Tips-Tips Memilih MLM supaya Tidak Rugi Nantinya

KTA dua sisi thumb

Multi Level Marketing (MLM) adalah teknik pemasaran di mana tenaga penjual atau sales bisa mendapatkan komisi atas penjualan produk yang dilakukannya.

Teknik pemasaran ini juga memanfaatkan pelanggan sebagai jaringan distribusi untuk meningkatkan peluang dalam mendapatkan keuntungan yang lebih banyak. 

MLM sudah ramai dibicarakan sejak tahun 2000-an. Kepopuleran ini dipicu oleh ketertarikan masyarakat akan sistem bisnis yang sederhana dalam menciptakan suatu peluang usaha. 

Jika Anda ingin tahu lebih banyak mengenai Multi Level Marketing dan apalagi ingin berpartisipasi di dalamnya, maka sebaiknya kita pelajari dulu hal-hal seputar konsep bisnis ini.

4 Kriteria Perusahaan MLM yang Layak Anda Pilih

pengertian dari mlm

Ada begitu banyak bisnis online maupun offline yang menggunakan sistem Multi Level Marketing. Namun sayangnya, MLM memiliki stigma negatif di mata sebagian besar masyarakat. 

Pemikiran ini sangatlah disayangkan, mengingat jika dijalankan sesuai sistem yang benar, Anda bisa mendapat keuntungan dari sistem bisnis ini. Untuk bisa mengenal sistem MLM yang baik dan terpercaya, Anda berpatokan dari empat kriteria berikut ini. 

1. Perusahaan memiliki izin yang jelas

Pastikan perusahaan Multi Level Marketing yang Anda mau pilih memiliki surat izin usaha penjualan langsung (SIUPL) dan tanda daftar perusahaan (TDP). Umumnya, SIUPL akan menempel pada produk yang dijual. 

Sesuai dengan Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) No. 26 Tahun 2017, produk yang dijual di pasaran harus terlebih dahulu melewati pengujian dan pemeriksaan tertentu. Bukti legalitas BPOM ini bisa Anda akses melalui situs resmi BPOM.  

2. Harga produk yang dijual masih masuk akal 

Sebelum memutuskan untuk bergabung dalam bisnis MLM, coba lakukan riset terhadap harga produk yang dijual. 

Jika produk yang dijual memiliki harga lebih tinggi dibandingkan dengan harga pasaran, berarti perusahaan MLM tersebut bukanlah pilihan yang baik bagi rencana jangka panjang karena rentan mengalami kebangkrutan. 

3. Mementingkan kesejahteraan seluruh member  

Perlu Anda pahami bahwa bisnis MLM dapat dikategorikan sehat apabila upline bersedia membantu downline untuk terus berkembang. Sistem ini dapat terealisasi apabila perusahaan MLM menghimbau para upline untuk aktif memberikan dukungan kepada downline berupa bantuan, pembinaan, dan ilmu pemasaran. 

4. Perusahaan MLM telah berdiri lama

Tidak dapat dimungkiri, umur perusahaan juga menjadi indikator yang penting dalam memberikan rasa aman bagi para anggotanya. Sebaiknya cari perusahaan MLM yang telah berdiri lebih dari lima tahun. 

Selain itu, pastikan juga apakah bisnis tersebut memiliki testimonial pelanggan yang terpercaya. 

Telaah Kembali Janji-Janji MLM

menawarkan mlm

Asuransi & Investasi
Asuransi & Investasi

Ketika melakukan riset seputar MLM, Anda akan menemukan begitu banyak informasi dan testimonial positif dari perusahaan-perusahaan terkait. Apakah benar kenyataannya seperti itu, mari kita bahas satu-persatu janji-janji terkait berbisnis Multi Level Marketing.

1. Bisnis MLM bisa menghasilkan puluhan juta

Mungkin Anda telah mendengar banyak kisah menarik yang menjanjikan penghasilan yang tinggi ketika bergabung dalam bisnis Multi Level Marketing. Sebaiknya Anda teliti kembali karena pada dasarnya bisnis apa pun membutuhkan waktu dan usaha keras sebelum bisa meraih keuntungan yang banyak. 

Pada satu sisi memang betul bahwa Anda bisa meraih keuntungan hingga puluhan juta rupiah dalam sebulan, namun angka tersebut baru dapat Anda kantongi ketika berhasil membukukan omset ratusan juta, guys.

2. Produk yang ditawarkan unik dan eksklusif 

Bujukan soal keistimewaan suatu produk juga akan sering Anda temui ketika bergabung dalam MLM. Sangatlah wajar jika perusahaan mengatakan bahwa produk yang mereka tawarkan lebih baik dari yang ada di pasaran. 

Itu sebabnya, sudah menjadi tugas Anda untuk memastikan apakah kualitas produk tersebut dapat dipertanggungjawabkan. Jangan sampai, Anda menjanjikan hal yang tidak sesuai kepada pelanggan. 

3. MLM bisa mendatangkan uang secara mudah

Bisnis atau pekerjaan apa pun yang Anda jalani pasti memiliki tantangan tersendiri. Sebagai sales MLM, Anda perlu membangun kepercayaan pelanggan secara cepat. Tantangan ini tentu bukanlah hal yang mudah untuk ditaklukkan. 

Jadi, sebaiknya jangan langsung percaya ketika suatu perusahaan menjanjikan uang mudah atau easy money, melainkan pelajari dulu sistem kerja perusahaan MLM tersebut dan apakah produk-produk yang mereka tawarkan bisa diterima dengan mudah oleh masyarakat.

4. Omset mudah didapat ketika Anda berinvestasi

Dalam dunia Multi Level Marketing, sudah menjadi hal yang biasa ketika calon member diminta untuk membeli produk sebagai modal investasi awal. 

Namun, Anda perlu waspada dengan bisnis MLM yang memaksa calon member untuk melakukan setor dana di awal, apalagi lebih mahal dari harga asli produk yang dijual. Sebagian perusahaan MLM pun memberi janji manis bahwa omset akan meningkat tajam setelah melakukan setor dana senilai yang ditentukan. 

Hal-hal semacam ini tentu kurang memiliki landasan yang kuat sebagaimana Anda tidak perlu memborong sekaligus. Lumrahnya, Anda bisa ambil sebagian kecil produk terlebih dahulu untuk dijual dan dimanfaatkan untuk keuntungan atau modal secara bertahap sehingga meminimalkan risiko Anda mengalami kerugian dalam skala besar.

Istilah-Istilah Umum dalam MLM 

istilah dari mlm

Sebelum bergabung dalam bisnis MLM, ada baiknya jika Anda mengenal beberapa istilah umum berikut ini. 

  • Member: anggota yang tergabung dalam bisnis MLM. 
  • Upline: promotor atau anggota utama MLM.
  • Downline: member distribusi yang direkrut oleh upline.
  • Leader: setelah merekrut downline dalam jumlah tertentu, upline tersebut akan menjadi leader dalam kelompoknya.
  • Distributor: anggota perseorangan atau organisasi yang memimpin sejumlah leader. 
  • Stockist: distributor atau penyedia stok produk.
  • Starter kit: keperluar mendasar yang diberikan kepada member baru demi menunjang penjualan produk. Contohnya adalag marketing plan dan katalog produk.
  • Marketing plan: kumpulan data yang berisi keterangan sistem penjualan, penghitungan bonus, dan informasi lainnya yang berkaitan dengan pemasaran.

Bagi Anda yang tertarik berkecimpung di bisnis MLM, sebaiknya jangan mudah percaya dengan janji-janji manis yang ditawarkan oleh perusahaan, ya. Pastikan untuk memahami betul sistem perusahaan Multi Level Marketing yang dipilih agar Anda pun bisa menjadikannya sebagai andalan untuk menambah penghasilan. Semoga sukses!

 

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →