Cara Memilih Asuransi Jiwa Murni Terbaik Tanpa Ragu

Ide pesta ulang tahun anak

Dalam hidup, selalu ada risiko keselamatan dan kesehatan yang mungkin kita hadapi. Maka proteksi melalui asuransi kini sudah menjadi salah satu kebutuhan pokok yang harus dimiliki. Salah satu jenis proteksi yang penting adalah asuransi jiwa murni.

Asuransi jiwa murni sering juga disebut sebagai asuransi term life atau asuransi berjangka. Masa pertanggungannya terbatas, artinya proteksi berlaku selama periode tertentu, yaitu rata-rata berkisar antara 5-20 tahun. Setelah lewat masa pertanggungan, maka proteksi asuransi jiwa akan berakhir.

Keunggulan Memiliki Asuransi Jiwa Murni

Pure insurance

Dengan ciri khusus tersebut, asuransi jiwa murni memiliki banyak keunggulan. Salah satunya besaran preminya yang lebih murah dan terjangkau sebab premi yang dibayarkan bersifat tetap dan tanpa tambahan lainnya. Misalnya, jika kita bandingkan besaran preminya dengan premi unit link, maka akan sangat terlihat bedanya.

Selain premi yang murah, masih ada beberapa keunggulan lainnya.

1. Uang pertanggungan besar

Selain premi yang murah, asuransi jiwa murni memberikan uang pertanggungan yang paling besar, bahkan bisa mencapai miliaran rupiah. Hal itu dikarenakan jenis asuransi ini fokus pada proteksi perlindungan jiwa, maka uang pertanggungan pun bisa dioptimalkan.

Dengan nilai pertanggungan yang besar, maka proteksi asuransi jiwa menjadi sangat efektif. Nilai pertanggungan adalah dana yang dibayarkan perusahaan asuransi kepada ahli waris jika pemegang polis kena musibah.

2. Premi tidak berubah

Selama masa kontrak asuransi jiwa murni, pemegang polis membayar premi yang flat atau sama. Preminya sudah fixed. Tidak berubah sampai akhir masa pertanggungan. Tidak ada pula kenaikan premi secara tiba-tiba yang harus dibayar oleh pemegang polis.

Namun premi tetap itu dibayarkan selama masa kontrak yang disepakati awal. Contohnya, jika mengambil masa kontrak selama 10 tahun, kita harus membayar premi yang sama selama 10 tahun tersebut. Sedangkan jika kita melanjutkan ke tahun berikutnya, maka premi akan berubah menjadi lebih tinggi.

3. Premi lebih murah

Tidak adanya investasi membuat premi asuransi jiwa murni menjadi lebih murah dan memberikan uang pertanggungan yang besar. Selain itu, kita juga tidak perlu khawatir saat nilai investasi anjlok, kita harus membayar premi lebih besar dari biasanya.

4. Bisa dibeli dengan banyak rider

Asuransi jiwa murni bisa dilengkapi dengan berbagai asuransi tambahan atau biasa disebut rider. Rider ini bisa memberikan manfaat di luar proteksi meninggal, di antaranya:

  • Asuransi kesehatan pribadi atau keluarga untuk rawat inap, kecelakaan, dan rawat jalan setelah rawat inap.
  • Waiver of premium: pembebasan pembayaran premi atas ketidakmampuan jika terjadi ketidakmampuan karena sakit atau kecelakaan.
  • ADDB (Kecelakaan dan Cacat Tetap): manfaat jika mengalami tertanggung meninggal atau cacat tetap total/sebagian akibat kecelakaan.

Kekurangan Asuransi Jiwa Murni

Asuransi jiwa murni turut memiliki beberapa kekurangan yang wajib kita ketahui. Salah satunya, sistem pertanggungan dalam asuransi jiwa murni memiliki masa berlaku atau jatuh tempo. Artinya, apabila masa kontrak habis, maka asuransi terhitung tidak aktif dan kita tidak akan mendapatkan jaminan finansial.

Misalnya, kita membeli asuransi asuransi jiwa murni selama 10 tahun. Setelah mencapai masa kontrak dan kita tetap sehat dan bisa menafkahi keluarga, maka premi yang telah dibayarkan akan hangus. Kita bisa bisa memperpanjang masa kontrak, namun risikonya premi yang dibayarkan lebih tinggi dibandingkan kontrak sebelumnya. 

Lalu, Bagaimana Cara Memilih Asuransi Jiwa Murni?

Asuransi jiwa murni

Hanya karena sebuah perusahaan asuransi memiliki reputasi yang bagus, tidak selalu harus menjadi pilihan utama kita. Jadi, kita pun harus melakukan pencarian tersendiri supaya bisa menemukan produk yang pertanggungannya paling sesuai dengan kebutuhan kita.

1. Lakukan riset sebelum memilih

Asuransi merupakan pengelolaan uang jangka panjang, bahkan hingga puluhan tahun. Jika kita salah memilih, uang pun melayang sia-sia.

Masing-masing perusahaan asuransi memiliki keunggulannya masing-masing, maka kita harus cerdas dan berhati-hati sebelum memilih. Lakukan riset dan bandingkan beberapa produk dari segi premi, masa kontrak, uang pertanggungan, hingga manfaat yang didapat. 

Kita juga bisa meminta tolong agen asuransi untuk membuatkan ilustrasi terlebih dahulu agar kita bisa lebih mudah dalam mempelajari produk yang ditawarkan.

2. Sesuaikan dengan kebutuhan

Kita juga harus mengenali kebutuhan pribadi, asuransi ini untuk apa dan untuk siapa. Tujuannya agar kita tidak salah memilih produk asuransi, terutama jika kita membutuhkan proteksi murni tanpa embel-embel investasi.

3. Sesuaikan premi dengan kemampuan keuangan

Premi asuransi adalah anggaran yang harus kita keluarkan secara berkala untuk membayar asuransi. Bisa dilakukan bulanan, tiga bulanan, enam bulanan, atau tahunan. 

Sebisa mungkin sesuaikan jumlah premi dengan anggaran bulanan kita. Idealnya, alokasi dana untuk membayar asuransi adalah 5-10 persen dari jumlah pendapatan bulanan. Jadi kita tidak akan merasa terbebani dengan besaran premi tersebut.

4. Perhatikan track record perusahaan asuransi

Saat memilih perusahaan asuransi, pilihlah yang memiliki kredibilitas tinggi. Caranya dengan melihat track record perusahaan asuransi tersebut. 

Perusahaan asuransi jiwa yang baik adalah yang diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan memiliki tingkat modal minimum berbasis risiko atau RBC (Risk Based Capital) yang sesuai ketentuan. Pilihlah perusahaan asuransi yang memiliki RBC tinggi di atas ketentuan minimal.

Contohnya, perusahaan asuransi harus memiliki RBC sebesar 120 persen. Jika perusahaan asuransi memiliki RBC 300 persen, berarti dana dan aset perusahaan asuransi tersebut cukup kuat hingga tiga kali dari ketentuan yang disyaratkan. 

RBC sebesar 300 persen berarti perusahaan asuransi dapat membayar klaim tiga kali lebih besar jika perusahaan harus membayar klaim kepada semua nasabah dalam satu waktu.

5. Pastikan agen asuransi jiwa berlisensi

Sebelum membeli asuransi jiwa terbaik, pastikan terlebih dahulu bahwa agen asuransi yang menawarkan memiliki lisensi dari AAJI (Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia). Pasalnya, tidak semua agen merupakan agen resmi dari perusahaan asuransi jiwa, ada juga agen yang hanya berlaku sebagai broker alias perantara.

6. Pelajari isi polis dengan teliti

Asuransi memiliki masa kontrak yang tidak sebentar, jadi selalu pelajari isi polis yang diberikan oleh agen asuransi dengan teliti. Perhatikan setiap detail poin yang tertera, terutama yang berkaitan dengan ketentuan klaim asuransi. Jika ada yang kurang kita pahami, jangan segan untuk menanyakannya langsung kepada agen asuransi.

7. Makin cepat mendaftar makin baik

Umumnya perusahaan asuransi menetapkan persyaratan atau kriteria minimal dan maksimal usia. Ini dikarenakan usia yang masih muda memiliki risiko yang lebih rendah dibanding usia tua.

Artinya semakin muda usia kita saat mendaftar, maka premi yang ditawarkan akan lebih murah. Sebaliknya, semakin bertambah usia kita, maka semakin tinggi premi yang harus dibayar. Jadi lebih baik mendaftar sesegera mungkin.

Ingat, premi asuransi jiwa murni besarannya akan tetap sama selama masa kontrak. Jadi tunggu apa lagi? Segera miliki untuk memproteksi kondisi keuangan keluarga kita.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →