januari-Agustus 2019 jumlah penumpang mencapai 15,5 juta orang atau naik 12,84 persen. Dibanding dengan periode yang sama tahun 2018.Demikian juga dengan jumlah barang yang diangkut naik 4,79 persen atau mencapai 194,1juta ton.

Tercatat, selama Januari-Agustus 2019, jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri mencapai 15,5 juta orang atau naik 12,84 persen dibanding periode yang sama tahun 2018.

Peningkatan jumlah penumpang terjadi di Pelabuhan Tanjung Priok 140,23 persen, Belawan 135,50 persen, Balikpapan 62,49 persen, Makassar 56,46 persen, dan Tanjung Perak 21,17 persen.

Penumpang Kereta Api Menurun

Selain itu, jumlah penumpang kereta api yang berangkat pada Agustus 2019 sebanyak 35,2 juta orang atau turun 9,85 persen dibanding Juli 2019. Serupa dengan jumlah penumpang, jumlah barang yang diangkut kereta api mengalami penurunan 0,92 persen menjadi 4,4 juta ton.

Namun demikian, secara kumulatif Januari-Agustus 2019 jumlah penumpang mencapai 283 juta orang atau naik 1,74 persen dibanding periode yang sama tahun 2018. Hal yang sama untuk jumlah barang yang diangkut  kereta api naik 2,91 persen menjadi 33,1juta ton.  

Kenaikan jumlah penumpang terjadi di wilayah Jawa non-Jabodetabek dan Sumatera yaitu naik berturut­ turut 11,93 persen dan 7,67 persen. Sementara jumlah penumpang di wilayah Jabodetabek mengalami penurunan 0,70 persen.

Editor: Ayyi Achmad Hidayah