Miliki Total Kekayaan Hingga Rp 24 Miliar, Gubernur BI Perry Warjiyo Cuma Punya Honda CRV

Baru-baru ini Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo tampil dalam pentas drama ketoprak berjudul “Sultan Agung” pada Jumat (30/8). Dalam pentas drama tersebut, Perry yang tampil sebagai Sultan Agung menyindir bank-bank yang belum turunkan suku bunga kredit.

Seperti yang telah kamu tahu informasinya, Perry Warjiyo dalam kapasitasnya sebagai Gubernur BI belum lama ini telah menurunkan suku bunga acuan. Suku bunga BI 7-Day (Reverse) Repo Rate dari 6,00 persen ke 5,75 persen dan terakhir 5,50 persen.

Besaran suku bunga acuan yang baru tersebut berlaku sejak 22 Agustus 2019. Penurunan suku bunga ini dalam siaran pers sebagai respons atas melemahnya perekonomian global yang bisa berdampak ke perekonomian nasional. Buat mengantisipasi hal tersebut, suku bunga acuan diturunkan supaya perekonomian jangan sampai melambat.

Sayangnya, keputusan Gubernur BI Perry Warjiyo yang menurunkan suku bunga acuan dijalankan setengah-setengah oleh perbankan. Padahal, aturannya nih kalau suku bunga acuan bank sentral berubah, suku bunga perbankan, baik simpanan maupun kredit, ikut berubah.

Namun, fakta yang terjadi adalah baru suku bunga simpanan, yaitu deposito, yang turun. Sementara suku bunga kredit belum ada tanda-tanda penurunan. Bahkan, fakta ironi ketika ada bank yang ternyata diketahui malah menaikkan bunga kredit, yaitu bunga KPR.

Wajar aja Gubernur BI Perry Warjiyo memberi sindiran ketika ada kesempatan waktu bermain drama ketoprak. Lepas dari gak patuhnya bank-bank terhadap keputusan bank sentral, ada kisah menarik nih mengenai Perry Warjiyo? Yuk, disimak.

Berasal dari keluarga petani miskin, Perry Warjiyo kini jadi Gubernur BI dengan kekayaan Rp 24 miliar

Perry Warjiyo
Perry memiliki kekayaan Rp 24 miliar

Ketika menjalani menjalani uji kepatuhan dan kelayakan calon Gubernur BI di Komisi XI DPR RI, Perry Warjiyo berterus terang kalau dirinya berasal dari keluarga petani yang miskin. Apa yang dicapainya saat ini merupakan buah dari kegigihannya mengubah nasib.

Pokoknya, dalam pikirannya saat itu, Perry Warjiyo bakal terus berusaha agar dirinya bisa bersekolah kemudian bekerja. Alhasil, apa yang dicita-citakannya kesampaian. Perry lulus dari Universitas Gadjah Mada tahun 1982. 

Kemudian meraih gelar master of science (Msc) di bidang ekonomi dan moneter internasional dari Iowa State University tahun 1989. Gak cukup sampai di situ, Perry Warjiyo juga meraih gelar PhD di bidang sama dari universitas yang sama.

Karier Perry Warjiyo di Bank Indonesia (BI) dimulai tahun 1984. Saat itu ia bergabung sebagai staf di desk penyelamatan kredit. Kemudian tahun 1992 -1995, kariernya naik menjadi Deputi Kepala Bagian Pinjaman Luar Negeri BI sekaligus staf khusus Gubernur BI. 

Boleh dikatakan karier Perry Warjiyo terbilang kinclong di BI. Pada 1997, ia diangkat menjadi Kepala Bagian Analisis dan Perumusan Kebijakan Moneter BI. Kemudian pada 2000, ia menjadi Deputi Direktur Departemen Riset dan Kebijakan Moneter. Sampai akhirnya pada 2009, ia menjadi direktur eksekutif di departemen tersebut.

Posisi tertinggi yang diraihnya di BI dimulai ketika Perry Warjiyo menduduki jabatan sebagai Deputi Gubernur tahun 2013. Sejak itu ia berpeluang besar menduduki jabatan Gubernur Bank Indonesia yang diembannya dari 2018 -2023.

Karena siapa pun yang menjadi bagian dari penyelenggara negara wajib melaporkan kekayaannya, Gubernur BI Perry Warjiyo pun harus melaksanakan kewajiban tersebut. Dalam LHKPN 2018 yang dilaporkannya, Gubernur BI ini memiliki kekayaan sebesar Rp 24.217.980.528.

Meskipun kekayaan yang dimilikinya tembus puluhan miliar, Perry Warjiyo sepertinya merasa cukup memiliki satu mobil. Penasaran, apa mobil yang dimiliki sang Gubernur BI?

Cuma satu Honda CRV tahun 2018 yang dimiliki Gubernur BI Perry Warjiyo, berapa nilainya?

Perry Warjiyo
CRV (Shutterstock).

Dari LHKPN 2018 yang dilaporkan Gubernur BI Perry Warjiyo, mobil yang dimilikinya cuma Honda CRV tahun 2018. Status mobil yang dimilikinya ini merupakan hasil sendiri. Nilai mobil ini seperti yang dilaporkan dalam LHKPN mencapai Rp 470 juta.

Di situs jual beli mobil bekas, harga Honda CRV tahun 2018 emang masih berada di kisaran Rp 400 jutaan. Sementara keluaran terbarunya tahun 2019 dijual dengan harga Rp 444.500.000 buat All New CR-V 2.0L i-VTEC dan Rp 478.500.000 buat All New CR-V 1.5L Turbo.

Dengan DP sekitar Rp 160 jutaan dan cicilan per bulan selama lima tahun sebesar Rp 8 jutaan, itu berarti besaran gaji yang menjadi syarat pembelian mobil ini minimal Rp 27 jutaan. Itu pun kalau gak ada kredit lain semisal KPR sama sekali lho ya.

Nah, itu tadi informasi mengenai perjalanan karier Gubernur BI Perry Warjiyo, harta kekayaannya, serta mobil yang dimilikinya. Berkat kerja keras seperti yang diakuinya, Perry yang dulunya anak petani miskin sekarang menjadi Gubernur BI. Gimana menurutmu? (Editor: Winda Destiana Putri).

Marketplace Asuransi #1 di Indonesia

Cari Asuransi Terbaik Sesuai Anggaranmu

  • Bandingkan > 100 polis asuransi
  • Konsultasi & bantuan klaim gratis