Rahasia Manajemen Waktu yang Efektif Ala Lifepal

Wanita confident

Setiap orang memiliki cara tersendiri dalam memanfaatkan waktu sesuai kebutuhan dan prioritas masing-masing. Tidak heran, efektivitas setiap orang bisa bervariasi.

Padahal, salah satu kunci kesuksesan adalah manajemen waktu yang efisien. Tentu saja, manajemen waktu membutuhkan konsistensi dan kemauan yang kuat supaya tujuan kita dapat tercapai.

Pada dasarnya, manajemen waktu adalah proses perencanaan dan mengendalikan seberapa banyak waktu kita untuk dialokasikan di aktivitas yang spesifik. Manajemen waktu yang baik memungkinkan seorang individu untuk menyelesaikan lebih banyak aktivitas dalam periode waktu yang lebih pendek, menurunkan tingkat stres dan berdampak ke kesuksesan karier.

Manajemen waktu sangat berguna bagi orang dengan latar belakang apa pun. Pengusaha, karyawan, mahasiswa, pelajar, ibu rumah tangga, PNS, polisi, pedagang, dan sebagainya membutuhkan manajemen waktu yang baik dalam kehidupannya.

Manfaat Menerapkan Manajemen Waktu yang Ideal

Menurut Corporate Finance Institute, setidaknya terdapat empat manfaat manajemen waktu:

1. Meminimalkan stres

Membuat dan mengikuti jadwal yang telah ditentukan akan mengurangi kecemasan. Seiring penyelesaian jadwal yang kita buat sendiri, kita bisa melihat perkembangan yang nyata yang kita buat. Ini membantu kita menghindari perasaan tertekan tentang pekerjaan yang harus kita selesaikan.

2. Lebih banyak waktu

Manajemen waktu yang baik membuat kita memiliki waktu yang lebih banyak untuk menikmati kehidupan sehari-hari kita. Orang yang bisa mengatur waktu dengan baik dapat menikmati waktu lebih banyak untuk hobi atau kesenangan pribadi.

3. Lebih banyak kesempatan

Mengatur waktu dengan baik menghasilkan lebih banyak kesempatan dan mengurangi waktu terbuang untuk kegiatan sepele. Kemampuan manajemen waktu yang baik adalah kunci dari kualitas yang perusahaan harus temukan. Kemampuan untuk memprioritaskan dan menjadwalkan pekerjaan tentu sangat diinginkan untuk setiap organisasi.

4. Kemampuan untuk merealisasikan tujuan 

Individu yang mempraktikkan manajemen waktu yang baik mampu mencapai tujuan yang lebih baik dan melakukannya dalam jangka waktu yang lebih singkat.

Solusi Lifepal soal Penerapan Manajemen Waktu

Lifepal menyadari bahwa setiap profesi memiliki tugas dengan kompleksitas yang beragam, apalagi jika kita berbicara soal pencapaian standar kualitas dan target kuantitas tertentu. Namun, kedua hal itu tidak menjadi penghalang bagi kita dalam mengejar hasil yang optimal selama kita bisa memprioritaskan pembagian waktu. Berikut adalah solusi yang Lifepal berhasil rangkum.

1. Tentukan tujuan dengan tepat

Tips pertama dalam manajemen waktu adalah menentukan tujuan secara tepat. Intinya, kita harus memastikan bahwa tujuan yang kita tentukan sudah spesifik, dapat diukur, masuk akal untuk dilakukan, dan relevan untuk dikejar.

2. Prioritaskan secara bijak

Tips kedua adalah memprioritaskan tugas berdasarkan tingkat kepentingan dan urgensinya. Sebagai contoh, perhatikan tugas harianmu dan tentukan mana yang:

  • Penting dan mendesak: lakukan saat ini juga.
  • Penting tapi tidak mendesak: tentukan kapan melakukan tugas ini.
  • Mendesak, tapi tidak penting: Delegasikan tugas ini jika memungkinkan.
  • Tidak penting dan tidak mendesak: Kesampingkan untuk dikerjakan di lain kesempatan.

3. Tentukan batas waktu untuk menyelesaikan tugas

Menentukan batasan waktu untuk menyelesaikan tugas akan membantu kita untuk lebih fokus dan efisien. Membuat upaya kecil untuk menentukan seberapa banyak waktu yang dibutuhkan untuk setiap tugas juga membantumu untuk menyadari potensi masalah sebelum mereka muncul. 

4. Ambil jeda di setiap tugas

Ketika mengerjakan banyak tugas tanpa jeda, tentu saja sulit untuk tetap fokus dan termotivasi. Ambil jeda di setiap tugas untuk menjernihkan pikiran dan menyegarkan diri kita. Pertimbangkan untuk tidur siang sejenak, jalan-jalan sebentar, atau bermeditasi jika memang sudah terbiasa.

Intinya, lakukanlah sesuatu yang disukai dan tidak melelahkan untuk mengisi tenaga dan semangat kembali setelah diforsir dengan tugas sebelumnya.

5. Atur dirimu

Manfaatkan kalender untuk manajemen waktu jangka panjang. Tulis tenggat waktu untuk setiap proyek atau tugas yang menjadi bagian dari penyelesaian keseluruhan proyek.

6. Hapus aktivitas atau tugas yang tidak esensial

Penting untuk menghapus tugas atau aktivitas yang berlebihan. Tentukan mana yang signifikan dan sangat membutuhkan fokus dan waktu kita.

7. Membuat perencanaan

Pastikan kita memulai hari dengan bayangan yang jelas tentang apa yang mau dilakukan dan idealnya bisa diselesaikan pada hari itu juga dan jadikan hal ini semacam kebiasaan. Setiap hari seusai kerja, tulis daftar hal-hal yang harus dilakukan untuk keesokan harinya. 

Implikasi Manajemen Waktu yang Buruk

Mungkin kita sudah terbiasa dengan pekerjaan kita sehingga akhirnya berasumsi bahwa tugas-tugas kita di sekolah atau kantor bisa diselesaikan tanpa masalah. Mungkin benar demikian, namun sering kali hal ini menjadi jebakan buat kita sendiri dikarenakan tidak adanya rencana yang matang untuk menyelesaikan tugas-tugas yang menumpuk.

Akhirnya, kebiasaan buruk semacam itu akan berimplikasi kepada beberapa hal berikut.

1. Alur kerja yang buruk

Ketidakmampuan membuat perencanaan dan komitmen terhadap tujuan berarti efisiensi yang buruk. Sebagai contoh, jika ada beberapa tugas penting yang harus diselesaikan, rencana efektif akan menyelesaikan tugas yang berkaitan secara bersamaan atau berurutan.

2. Waktu terbuang percuma

Manajemen waktu yang buruk berdampak ke waktu yang terbuang. Sebagai contoh, berbicara dengan teman di media sosial sambil mengerjakan tugas, kita mendistraksi diri kita dan membuang-buang waktu.

3. Kehilangan kontrol

Dengan tidak mengetahui apa tugas berikutnya karena tidak adanya manajemen waktu, kita kehilangan kontrol atas diri kita. Tentu saja, itu bakal berkontribusi ke level stres yang tinggi dan kecemasan.

4. Kualitas kerja yang buruk

Manajemen waktu yang buruk pada umumnya membuat kualitas pekerjaan kita menurun pula. Sebagai contoh, terburu-buru menyelesaikan tugas pada menit terakhir biasanya mengabaikan kualitas.

5. Reputasi yang buruk

Jika klien atau perusahaan kita tidak dapat mengandalkan kita menyelesaikan tugas tepat waktu, ekspektasi mereka dan persepsi atas diri kita bakal dirugikan. Jika klien tidak bisa mengandalkan kita untuk menyelesaikan pekerjaan secara tepat waktu, mereka mungkin akan bekerjasama dengan orang atau perusahaan lain.

Sebanyak apa pun pekerjaan dan waktu yang kita miliki, manajemen waktu adalah strategi pendukung yang tepat agar semuanya beres dengan sebaik mungkin. Tanpanya, tugas yang ringan sekalipun akan berakhir dengan hasil yang tidak sesuai ekspektasi atau bahkan tidak selesai karena terus-menerus tertunda.

Manajemen waktu pun tidak selamanya berlaku dalam menyelesaikan pekerjaan, pengelolaan keuangan kita pun butuh manajemen waktu yang tepat demi menentukan kapan saat yang tepat, misalnya, kapan harus membeli asuransi kesehatan untuk kita dan keluarga.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →