Kerja Dapat Gaji Besar Bukan Angan dengan Lakukan 5 Tips Ini [hingga Dua Digit]

Mendapatkan gaji ke 13 besar adalah impian semua orang (Shutterstock).

Kerja dengan gaji besar, kenapa gak? Banyak perusahaan kok yang mau membayar tinggi, tapi gak sembarang karyawan bisa mendapatkannya. Buat memperoleh bayaran tinggi, ada beberapa tips yang perlu dilakukan.

Gaji besar menjadi salah satu pencapaian yang diidam-idamkan mereka yang bekerja. Gak semata karena tuntutan gaya hidup ataupun rakus terhadap uang, tapi biaya hidup lah yang menuntut penghasilan harus lebih dari cukup.

Lifepal sebelumnya mengulas 5 Cara Hidup Hemat di Tengah Mahalnya Biaya Kos Jakarta [Irit hingga Rp 5 Jutaan]. Ulasan tersebut mengungkap betapa tingginya biaya hidup di Jakarta yang mencapai Rp 13,5 juta per bulan (nilai konsumsi hasil survei BPS 2018). 

Sungguh nilai yang fantastis ya!

Fakta lain yang gak kalah mengejutkan adalah di tengah sulitnya generasi milenial beli rumah karena harganya di luar akal sehat, biaya kos di Jakarta ternyata juga ikut-ikutan gak masuk di akal.

Asal tahu aja nih, rata-rata biaya kos yang dekat Central Business District (CBD) per bulannya tembus Rp 2,5 juta. Gimana gak masuk di akal? 

Gaji rata-rata pekerja kantoran (white collar) itu Rp 6.478.800 tiap bulannya menurut data BPS 2019. Terus, gimana caranya punya banyak tabungan kalau sebagian besar habis buat sewa tempat tinggal?

Itulah kenapa perlu adanya gebrakan supaya bekerja itu gak diartikan sebagai aktivitas buang umur tanpa memiliki aset.

Ini 5 tips dapat gaji besar di kota

Pekerja kantoran sedang menyebrang (Shutterstock).
Pekerja kantoran sedang menyebrang (Shutterstock).

Biaya hidup menjadi persoalan krusial, apalagi kalau biayanya udah sedemikian tingginya. Bisa aja sih meminimalkan biaya hidup, tapi menekannya begitu keras bakal membuatmu tersiksa dan kurang bahagia.

Itu aja baru bicara biaya hidup, belum lagi mewujudkan tujuan-tujuan keuangan, seperti tambah dana darurat, memiliki asuransi, investasi, menabung buat uang muka rumah, mengirim orang tua umroh, hingga menyiapkan dana pendidikan buat anak-anak.

Pastinya kamu berharap semuanya bisa diwujudkan dari gaji yang kamu terima. Namun, apa daya besaran gaji ternyata belum mencukupi. Berikut ini adalah tips-tips yang bisa kamu terapkan agar mendapat gaji besar.

1. Gak ada kata terlambat, saatnya “bakar duit” buat upgrade diri

Cukup banyak dari mereka yang berusia 30 tahunan terkejut begitu mengetahui fakta kalau rekan-rekan kerja mereka yang usianya masih sangat muda bisa memperoleh gaji besar.

Mengetahui kenyataan tersebut membuat mereka pesimis dapat melampaui pencapaian junior-junior mereka. Sebab dari segi kemampuan, junior-junior mereka punya keahlian spesial yang bikin mereka dibayar lebih.

Terus, dengan menyadari kenyataan tersebut, apakah yang bisa dilakukan hanyalah berdiam diri? Tentu aja tidak. Kamu pertama-tama harus menanamkan mindset, “Kalau mereka bisa, kenapa gue gak?”

Sekarang ini menguasai satu, dua, atau lebih keahlian (skill) bukanlah perkara yang sulit. Gak melulu kuliah selama 1 – 3 tahun, kamu bisa mengikuti program pembelajaran yang didesain layaknya bootcamp.

Gak sampai 6 bulan, kamu dijamin telah menguasai keahlian (skill) yang dibutuhkan dan dicari-cari para perekrut. Jadi, rogohlah rekening tabunganmu dan “bakar duitmu” sebagai bentuk investasi buat upgrade dirimu menjadi sosok profesional dengan nilai lebih.

2. Out of the box: Miliki koneksi bukan di tempat kerja aja, melainkan di luar juga

Berteman itu menguntungkan. Apalagi berteman dengan banyak orang, makin banyak untungnya.  Ketahuilah, dari jalinan pertemanan yang luas, kamu bisa mendapat koneksi yang membawamu pada sumber “fortune”.

Bukan rahasia lagi, rekomendasi internal perusahaan betul-betul dipertimbangkan dalam pencarian talenta kerja di luar sana. Dengan pengalaman dan integritas yang telah kamu bangun, bukan gak mungkin koneksimu bakal mempromosikanmu ke atasannya buat mengisi kekosongan posisi.

Nah, modal pengalaman dan integritas yang disertai bukti kerja nyata itulah yang kemudian menjadi daya tawar buat mendapat gaji besar. Sejauh ini, seberapa banyak koneksi yang telah kamu miliki?

3. Saat hasil kerja bukan patokan, itu saatnya pindah ke tempat yang apresiasi hasil

Kata orang kerja keras itu membuahkan hasil. Ini ada benarnya, tapi dalam situasi tertentu bisa gak seperti itu ceritanya. Ada kok atasan yang senang bawahannya berlaku ABS (Asal Bos Senang) ketimbang melirik hasil kerjanya? 

Kalau sampai kerja di bawah atasan seperti itu, bakal percuma aja kerja keras kayak gimana pun juga. Sebab kesempatan meraih promosi berlaku buat mereka yang pintar bersikap ABS.

Daripada buang waktu, lebih baik cari pekerjaan dan temukan atasan yang mencerminkan sikap seorang leader. Sikap leader itu seperti apa? Contohnya aja leader itu mau sama-sama bekerja denganmu dan menilai mana yang anggota timnya yang benar-benar kerja.

Kamu yang ini percaya pada filosofi “Kerja keras tidak mengkhianati hasil” segera temukanlah sosok leader tersebut. Apa yang kamu kamu capai dijamin gak sia-sia belaka.

4. Jangan sia-siakan peluang yang datang!

Peluang datang sekali. Datang dua kali, itu cuma keberuntungan. Jadi, janganlah sia-siakan peluang yang datang menghampiri kamu! Dunia profesional kini makin mudah diakses dan tambah sempit jangkauannya berkat adanya LinkedIn. Layanan social network yang satu ini benar-benar sangat membantu.

Kamu bisa terhubung dengan mudahnya ke para profesional di luar sana. Hitung-hitung poin nomor dua yang disebutkan di atas menjadi mudah diterapkan. Biasanya para perekrut memanfaatkan LinkedIn ini dalam menjaring orang-orang bertalenta yang bertebaran di luar sana. Katakanlah kamu punya LinkedIn saat ini. Bukan hal yang mustahil, peluang tawaran pekerjaan mampir di inbox akunmu.

Begitu peluang itu datang, segeralah direspons. Sepakati waktu yang tepat buat kamu dan pihak yang memberi penawaran buat bertemu. Kalau tawarannya cocok, kenapa gak?

5. Satu keahlian aja gak cukup maka jadilah Jack of All Trades

Menguasai satu keahlian itu hebat, tapi menguasai lebih dari satu keahlian itu lebih hebat lagi. Emang benar orang yang menguasai satu keahlian alias spesialis betul-betul piawai dalam menyelesaikan pekerjaannya.

Namun, spesialis cuma dapat bekerja di industri yang butuh keahliannya aja. Ditambah lagi keberadaan spesialis begitu rentan dengan perubahan industri yang cepat.

Berbeda dengan orang yang menguasai lebih dari satu keahlian alias generalis. Mereka dapat beradaptasi dengan perubahan dan mereka bisa menempatkan diri di beberapa posisi pekerjaan (meskipun gak ahli spesialis).

Gak heran kalau industri cenderung berminat terhadap orang yang menempatkan posisinya sebagai generalis. Bahkan, industri gak segan memberi gaji yang besar buat generalis. Jadi, kuasailah lebih dari satu keahlian bagaikan Jack of All Trades.

Beberapa tips tambahan dapat gaji besar

Mata uang rupiah
Uang gaji yang diterima setiap orang beda-beda (Shutterstock).

Sebagai tambahan, tips-tips berikut ini bakal memperjelas apa yang diterangkan di atas agar kamu terbantu dalam menerapkannya.

Tips upgrade diri

Tips pertama menyebutkan upgrade diri itu adalah menguasai keahlian khusus yang sangat dibutuhkan industri. Salah satu caranya adalah dengan mengikuti bootcamp.

Di Indonesia pekerjaan di bidang teknologi komputer termasuk yang paling dibutuhkan, terutama oleh startup. Saking dibutuhkannya, perusahaan berani kasih gaji hingga “dua digit” buat pekerjaan ini.

Seiring banyaknya orang yang berminat buat bekerja di bidang teknologi komputer, muncullah beberapa bootcamp di Indonesia yang tawarkan pendidikan buat menguasai keahlian tertentu misal coding. Contohnya aja:

  • Hacktiv8,
  • Purwadhika,
  • Refractory, dan masih banyak lagi.

Tips memperluas koneksi

Memiliki social media menjadi cara mendapat banyak koneksi, tapi itu bukanlah satu-satunya cara. Kamu bisa bergabung dalam event yang diselenggarakan di kota sekitarmu.

Dengan mengikuti event tersebut, kamu menambah wawasan sekaligus menjalin pertemanan dengan orang-orang baru. Agar lebih mudah, kamu bisa memantau event tersebut secara online di:

  • Eventbrite
  • Meetup

Banyak event yang diadakan tanpa dikenakan biaya lho alias gratis. Enak banget, kan?

Tips menguasai banyak keahlian

Selain mengikuti bootcamp, kamu juga bisa menguasai keahlian baru dengan bergabung dalam kursus online (online course). Bedanya, kursus online ini dapat disesuaikan dengan ketersediaan waktumu alias lebih fleksibel.

Apalagi ada beberapa kursus online yang diberikan secara cuma-cuma alias gratis plus dapat sertifikat pula. Menguntungkan, bukan?

Berikut ini beberapa tempat yang bisa dipilih buat mengikuti kursus online (online course).

  • Coursera,
  • Udemy,
  • Codecademy, hingga
  • Google Skillshop.

Itu tadi beberapa tips yang dapat kamu lakukan buat memperoleh gaji besar. Satu hal yang penting, jangan pernah berhenti buat mempelajari hal-hal baru, termasuk belajar dari kesalahan. Niscaya pengalamanmu membawamu ke puncak tertinggi dalam karier. (Editor: Winda Destiana Putri)