Keluarga Sehat: Cara Buat Akun, Fitur, dan Indikatornya

keluarga sehat

Keluarga Sehat adalah aplikasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang bertujuan memantau kesehatan masyarakat Indonesia. Saat ini aplikasinya tersedia dalam versi 2.0 untuk mobile Android.

Berdasarkan situs resminya, aplikasi ini digunakan untuk mendukung Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK). Dengan menggunakan aplikasi ini, KemenKes dapat melakukan pendataan keluarga sehat tanpa melalui kunjungan rumah.

Aplikasi ini ditujukan untuk para surveyor dalam mengumpulkan data langsung di lokasi pendataan, baik dalam keadaan terkoneksi internet maupun tidak.

Sebelumnya, Kemenkes telah memiliki fasilitas semacam ini yang dapat diakses melalui alamat www.keluargasehat.kemkes.go.id. Aplikasi ini merupakan pengembangan dari laman Kementerian Kesehatan tersebut.

Selain menerapkan gaya hidup sehat, kamu bisa menjaga kesehatan finansial dengan proteksi kesehatan yang bisa kamu temukan di Lifepal. Proteksi ini menjamin biaya perawatan kesehatan di rumah sakit.

Tertarik tahu lebih lanjut tentang Keluarga Sehat? Yuk simak fitur, cara pembuatan akun, hingga indikator keluarga sehat dalam ulasan ini.

Fitur aplikasi Keluarga Sehat

Lewat aplikasi Keluarga Sehat, Kemenkes menawarkan sembilan fitur yang memberikan berbagai informasi seputar kesehatan.

Fitur-fitur tersebut dibuat berdasarkan 34 provinsi di Indonesia. Berikut fitur yang tersedia pada aplikasi tersebut.

1. Fitur Tahun Aktif

Fitur ini bisa dibilang sebagai fitur manajemen tahun pelaporan data survei untuk seluruh pengguna. Jadi, sebelum aplikasi dapat digunakan akan ditentukan kapan periode aktif untuk penginputan data pada tahun berjalan. Fitur ini dikhususkan bagi Admin Pusat.

2. Fitur Transfer Wilayah Kerja

Fitur untuk memindahkan data keluarga pada suatu wilayah desa/kelurahan di puskesmas awal ke puskesmas tujuan (Khusus Admin Pusat).

3. Fitur Wilayah Kerja

Yakni fitur untuk memetakan desa/kelurahan di suatu wilayah kerja puskesmas dengan cara menginput atau mendaftarkan wilayah kerjanya per desa/kelurahan baik dalam satu wilayah kecamatan maupun lebih (Khusus Admin PKM).

4. Fitur Rukun Warga

Fitur untuk menginput atau mendaftarkan RW dan RT sesuai yang ada pada wilayah kerjanya per desa/kelurahan. Bila terdapat daerah yang tidak memiliki RW maupun RT maka setiap puskesmas harus melakukan inventarisasi daerah tersebut kemudian melakukan penomoran secara mandiri (Khusus Admin PKM).

5. Fitur Sasaran Wilayah

Fitur untuk menentukan jumlah target/sasaran pendataan di suatu wilayah kerja puskesmas berdasarkan jumlah keluarga sasaran pada wilayah kerjanya per desa/kelurahan (Khusus Admin PKM).

6. Fitur Target Surveyor

Fitur untuk menentukan target kinerja surveyor, target ini dimaksudkan untuk meningkatkan kepedulian dan rasa tanggung jawab bagi para surveyor terhadap data keluarga yang menjadi tanggung jawabnya (Khusus Admin PKM).

7. Fitur Monitoring Wilayah

Fitur untuk memantau kinerja capaian dari puskesmas maupun surveyor dengan membandingkan antara target/sasaran yang telah ditetapkan dengan realisasi data keluarga yang telah diinput.

8. Fitur IKS Puskesmas

Fitur untuk melihat Indeks Keluarga Sehat (IKS) berdasarkan wilayah kerja puskesmasnya pada setiap indikator.

9. Fitur Crosstab

Fitur yang dapat digunakan untuk analisis data dengan memanfaatkan raw data yang telah diunduh melalui akun admin pkm untuk diolah secara mandiri dan di upload kembali ke aplikasi untuk di kustomisasi dalam bentuk crosstab analisis data, baik dalam bentuk tabulasi, grafik, dan lain-lain.

Jika kamu ingin mengajukan pertanyaan seputar anggaran, kredit, hingga asuransi, kamu bisa ajukan agar dijawab ahlinya di Tanya Lifepal!

Cara pembuatan akun Keluarga Sehat

Fungsi utama dari aplikasi ini adalah pendataan kesehatan seluruh masyarakat Indonesia. Untuk menggunakan aplikasi ini, ada beberapa tahapan yang dilakukan, dari Dinas Kesehatan (Dinkes)Kabupaten/Kota.

Berikut keterangannya berdasarkan situs resmi Keluarga Sehat:

  1. Dinkes Kab/Kota mengajukan permohonan akses aplikasi Keluarga Sehat pada Kemenkes.
  2. Kemenkes menerima permohonan akses, lalu meng-generate akun Dinkes Provinsi, Dinkes Kab/Kota, dan Admin Puskesmas dan kemudian mengirimkan akun ke Dinkes Provinsi.
  3. Dinkes Provinsi mendistribusikan akun Puskesmas ke Kepala Puskesmas.
  4. Kepala Puskesmas mendistribusikan beban kerja pengumpul data (surveyor).
  5. Admin Puskesmas meng-generate akun Kepala Puskesmas, Supervisor, dan Surveyor selaku petugas yang melakukan pendataan.
  6. Selanjutnya, surveyor melakukan pengumpulan data masyarakat melalui situs www.keluargasehat.kemkes.go.id, atau lewat aplikasi Keluarga Sehat.
  7. Supervisor review ulang data lapangan, dan meneruskan ke Admin Puskesmas untuk review atau edit ulang jika diperlukan.
  8. Kemudian Kepala Puskesmas melakukan review data agregat Puskemas. Begitu pula dengan Dinkes Kab/Kota melakukan review data agregat Kab/Kota, dan Dinkes Provinsi melakukan review data agregat Provinsi.
  9. Kemenkes akan melakukan review data agregat nasional, kemudian mengunduh data dengan format csv.
  10. Pendataan pun selesai dilakukan.

Salah satu layanan yang turut membantu terwujudnya Program Indonesia Sehat adalah BPJS Kesehatan. Lewat layanan kesehatan ini, kamu bisa menjalani perawatan kesehatan dari tingkat Puskesmas hingga rumah sakit.

Apa manfaat dari aplikasi Keluarga Sehat Kemenkes?

Dalam memberikan pelayanan kesehatan baik di Puskesmas hingga rumah sakit, selalu diawali dengan pendataan pasien. Proses yang rinci ini bisa memperlambat penanganan.

Selain itu, sering terjadi kasus pendataan pasien di lebih dari satu lembaga kesehatan. Salah satu penyebabnya adalah pasien yang menjalani perawatan di Puskesmas dan berpindah-pindah.

Karena alasan tersebut, Kemenkes meluncurkan aplikasi Keluarga Sehat. Untuk pendataan, petugas akan melakukan kunjungan ke rumah-rumah warga.

Nantinya, data ini disimpan dalam database Kemenkes. Masyarakat bisa mengaksesnya melalui aplikasi yang dimaksud dan mengunduhnya di PlayStore.

Manfaat Keluarga Sehat antara lain:

  • Memudahkan petugas menginput data masyarakat.
  • Kelengkapan data terjamin bagi Kemenkes dan lembaga kesehatan di bawahnya seperti Puskesmas dan RSUD.
  • Peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
  • Proses pendaftaran pasien lebih cepat.
  • Penangan pasien lebih cepat.
  • Lembaga kesehatan semakin mudah mengetahui riwayat kondisi kesehatan pasien.
  • Tindakan medis yang dilakukan petugas kesehatan lebih tepat karena riwayat pasien yang akurat.

12 indikator keluarga sehat versi Kemenkes

Selain aplikasi untuk memantau data pasien tadi, Kemenkes juga menetapkan 12 indikator keluarga sehat.

Penetapan ini turut mendukung penyuksesan Program Indonesia Sehat. Apakah keluarga kamu masuk kategori keluarga sehat Kemenkes?

Simak penjelasan indikator tersebut!

1. Program Keluarga Berencana (KB)

Program KB gak semata-mata membatasi jumlah kelahiran anak lho! Ternyata, tujuan lain dari program KB adalah memastikan setiap anak mendapat ASI cukup dan pola asuh optimal.

Dengan program KB yang memberikan jarak usia antara anak, diharapkan bisa menjadikan anak sehat dan cerdas.

Selain itu, program KB juga dapat menurunkan risiko kematian ibu dan bayi serta mencegah kehamilan yang tidak direncanakan, sehingga dapat menjaga kesejahteraan keluarga.

2. Persalinan di fasilitas kesehatan

Fasilitas kesehatan yang memadai mendukung proses persalinan yang aman dan minim risiko komplikasi kehamilan. Setelah melahirkan, ibu akan memiliki tempat untuk memeriksa kesehatannya dan bayi secara berkala.

Dengan langkah ini, diharapkan kesehatan ibu dan anak terjamin. Tumbuh-kembang anak juga dapat dipantau dengan baik.

Persalinan ini akan lebih terjangkau jika kamu dan keluarga memiliki Kartu Indonesia Sehat yang bisa dicek secara mudah.

3. Imunisasi dasar lengkap bagi bayi

Imunisasi anak sangat penting dilakukan guna mencegah terjadinya penyakit infeksi yang bisa berakibat fatal baginya, seperti polio, campak, dan difteri. Untuk mendapatkan imunisasi wajib, Anda bisa membawa anak ke posyandu, puskesmas, atau rumah sakit.

4. ASI eksklusif

Air susu ibu (ASI) sebagai sumber nutrisi bayi gak diragukan lagi. Selain menjadi makanan utama bayi, ASI turut menjaga imun bayi sehingga terlindungi dari berbagai penyakit.

ASI juga mendukung tumbuh-kembang bayi agar lebih optimal. Bayi yang mengonsumsi ASI secara eksklusif diharapkan menjadi anak sehat dan cerdas. Termasuk balita yang diberikan makanan sehat.

5. Pemantauan pertumbuhan balita

Berat badan bayi perlu ditimbang setiap bulannya, sejak lahir hingga usia 5 tahun. Hal ini penting untuk memastikan pertumbuhan dan perkembangan anak selalu baik, serta mendeteksi secara dini bilamana terdapat gangguan pada pertumbuhannya.

6. Penderita TBC mendapatkan pengobatan sesuai standar

Tuberkulosis (TBC) adalah penyakit menular yang dapat menurunkan kualitas hidup seseorang dan keluarganya. Tuberkulosis yang tidak ditangani dengan benar berisiko menyebabkan kerusakan paru-paru yang parah dan penularan ke orang-orang terdekat.

Jika salah satu anggota keluarga mengalami gejala, maka harus dibawa ke dokter untuk mendapatkan perawatan. Perawatan sedini mungkin bertujuan mengurangi risiko penularan penyakit.

7. Perawatan teratur penderita hipertensi

Hipertensi adalah penyakit kronis yang sering terabaikan karena sering kali tidak memiliki gejala. Dampak hipertensi yang tidak terdeteksi ini bisa fatal, dari stroke hingga serangan jantung.

Menurut Kemenkes, jika salah satu anggota keluarga memiliki hipertensi, maka anggota keluarga lain harus mengingatkan penerapan gaya hidup sehat. Termasuk rutin periksa ke dokter dan meminum obat secara teratur.

8. Penderita gangguan jiwa dirawat dan tidak terlantar

Gangguan jiwa tidak hanya dapat menurunkan kualitas hidup penderitanya secara signifikan, tapi juga keluarganya. Namun, sebenarnya penyakit ini dapat sembuh selama ditangani dengan baik dan sedini mungkin.

Oleh karena itu, bila ada anggota keluarga yang memiliki tanda-tanda gangguan jiwa, seperti perubahan emosi atau perilaku, temani dan bujuk dia untuk segera berobat ke psikiater guna mendapatkan penanganan yang tepat.

9. Anggota keluarga tidak ada yang merokok

Asap rokok mengandung banyak zat beracun bagi tubuh. Itu sebabnya rokok menjadi salah satu penyebab penyakit berbahaya, gak cuma bagi perokok aktif tetapi juga perokok pasif.

Kemenkes menganjurkan anggota keluarga lain membujuk perokok aktif untuk berhenti. Jika gak memungkinkan, arahkan perokok aktif untuk merokok di luar rumah.

10. Keluarga terdaftar sebagai peserta JKN

Lewat program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan BPJS Kesehatan, seluruh anggota keluarga akan mendapatkan layanan kesehatan. Dari tingkat Puskesmas hingga rumah sakit tanpa harus memikirkan biaya perawatan.

Kamu juga bisa melengkapi kebutuhan proteksi keluarga sehat dengan asuransi keluarga yang lebih terjangkau.

11. Akses air bersih

Air bersih adalah salah satu komponen utama menciptakan keluarga sehat. Dengan memiliki air bersih, anggota keluarga terhindar dari penyakit kulit hingga penyakit infeksi lainnya.

Setiap keluarga perlu memastikan memiliki sarana air bersih yang tidak tercemar dari berbagai polutan dan kotoran.

12. Akses penggunaan jamban sehat

Memiliki akses sanitasi layak dan jamban sehat juga termasuk indikator penting dalam mewujudkan keluarga sehat. Untuk itu, setiap anggota keluarga diharuskan selalu buang air besar dan buang air kecil di jamban atau toilet.

Keberadaan jamban dan sanitasi layak memastikan lingkungan tempat tinggal selalu bersih dan tidak berbau. Dengan begitu, keluarga jauh dari risiko penyakit infeksi.

Tanya jawab

Apa itu aplikasi Keluarga Sehat?

Keluarga Sehat adalah aplikasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang bertujuan menyukseskan Program Indonesia Sehat.

Apakah aplikasi Keluarga Sehat bisa digunakan di berbagai provinsi di Indonesia?

Ya betul, aplikasi ini ada di 34 provinsi di Indonesia, dari Aceh sampai Papua.

Apakah manfaat Keluarga Sehat sama seperti BPJS Kesehatan?

Keluarga Sehat dan BPJS Kesehatan adalah program berbeda dari pemerintah. Aplikasi Keluarga Sehat bertujuan untuk menyukseskan program pemerintah yaitu Indonesia Sehat.

Sementara, BPJS Kesehatan adalah layanan perawatan kesehatan bagi masyarakat Indonesia yang diselenggarakan pemerintah. Layanan ini bisa digunakan masyarakat dengan membayar iuran bulanan sesuai kelas yang dipilih.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →