Perjalanan Karier Aminah Cendrakasih, dari Tenar hingga Gak Berdaya

aminah cendrakasih

Generasi zaman baheula tentu kenal aktris sinetron Aminah Cendrakasih, pemeran Mak Nyak dalam film Doel Anak Sekolahan. Perempuan kelahiran 1938 silam ini sekarang udah terbaring sakit.

Aktris yang menyabet Lifetime Achievement Award ini udah gak lagi bisa melihat. Hal itu disebabkan karena dirinya menderita penyakit yang sama seperti yang diderita bos Trakindo, Achmad Hamami, glaukoma.

Meski demikian, Aminah masih menguatkan diri buat bisa syuting di film Si Doel The Movie yang sebentar lagi tayang di layar lebar lho.

Ceritanya, setelah vakum lebih dari 10 tahun di layar kaca, Aminah Cendrakasih mendapat tawaran syuting dari Rano Karno buat peran yang sama. Tawaran itu pun diterima olehnya.

Sebagai artis papan atas di eranya, perjalanan karier yang ditempuh Aminah dalam menggapai kesuksesan emang cukup mulus. Namun, Aminah harus hidup pas-pasan di masa tuanya.

Penasaran dengan perjalanan karier Aminah Cendrakasih? Yuk simak ulasannya di sini.

1. Mengikuti jejak ibunya

View this post on Instagram

Aminah Cendrakasih #MakNyak #AminahCendraKasih

A post shared by @Serba-Serbi_DJaDoeL (@serba_serbi.djadoel) on

Ibunda Aminah Cendrakasih juga merupakan aktor lho. Dia adalah Wolly Sutinah atau yang kerap disapa Mak Wok. Mak Wok merupakan artis tiga zaman yang meninggal dunia pada 1986.

Mak Wok sendiri mencapai era keemasan pada tahun 1970an. Dia sering banget muncul di film-film yang dibintangi Adi Bing Slamet kecil.

Sementara ayah Aminah adalah pelawak bernama Husin Nagib.

Karier Aminah dimulai pada tahun 1950an, saat itu dia mulai aktif di panggung sandiwara. Selain berakting, dia juga bernyanyi.

Jadi, bisa dibilang kariernya itu terinspirasi dari sang ibu, dan darah seniman emang udah mengalir di tubuh Mak Nyak dari kedua orangtuanya.

Agen Asuransi Mitra Lifepal
Agen Asuransi Mitra Lifepal

2. Udah main film di tahun 1950an

Walaupun memulai kariernya di panggung teater, Aminah Cendrakasih juga tampil di layar kaca di dekade yang sama. Beberapa film yang dia bintangi di tahun itu adalah Rindu (1951), Sebatang Kara (1954), Anakku Sajang (1957), Konsepsi Ajah (1957), Pak Prawiro (1958), Tjambuk Api (1958), dan Asrama Dara (1958).

Di dekade 1960an, Aminah sempat vakum dari dunia akting. Tapi mulai dekade 1970an, dia mulai lagi berlaga dan akhirnya makin tenar.

Dia mulai membintangi film-film top, sebut aja seperti Benyamin Raja Lenong, Sinyo Adi, Gitar Tua Oma Irama, dan Betty Bencong Slebor.

Kalau diperhatikan nih, di awal kariernya Aminah emang terlihat sering membintangi film-film drama. Tapi di tahun 70an, dia malah sering muncul di film komedi.

3. Aktif di organisasi kebudayaan

View this post on Instagram

Si Doel The Movie — 2 Agustus 2018 — 14 tahun sudah Sarah (Cornelia Agatha) pergi tanpa kabar dan perpisahan tidak yang jelas, menyimpan kerinduan dalam hati Doel (Rano Karno) yang sudah berumah tangga dengan Zaenab (Maudy Koesnaedi). Melalui Hans (Adam Jagwani), Sarah meminta Doel dibawa ke Amsterdam untuk mempertemukannya dengan Dul (Rey Bong), anak hasil pernikahannya dengan Doel. Tanpa mengetahui maksud sebenarnya, DOEL ditemani Mandra (Mandra) terbang ke Amsterdam dan membuat pecah kerinduan yang dipendamnya selama ini. Doel bertemu dengan Sarah dan anaknya Dul. Tapi, kini Doel berada didalam pilihan yang sulit. Harapan, Kerinduan, Keresahan dan keihkhlasan menyelimuti kisah tiga insan yang kerap dipermainkan oleh takdir. Dan pilihan untuk berada dalam jalan terbaik berada di tangan Doel yang menggalau tanpa mau membohongi dan melukai perasaan siapa pun. — #BanggaFilmIndonesia #SenimanMudaBerkarya #SiDoelTheMovie #FalconPictures #RanoKarno #MaudyKoesnaedi #Mandra #SutiKarno #CorneliaAgatha #AminahCendrakasih #Basuki #BenyaminSueb #AmiPrijono #Bendot

A post shared by QUOTES FILM OF THE DAY (@quotesfilmoftheday) on

Sebagai seorang seniman, Aminah Cendrakasih ternyata gak cuma sibuk main film. Dia juga aktif di berbagai organisasi, sebut aja seperti Lembaga Kebudayaan Betawi. Di organisasi tersebut, dia menjabat sebagai Ketua I Divisi Kesenian.

Selain organisasi tersebut, Aminah juga pernah menjabat sebagai Komisaris PT Jayanti Adhikara Sinema.

4. Tenar sebagai artis sinetron

View this post on Instagram

Agen Asuransi Mitra Lifepal
Agen Asuransi Mitra Lifepal

Dengan kesederhanaan, pola pikir, patuh dan taat kepada kedua orangtua, bekerja keras siapa sih yg ngga kenal dengan sosok Si Doel ?? Sosok yg mungkin jarang kita temukan di era sekarang ini. Anak betawi yg pengen bisa sekolah tinggiiiii.. Sampe akhirnya jadi “Tukang Insinyur” 😂 • • • Muncul di era TV yg pada saat itu masi jadi satu-satunya hiburan, sehingga pada saat itu acara-acaranya pun berkualitas, salah satunya serial “Si Doel Anak Sekolahan” ini, yg pada saat itu menjadi tontonan 1 minggu sekali, kurang lebih 60 menit, campur iklan. Jadi, bisa ditebak kan rasa penasaran penonton seperti apa? 😅 • • • Banyak sekali “poin” yg bisa kita ambil dari serial tv ini, sehingga di era 2018 pun, salah 1 station tv masi memutar-nya, over and over. Bosen? Nggalah. Semakin sering diputer, setiap itu juga kita bisa tertawa terpingkal-pingkal, padahal kita tau scene-per-scene-nya seperti apa. Itulah hebatnya serial tv ini, mungkin bisa dibilang Everlasting? Golden? Yaahh, something like that. 🙂 • • • 🎬🎬🎬 #sidoelanaksekolahan #sidoelthemovie #2Agustus2018 #ranokarno #benyaminsueb #aminahcendrakasih #mandra #corneliaagatha #maudykoesnaedi #sutikarno

A post shared by SiDoelFansCluBandung (@sidoelfansclubandung) on

Pada tahun 1984 hingga 1990an, Aminah terlihat makin gencar muncul di layar kaca. Kali ini, dia mulai meramaikan sinetron-sinetron Tanah Air.

Sinetron pertama yang dibintanginya adalah Rumah Masa Depan. Di tahun 1990an, apalagi kalau bukan Si Doel Anak Sekolahan yang diproduseri dan dibintangi sekaligus oleh Rano Karno.

Di sinetron itulah Aminah mencapai puncak popularitas. Selama kurang lebih lima tahun, Si Doel yang bercerita tentang keluarga Betawi tampil sebagai sinetron terfavorit.

Namun namanya juga karier di dunia hiburan, pasti kepopuleran bakal sirna seiring dengan berjalannya waktu. Hal itu pun dialami oleh seorang Aminah.

5. Terkena musibah di 2007

Tepat pada tahun 2007, Aminah Cendrakasih dikabarkan terjatuh di kamar mandi. Dengkulnya geser, dan tulang iganya mengalami keretakan.

Nahasnya, saat itu dia sama sekali gak bisa bangun sampai akhirnya memanggil tukang urut. Aminah pun sempat pulih, namun akhirnya dia terjatuh buat yang kedua kalinya. Peristiwa itu terjadi ketika Aminah nekat ke kamar mandi sendirian, tanpa bantuan putrinya, Lala.

Mulai dari situlah Aminah kesulitan buat jalan sendiri. Alhasil, keluarganya membawa Aminah ke pengobatan alternatif secara rutin.

6. Penyakit mata mengubah segalanya

Gak lama setelah peristiwa itu berlangsung, Aminah pun mengalami sakit di bagian mata. Awalnya dirinya menyangka bahwa itu adalah katarak, tapi ternyata ada pendarahan yang disebabkan karena dia sering menggunakan obat tetes mata.

Setelah menjalani operasi, Aminah Cendrakasih maah mengalami kebutaan. Dia pun mengalami syok hingga syaraf-syaraf tubuhnya melemah. Kondisi kesehatannya makin memburuk.

Sejak itulah Aminah gak lagi bisa bangun dari tidur. Duduk pun rasanya mual.

Selama ini, Lala lah yang mengurus ibunda tercintanya buat makan, mandi, dan sebagainya. Terkadang Aminah juga sering merasa sedih ketika ditinggal pergi anaknya.

Seperti itulah lika-liku perjalanan karier Aminah Cendrakasih dari awal terjun ke dunia hiburan, jadi tenar, hingga terbaring gak berdaya.

Kisah Aminah Cendrakasih mirip seperti cerita Laila Sari. Bedanya, Laila ternyata tinggal di rumah yang memprihatinkan hingga meninggal dunia pada 2017.

Semangat dan sehat terus, Mak Nyak!

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →