Mau Jadi Dokter? Intip Biaya Kuliah PTN Terbaik di Indonesia

Biaya kuliah kedokteran

Biaya kuliah kedokteran terkadang membuat kita mengelus dada jika mendengarnya. Walau biaya kuliah kedokteran terbilang mahal dan menguras kantong, namun jurusan ini masih banyak lho diminati sampai saat ini. 

Selain kejelasan profesi yang diraih setelah tamat menimba ilmu di kampus tercinta, menjadi dokter tentu akan sangat membuat orangtua bangga ketika tengah kumpul keluarga. Hal ini didukung oleh statement Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia yang menurut Pikiran Rakyat (2018), jadi tujuan peserta Saintel SBMNPTN 2018. 

Tahun ini, apakah kamu menjadi salah satu calon mahasiswa yang melamar ke salah satu Fakultas Kedokteran? Jika iya teruskanlah mimpi itu. Namun,  jika memang memiliki keterbatasan dana, ada baiknya kamu pilih Jurusan Kedokteran di Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Tidak hanya itu, kamu juga bisa lho mencari uang tambahan untuk mengumpulkan duduk di bangku Fakultas Kedokteran pilihanmu. 

Sejak 2013 lalu, hampir setiap PTN (red: Perguruan Tinggi Negeri) di Indonesia mengadopsi Uang Kuliah Tunggal (UKT). Layaknya seperti terkena flazz sale, lewat sistem ini kamu gak usah lagi memikirkan biaya pangkal kuliah dan dana sumbangan lain karena cuma bayar UKT setiap semester.

Agar tambah senang dan sumringah, Lifepal akan memberikan rincian daftar biaya kuliah kedokteran di 5 Perguruan Tinggi Negeri terbaik di Indonesia. Bagaimana gak makin senang dan sumringah, sudah mengambil jurusan kedokteran kuliahnya pun di Perguruan Tinggi Negeri, berikut ulasan lengkapnya yang perlu kamu simak. 

Universitas Indonesia (UI)

Siapa tidak kenal Fakultas Kedokteran UI (FKUI), menempati posisi kedua sebagai kampus terbaik di Indonesia. Sudah jelas kualitas kampus yang terkenal dengan warna kuning almamaternya ini, memiliki banyak peminatnya. Gimana gak laris diminati banyak anak muda, FKUI pernah menempati peringkat 201 dunia, 50 Asia dan peringkat 5 di Asia Tenggara.

Nah, buat pengajuannya tarif UKT UI ini harus sesuai BOP penanggung biaya. Ada dua jenis BOP di UI, pertama BOP-Berkeadilan (BOP-B) yang adalah pengajuan tarif UKT berdasarkan kemampuan penanggung biaya. 

Kedua adalah BOP-Pilihan (BOP-P) pengajuan tarif UKT yang ditentukan sendiri oleh penanggung biaya. Untuk biaya, BOP-P tarifnya lebih besar karena biaya ditujukan untuk penanggung biaya yang ingin ikut bantu biaya operasional pendidikan sarjana reguler.

Buat gambaran saja ya, agar bisa menabung dari sekarang. Untuk mahasiswa reguler kamu perlu menyiapkan maksimal Rp 7,5 juta per semester. Nah jika dikalkulasikan kuliahmu hingga 12 semester, maka harus menyiapkan setidaknya Rp 90 juta untuk jadi lulusan dokter UI. Jadi bisa punya dua jaket kebanggaan, satu jaket kuning UI satunya jaket putih kedokteran.

Universitas Negeri Gadjah Mada (UGM)

Sama seperti Universitas Indonesia, Universitas Negeri Gadjah Mada (UGM) juga jadi favorit semua pelajar di Indonesia. Bagaimana tidak, kampus tertua di Indonesia ini raih peringkat 1 sebagai kampus terbaik di Indonesia versi UniRank 2018.

Di UGM, Fakultas Kedokterannya sudah berubah jadi Fakultas Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK). Tapi kalau ditanya tetangga, bilang saja Kedokteran UGM biar gak ribet. 

Untuk masuk ke FKKMK, uang kuliah bagi mahasiswa jalur penerimaan SNMPTN, SBMPTN, PBU hingga UTUL tahun 2018 ditentukan dari total penghasilan kotor dan penghasilan tambahan dan penghasilan orang tua.

Berdasarkan tabel UKT, jika kamu mau jadi dokter via UGM maka perlu menyiapkan dana maksimal Rp26 juta per semesternya. Jika dihitung-hitung lagi, kuliah 3,5 tahun ditambah koas 2 tahun maka total UKT yang perlu disiapkan adalah Rp312 juta. Ayo sudah menyiapkan tabungan dari sekarang? 

Universitas Padjadjaran (UNPAD)

Universitas Padjadjaran (Unpad) juga jadi salah satu PTN (red: Perguruan Tinggi Negeri) yang memiliki Jurusan Kedokteran. Jika kamu yang senang akan udara dan lingkungan Bandung, maka menjadi dokter di kota kembang ini jadi solusi sangat cocok.

Di Unpad, secara umum biaya kuliah untuk jenjang S-1, terbagi menjadi dua ada Biaya Kuliah Tunggal (BKT) dan Uang Kuliah Tunggal (UKT). BKT dan UKT ini sudah mendapat subsidi oleh pemerintah, sehingga untuk biaya kuliah mahasiswa sedikit terbantu dong.

Sebagai hitung-hitungan awal, kuliah kedokteran di Unpad untuk satu semester kamu harus setidaknya punya Rp13 juta. Jika ditotal-total, misalkan kuliah selama 12 semester atau 6 tahun maka biaya yang perlu disiapkan adalah Rp150 juta. Ini baru biaya kuliah ya, belum biaya hidup

Universitas Airlangga (Unair)

Unair menjadi salah satu kampus negeri kenamaan di Surabaya bahkan Jawa Timur. Begitupun dengan Fakultas Kedokteran Unair (FKUA) yang memiliki akreditasi A. 

Untuk kamu yang enggan menjadi bobotoh dan lebih memilih untuk jadi Bonek, maka berikut penjelasan soal biaya kuliah kedokteran di FKUA. 

Untuk menempuh pendidikan kedokteran di Unair, per semester harus memiliki dana sebanyak Rp21,5 juta lho. Sehingga jika kamu kuliah hingga 6 tahun lamanya, dibutuhkan dana sebesar Rp258 juta. 

Universitas Sumatera Utara (USU)

Kita melompat ke luar pulau Jawa, kini kita kenalan dengan Universitas Sumatera Utara (USU). USU ini sempat masuk dalam jajaran 100 PTN terbaik versi Kemenristek Dikti 2017, dan Fakultas Kedokterannya menjadi yang pertama di Sumatera lho. 

USU membagi UKT-nya ke dalam 7 kriteria dengan biaya paling rendah hanya Rp500 ribu, dan tertinggi adalah Rp6,2 juta per semester. Sistem UKT ini berlaku bagi mahasiswa yang ingin masuk melalui jalur SBMPTN. 

Jika diambil biaya termahalnya, maka untuk kuliah kedokteran di USU, kamu perlu menyiapkan dana sebanyak Rp74,4 juta selama 6 tahun selama duduk di bangku kuliah. Hal ini merupakan biaya yang paling murah dibandingkan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) lainnya yang sudah disebutkan tadi. 

Jika sudah mengetahui kisaran dana yang harus disiapkan untuk menjadi dokter lewat Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di atas. Kira-kira kampus mana nih yang akan kamu pilih untuk mewujudkan mimpimu dan keluarga menjadi seorang dokter?

Ini pun masih angka kasar, karena bisa saja kamu memperoleh dana yang jauh lebih murah lagi sesuai dengan kemampuan finansial keluarga. Atau jika memang mau yang pasti meringankan biaya perkuliahan, sejak sekarang kejarlah beasiswa. 

Selain meringankan biaya perkuliahan, mengejar beasiswa untuk kemudahan kuliah jadi salah satu jalan yang menunjukan bahwa kamu serius banget buat ngejar cita-cita. Yuk, jangan kalah sama Boneka Susan yang juga bermimpi jadi dokter. 

Dapatkan Promo