Chevrolet dan Ford Hengkang dari Indonesia, Sulitkah Menjual Kendaraan Asal Negeri Paman Sam?

Produsen-mobil-Amerika-Serikat-Chevrolet-memutuskan-untuk-hengkang-dari-Indonesia-Shutterstock.

Bicara soal hengkangnya Chevrolet dari Indonesia, apakah ini jadi sinyal bahwa mobil Amerika itu sama sekali sulit dijual di Indonesia? Ingat lho, di tahun 2016 ada produsen mobil asal Negeri Paman Sam juga yang cabut dari Indonesia.

Bukan rahasia lagi, konsumen Indonesia memang lebih menyukai mobil Jepang. Gak sedikit dari mereka mengatakan bahwa, bengkel resminya ada di mana-mana, sparepartnya juga murah. 

Lain halnya dengan mobil Eropa dan Amerika. Walaupun gak pasaran, tapi mindset soal mobil Eropa dan Amerika yang mahal memang melekat di pikiran masyarakat. 

Namun apakah benar kalau mobil Amerika ini emang gak bakal pernah laris dijual di Tanah Air? Gimana kalau kita simak saja ulasannya di bawah sini.

Ford

Mobil Amerika
Ford (Shutterstock).

Tepat pada tahun 2016, pabrikan mobil Amerika yaitu Ford resmi hengkang dari Indonesia. Alasannya juga sama seperti Chevrolet, yaitu soal penjualan.

Iklim bisnis di Indonesia ini tampaknya kurang bersahabat buat Ford. Alhasil mereka memutuskan untuk mundur dari operasional di Indonesia.

Gak akan ada lagi deh Ford Ranger, Fiesta, atau Ecosport keluaran terbaru di Tanah Air. Wong distributornya saja udah gak ada.

Ford sejatinya sudah hadir di Indonesia sejak tahun 1989 silam. Saat itu, mereka diwakili  Republic Motor Company (IRMC).

Namun PT Ford Motor Indonesia yang akhirnya menjadi agen tunggal pemegang merek (ATPM) dari mobil ini, diresmikan pada tahun 2000.

Chrysler

Mobil Amerika
Chrysler (Shutterstock).

Merek yang satu ini juga sempat hadir di Indonesia. Situsnya pun masih bisa kamu kunjungi, namun kabarnya mulai gak terdengar lagi sejak tahun 2009.

Kabar kebangkrutan produsen mobil Amerika ini di tahun 2009, tampaknya mengganggu distribusi Chrysler di Tanah Air. Produsen mobil ini memang dinyatakan bangkrut oleh Pengadilan New York karena utang yang gak terselesaikan. 

Jika kamu temukan Chrysler baru yang seliweran di Indonesia, seperti milik Sunan Kalijaga, dipastikan pemiliknya membeli mobil itu lewat importir umum.

Di tahun 2014, Chrysler yang sudah bangkrut diakuisisi secara penuh oleh Fiat, yang sebelumnya cuma memegang 58,5 persen saham Chrysler. 

Jeep

Mobil Amerika
Jeep (Shutterstock).

Nah bisa dibilang cuma ini mobil Amerika Serikat yang memang masih ada di Indonesia. Merek legendaris ini kini berada di bawah naungan Hascar Group.

Sebelum Hascar, Jeep berada di bawah naungan Garansindo. Namun Hascar mengakuisisi Garansindo International Motor yang dulu menjadi pemegang merek Jeep di Indonesia.

Sebagai perusahaan otomotif, Hascar sendiri umurnya masih sangat muda. Perusahaan ini didirikan tahun 2018.

Konon kabarnya, pemilik Hascar ini memang belum punya pengalaman bisnis otomotif. Namun dia adalah salah satu konsumen Jeep yang tergabung dalam komunitas. Dia pun memberanikan diri mengambil alih bisnis Garansindo lewat keluhan-keluhan seputar aftersales yang muncul dari konsumen.

Gokil ya, dari konsumen terus patungan untuk bikin perusahaan latnas jadi “owner” dari perusahaan itu. Salut!

Itulah deretan mobil Amerika yang ada di Indonesia. Kalau dipikir-pikir, gak semua brand mobil Amerika pasti gagal bersaing di Indonesia.

Jeep malah bisa bertahan walaupun produk mereka segmentasinya untuk masyarakat kelas menengah atas. 

Namun kesuksesan Jeep itu gak bisa dipukul rata seperti produsen lain lho ya. Brandnya pun beda, dan setiap mobil pasti punya penggemarnya masing-masing. Kira-kira kamu tertarik gak dengan mobil Amerika ini? (Editor: Winda Destiana Putri).

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →