Waspada! Ini Lho 5 Tanda Kamu Bakal Kena PHK

pemutusan hubungan kerja

Pemutusan hubungan kerja (PHK) adalah hal yang biasa di dalam dunia kerja. Ancaman tersebut bisa terjadi pada siapa saja yang memiliki kinerja buruk.

Di-PHK menjadi hal yang paling memalukan bagi kita pekerja. Seolah kita sudah mendapatkan cap sebagai pekerja yang gak becus dalam menjalankan tanggung jawab. Walaupun kenyataannya seperti itu, tapi itulah risikonya. Kalau memang alasannya dipecat karena kinerjamu, ya mau gimana lagi, kita harus menerimanya sebagai sebuah konsekuensi.

Ada juga yang dipecat karena melanggar aturan perusahaan apalagi melanggar hukum. Nah kalau yang ini sepertinya sudah tidak bisa ditolerir lagi deh. Kamu tinggal menunggu saja untuk ditendang dari perusahaan.

Pemerintah melalui kemenaker telah membuat peraturan pemberian pesangon terhadap kamu-kamu yang berpotensi dipecat. Sekarang sudah ada peraturan yang mengatur tentang pesangon PHK yang tercantum dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan.

Sebenarnya, ancaman pemutusan hubungan kerja itu bisa diprediksi sebelumnya. Bisa dilihat dari sikap bos ke kamu. Kalau ada perubahan secara drastis, ya siap-siap saja. Biar kamu gak bingung, berikut ini tanda-tanda kamu bakalan dipecat seperti dikutip dari CNBC

Baca juga: Cara Membuat CV yang Kekinian dan Profesional Plus Contohnya

1. Tanda-tanda bakal kena pemutusan hubungan kerja yang pertama adalah berkurangnya beban kerja

pemutusan hubungan kerja
Bukannya berubah, kok kerjaan berkurang? (Shutterstock)

Kalau bos kamu jarang memberikan tugas, atau mengurangi beban kerja, jangan buru-buru senang dulu. Memang sih enak tanggung jawab berkurang jadi bisa pulang tepat waktu. Tapi seringkali hal seperti ini adalah salah satu tanda kamu bakal kena pemutusan hubungan kerja alias dipecat.

Kinerjamu dinilai kurang memuaskan sehingga mereka enggan lagi meminta kamu untuk menyelesaikan tugas penting. Karena balik lagi, semua itu demi bisnis, perusahaan juga gak mungkin mau mengorbankan reputasi mereka. Jadi daripada kamu ngerjain hal-hal tersebut, lebih baik perusahaan memberikan ke orang lain.

Baca juga: 8 Tips Wawancara Kerja Ini Bisa Bikin Kamu Diingat Calon Bos Lho!

2. Atasan kamu lebih sering berdiskusi via email atau pesan singkat

pemutusan hubungan kerja
Kok bos lebih senang komunikasi lewat pesan singkat? (Shutterstock)

Tanda-tanda kamu bakal kena pemutusan hubungan kerja berikutnya adalah ketika atasan kamu lebih sering berdiskusi via email atau pesan instan. Padahal selama ini kalau ada persoalan kamu selalu diajak berdiskusi secara langsung. Ini tandanya atasan kamu sedang ingin mengambil jarak hingga kemudian menunggu waktu yang tepat untuk memecatmu.

Tapi, kalau misalnya kalian sedang tidak berada dalam satu lokasi atau misalnya bosmu sedang berada di luar kantor, berkomunikasi dengan pesan singkat sih sah-sah saja. Yang perlu diwaspadai ketika kamu dan bos sama-sama sedang berada di kantor.

Baca juga: 3 Hal yang Bikin Karyawan Betah di Tempat Kerja

3. Rekan kerja bertingkah aneh

pemutusan hubungan kerja
Teman kerja sering kasak-kusuk di belakangmu? (Shutterstock)

Dalam dunia kerja, gosip-gosip juga sering terjadi. Berbagai informasi rahasia pun bisa saja terungkap di lingkungan perusahaan. Termasuk salah satunya informasi tentang gosip pemutusan hubungan kerja. Nah kalau kamu merasa rekan kerjamu sering bisik-bisik di belakangmu saat istirahat, bertingkah aneh saat kamu ada di sekitar mereka. Kamu patut waspada kalau kamu bakalan dipecat.

Tapi, tanda-tanda yang ini gak bisa diprediksi secara tepat. Bisa saja mereka bertingkah aneh karena ada yang salah dari penampilanmu. Bisa juga mereka memiliki masalah yang personal dengan kamu.

4. Diberikan tugas yang sangat sulit

pemutusan hubungan kerja
Dikasih tugas yang sulit? (Shutterstock)

Gak semua bos memiliki alasan yang kuat untuk melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap karyawannya. Bahkan ketika kinerjamu sudah buruk sekali. Tapi ada atasan yang memiliki cara paling ampuh untuk memecat karyawan tanpa perlu merasa berdosa. Salah satunya adalah memberikan tugas yang sulit.

Ketika kamu diberikan tugas yang sulit dan dalam waktu yang sangat singkat, bisa jadi ini adalah salah satu tanda kamu bakal dipecat. Atasanmu tahu kalau kamu gak bakal bisa menyelesaikan tugas itu, dan kesalahanmu ini yang akan dijadikannya sebagai alasan untuk melakukan pemecatan.

5. Performance review milikmu selalu mendapatkan hasil buruk

pemutusan hubungan kerja
Penilaian kenapa selalu buruk ya? (Shutterstock)

Setiap tahun atau bahkan setiap bulannya kamu pasti akan mendapatkan performance review. Hal ini diberikan untuk menilai bagaimana kinerjamu selama ini. Kalau hasilnya memuaskan, kamu sepatutnya berbangga diri, tapi kalau hasilnya selalu buruk, waspadalah.

Kalau sesekali mungkin perusahaan masih bisa memaklumi dan kamu diberikan kesempatan untuk segera memperbaiki. Tapi, kalau terus-terusan, perusahaan pasti langsung mempertimbangkan apakah kamu layak untuk dipertahankan atau tidak.

Apa yang harus kamu lakukan?

pemutusan hubungan kerja
Bingung harus bagaimana? (Shutterstock)

Itu tadi 5 pertanda kalau kamu bakal kena pemutusan hubungan kerja. Tapi, bukan berarti itu adalah akhir dari kariermu. Ada banyak hal yang bisa dilakukan ketika mendapati tanda-tanda tersebut.

Segera perbaiki kinerjamu

Meskipun kamu merasa bakalan dipecat, bukan berarti malah semakin malas-malasan. Cobalah perbaiki kinerjamu selagi masih ada kesempatan. Pahami di mana letak kekuranganmu selama ini dan segera perbaiki. Beruntung kalau bosmu berubah pikiran dan kamu gak jadi dipecat deh.

Perbaiki dan bangun jaringan pertemanan maupun profesionalitas

Misalnya kamu merasa kariermu di perusahaan ini akan berakhir, cobalah membangun hubungan profesional yang intim dengan rekan kerja, atau teman lamamu. Siapa tahu saja itu bisa membuka jalan buat kamu untuk mendapatkan pekerjaan baru usai kena pemutusan hubungan kerja.

Segera cari lowongan

Sudah 100 persen yakin kamu bakal dipecat? Segera cari lowongan kerja. Gak usah tunggu lama-lama lagi, apalagi nunggu benar-benar dipecat. Kalau bisa sih sudah mendapatkan pekerjaan baru sebelum kena pemutusan hubungan kerja. (Editor: Ruben Setiawan)

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →