Pedagang Kecil Jadi Raja Minyak, Ini Kisah Ahok dari Tanah Batak

Martua Sitorus (Forbes)

Bukan Ahok yang sempat menjabat Gubernur DKI Jakarta, Ahok yang satu ini keturunan Tionghoa yang juga bermarga Batak. Kisah inspirasi Ahok dari Tanah Batak ini mungkin bakal membantumu memberi semangat meraih sukses.

Martua Sitorus merupakan bos Wilmar International yang kini telah hengkang dari perusahaan minyak tersebut. Kini, raja minyak dari Tanah Batak itu fokus pada perusahaan barunya bernama Gama Plantation.

Kerap disapa “A Hok”, Martua merupakan salah satu pebisnis sukses asal Pematang Siantar yang sukses jadi salah satu orang terkaya Indonesia. Bahkan, namanya terukir dalam daftar Forbes.

Dengan total kekayaan mencapai US$ 1,7 miliar atau setara Rp 24 triliun, Martua berhasil menjadi kaya raya.

Di balik kesuksesannya, kisah inspirasi yang beredar mengenai Martua Sitorus cukup bikin haru. Pasalnya, Martua berhasil meraih sukses from zero to hero.

Pedagang kecil di Pematang Siantar, Sumatera Utara

Martua Sitorus (Forbes)
Martua Sitorus (Forbes)

Martua Sitorus lahir di Pematang Siantar, Sumatera Utara, tahun 1960. Dia menghabiskan masa kecilnya di daerah mayoritas suku Batak tersebut.

Beredar cerita yang menyebutkan kalau pemilik nama Tionghoa Thio Seng Hap itu dititipkan di keluarga Batak marga Sitorus. Alasan itulah yang membuat Martua memiliki marga, dan memiliki nama khas Batak.

Bisa dibilang, masa kecil Martua jauh dari semua kekayaan yang dimilikinya sekarang. Berasal dari keluarga cukup sederhana, Martua kecil harus belajar berdagang. Salah satunya, berdagang udang dan ikan agar bisa sekolah hingga tingkat tinggi.

Martua duduk di bangku SMA Budi Mulia, Pematang Siantar. Dia melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas HKBP Nomensen di Kota Medan.

Pria yang memiliki kisah inspirasi ini emang memulai dari bawah. Bila para miliarder Indonesia lainnya sanggup kuliah di luar negeri, gak begitu dengan Martua. Namun, berkat kegigihannya memberikan hasil yang luar biasa.

Memberikan kisah inspirasi siapa aja bisa sukses

Martua Sitorus (Wikipedia)
Martua Sitorus (Wikipedia)

Lulus kuliah, Martua bekerja di bisnis minyak sawit. Saat itu, dia masih menjadi pedagang kecil. Namun, langkahnya bergabung dengan Kuok Khoon Hong atau akrab disapa William jadi salah satu titik balik buat Martua.

Mereka berdua memulai usaha dengan produk minyak sawit. Nama Wilmar International diambil dari kata “William” dan “Martua”, yaitu kedua pendiri perusahaan raksasa tersebut.

Sumatera Utara emang terkenal dengan perkebunan sawit yang luas. Nah, Martua memiliki 7.100 hektar perkebunan sawit di Sumatera Utara pada tahun 1991.

Awalnya, Martua “hanya” berbisnis hasil perkebunan kelapa sawit saja. Namun, lama kelamaan dia punya pabrik sendiri yang memproduksi minyak kelapa sawit.

Kesuksesannya di industri minyak kelapa sawit membuat Forbes menjuluki pria yang kini tinggal di Singapura itu sebagai raja minyak.

Agen Asuransi Mitra Lifepal
Agen Asuransi Mitra Lifepal

Minyak kelapa sawit yang diolahnya bahkan diekspor dengan kapal tankernya sendiri. Lewat perusahaannya tersebut, dia mempekerjakan lebih dari 20 ribu karyawan.

Martua masuk dalam urutan ke-1650 orang terkaya di dunia tahun 2018. Selain itu, Martua kini gak sepenuhnya memegang Wilmar International karena pengin regenerasi.

Namun, orang terkaya ke-15 tahun 2013 versi Forbes itu masih tetap bekerja. Terbukti, kini dia mengelola Gamaland di bidang properti di samping Gama Plantation.

Gamaland memiliki gedung bernama Gama Tower yang berada di Jakarta Selatan. Gedung tersebut jadi salah satu gedung tertinggi di Indonesia.

Peringkatnya berada di daftar orang terkaya Indonesia di tahun 2018 ini emang turun, namun gak mengurangi nilai kisah inspirasi yang diberikannya kepada sebagian besar orang.

Kisah inspirasi Martua Sitorus alias Thio Seng Hap alias Ahok itu memberikan pelajaran bahwa siapa aja bisa sukses. Bahkan, siapa aja bisa jadi orang kaya raya, meski berlatar belakang bukan dari keluarga konglomerat.

Kegigihan Martua dalam bekerja dan mau mengerjakan apa aja patut dicontoh. Gak ada kata gengsi buat bekerja meskipun profesi tersebut mungkin kurang menarik di mata masyarakat umum.

Yang terpenting, kerja keras. Sebab, pekerjaan apapun bila dikerjakan dengan tekun bakal bernilai materi dan menempah diri jadi pribadi pekerja keras.

Hal itu tentu jadi bekal buat kamu bisa bangun usaha lain lagi. Kamu udah punya pengalaman dalam mengerjakan sesuatu plus kamu punya modal pula. Asyik banget, kan?

Kisah inspirasi Ahok dari Tanah Batak ini mengajari kita jangan malu buat kerja apa aja. Semua bermula dari hal kecil barulah jadi besar. Siapa tahu kelak kamu bisa menyusul jejak salah satu orang terkaya di Indonesia dan dunia, Martua Sitorus. (Editor: Chaerunnisa)

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →