Hati-hati Jangan Terjebak Lelang Barang Online, Ini Modus Operandinya

Lelang barang di online kamu mesti hati-hati

Masyarakat diminta berhati-hati terhadap informasi lelang barang online melalui media sosial seperti Instagram, Facebook, dan sebagainya, karena Pegadaian sampai saat ini tidak mempunyai program lelang secara online. Memang lelang barang online kerap menggoda bagi siapapun yang pengin belanja. 

Sekretaris Perusahaan PT Pegadaian (Persero) R. Swasono Amoeng Widodo  menyampaikan bahwa sampai saat ini Pegadaian tidak melakukan lelang secara online.

“Lelang barang jaminan yang jatuh tempo dilakukan di Kantor Cabang Pegadaian, bazar, atau pameran. Jadi transaksinya dilakukan secara langsung sehingga nasabah dapat memilih dan meneliti barang yang akan dibeli. Setelah terjadi kesepakatan harga, baru dilakukan pembayaran,” ujarnya.

Lebih lanjut Amoeng menjelaskan bahwa saat ini beredar akun-akun media sosial yang menawarkan emas, laptop, handphone, dan barang-barang lainnya dengan harga murah.

Barang-barang tersebut ditawarkan melalui akun media sosial dengan menggunakan nama Pegadaian, Pegadaian Syariah, the gade dan sebagainya. Untuk meyakinkan calon korban, pemilik akun mengambil foto atau video karyawan Pegadaian dan memalsukan identitasnya.

Nah yang kayak gini kamu mesti berhati-hati lho, jangan cuma tergiur dengan deretan barang lelang di akun media sosial. 

Kemudian masyarakat yang tergiur akan melakukan komunikasi melalui nomor yang dipublikasikan pada akun palsu tersebut.

Selanjutnya pelaku meminta transfer sejumlah uang sebagai uang muka transaksi dan menjanjikan akan mengirim barang yang dibeli. Akan tetapi barang tersebut tidak dikirim, nomor pelaku tidak aktif, dan rekening bank yang sebelumnya menerima transfer pun ditutup.

Imbauan bagi masayarakat agar gak tergiur dengan lelang barang online

Ini himbauan bagi yang gemar mengincar lelang
Mengikuti pelelangan memang sangat menarik apalagi harganya bakal jauh lebih murah, (Shutterstock).

Amoeng menghimbau kepada masyarakat untuk hati-hati dan waspada. Agar terhindar dari tindak penipuan, Amoeng menyampaikan beberapa tips :

  1. Masyarakat diminta melakukan transaksi lelang secara langsung di kantor cabang, bazar, atau pameran yang dilakukan oleh Pegadaian.
  2. Pegadaian tidak pernah menjual barang jauh dibawah harga pasar. Oleh karena itu penawaran harga yang tidak wajar biasanya merupakan tindak penipuan, pemalsuan, atau barang tersebut adalah hasil kejahatan.
  3. Apabila mendapatkan informasi mengenai lelang, masyarakat agar melakukan konfirmasi ke outlet-outlet Pegadaian terdekat, telpon ke call center Pegadaian 021-1500569 atau Pegadaian pusat 021-3155550.
  4. Masyarakat diminta agar tidak mentransfer uang ke rekening yang tidak dikenal.

“Perkembangan teknologi di satu sisi sangat membantu kita dalam melakukan banyak hal, termasuk berbagai transaksi keuangan. Akan tetapi teknologi juga sering dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan tindak kejahatan. Maka kita harus selalu hati-hati dan waspada,” pungkasnya.

Waspada perusahaan gadai ilegal

Proses lelang mesti sesuai dengan peraturan yang berlaku
Proses pelelangan mesti sesuai dengan aturan yang ada, (Shutterstock).

Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah menangani investasi bodong dan kegiatan Gadai ilegal berdasarkan ketentuan di POJK 31/POJK.05/2016 tentang Usaha Pergadaian. 

Regulasi tersebut mengatur bahwa seluruh kegiatan usaha pegadaian swasta diwajibkan untuk mendaftarkan diri kepada OJK dalam tenggat batas waktu 2 tahun sejak POJK tersebut terbit yaitu batas akhir Juli 2019.

Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam Tobing mengatakan, dari informasi dan pengaduan yang diterima oleh Satgas Waspada Investasi, di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya terdapat 30 kegiatan usaha gadai swasta. Dengan 57 outlet yang belum melakukan pendaftaran atau perizinan ke OJK namun telah melakukan kegiatan usaha sehingga kegiatan yang dilakukan dikategorikan ilegal.

“Satgas Waspada Investasi telah melakukan pemanggilan terhadap 30 kegiatan usaha gadai swasta tersebut untuk menghentikan kegiatan usahanya karena tidak terdaftar dan berizin dari OJK,” kata Tong di Jakarta.

Menurut Tongam, Satgas Waspada Investasi juga meminta kepada masyarakat untuk tidak bertransaksi dengan usaha gadai swasta yang ilegal tersebut.

Nah jadi bagi kamu yang tertarik dengan lelang barang online mesti berhati-hati ya jangan sampai tertipu modusnya saat ini. (Editor: Mahardian Prawira Bhisma)

Marketplace Asuransi #1 di Indonesia

Cari Asuransi Terbaik Sesuai Anggaranmu

  • Bandingkan > 100 polis asuransi
  • Konsultasi & bantuan klaim gratis