Ini Nih 6 Fakta Bank Dunia yang Jarang Diketahui Orang

bank dunia

“Eh tahu gak, Bank Dunia gak mau ngasih pinjaman dana ke Indonesia lagi lho. Katanya kita juga mau diembargo sama Amerika. April Mop! Anda tertipu…”

Sudah tahu kan tanggal 1 April tandanya April Mop. Tapi jangan salah, itu juga merupakan peringatan Hari Bank Dunia. So, selamat Hari Bank Dunia yah. Jangan lantas keasyikan ngibulin orang karena 1 April juga merupakan April Mop.

Tahu dong sama bank raksasa ini? Minimal pernah baca atau dengar dari media massa deh.

Lembaga keuangan internasional ini didirikan pada 1 Juli 1944 setelah adanya ratifikasi perjanjian di konferensi Bretton Woods. Markasnya ada di Washington, Amerika Serikat (AS).

Tujuan utama organisasi ini adalah membantu negara-negara berkembang seperti Indonesia mengentaskan kemiskinan, di antaranya dengan cara memberi rekomendasi rencana pembangunan atau perekonomian. Selain itu mereka juga sering banget ngasih pinjaman alias memberi utang ke negara-negara berkembang.

Informasi itu bisa didapat dengan mudah kalau kamu baca di Wikipedia. Tapi di antara informasi umum yang tersebar di Internet, ada beberapa fakta yang kayaknya jarang banyak yang tahu. Apa aja itu? Yuk simak ulasannya.

1. Kapan Bank Dunia lahir dan apa fungsinya?

Lembaga keuangan internasional ini didirikan pada 1 Juli 1944 setelah adanya ratifikasi perjanjian di konferensi Bretton Woods. Markasnya ada di Washington, Amerika Serikat (AS).

Tujuan utama Bank Dunia ini adalah membantu negara-negara berkembang seperti Indonesia mengentaskan kemiskinan, di antaranya dengan cara memberi rekomendasi rencana pembangunan atau perekonomian. Selain itu mereka juga sering banget ngasih pinjaman alias memberi utang ke negara-negara berkembang.

Pendiri Bank Dunia adalah John Maynard Keynes, seorang ekonom asal Inggris dan Harry Dexter White, pejabat senior di Kementerian Keuangan Amerika Serikat.

2. Bank Dunia dipimpin oleh dokter

bank dunia
Dr. Jim Yong Kim (Kompas)

Presiden Bank Dunia bernama Jim Yong Kim. Kamu tahu gak dia itu sebetulnya siapa? Dia bukan pejabat kementerian keuangan suatu negara atau emang bidang ilmunya ekonomi lho. Jim Yong Kim itu aslinya dokter.

Pria asal Korea Selatan ini udah jadi orang nomor satu di Bank Dunia sejak 2012.

Jim adalah seorang akademisi dari Dartmouth College, AS. Selain melayani orang sakit, Jim juga berkegiatan di bidang lain, salah satunya mendirikan organisasi kemanusiaan bernama Parnters in Health. Salah satu jabatan yang pernah dia emban adalah Direktur Departemen HIV/AIDS.

Menarik banget kan? Seorang dokter bisa jadi kepala di lembaga keuangan kelas internasional. Lebih menarik karena faktanya organisasi ini biasanya dipimpin oleh orang AS.

So, buat kamu yang kuliah kedokteran, gak selamanya masa depanmu itu berkutat di dunia medis aja. Kalau emang kamu aktif, bisa aja kamu berkarya di tempat lain.

[Baca: Anak Keterima di Fakultas Kedokteran, Ajuin KTA Buat Biaya Kuliah Boleh Gak ya?]

3. Ada 26 Wakil Presiden Bank Dunia

bank dunia
Bank Dunia (Okezone)

Dalam susunan direksi organisasi, ada 26 orang yang menjabat sebagai Wakil Presiden Bank Dunia. Gokil, banyak banget ya? Eitss.. Tunggu dulu. Setiap Wakil Presiden punya tugas yang berbeda-beda. Nih rinciannya:

– Senior Vice President and World Bank Group General Counsel (LEGVP) – Sandie Okoro

– Senior Vice President for the 2030 Development Agenda, United Nations Relations, and Partnerships – Mahmoud Mohieldin

– Vice President, Budget, Performance Review, and Strategic Planning – Antonella Bassani

– Vice President and World Bank Group Chief Ethics Officer – Pascale Hélène Dubois

– Vice President, Africa – Makhtar Diop

– Vice President, South Asia – Annette Dixon

– Vice President, Latin America and Caribbean – Jorge Familiar Calderon

– Vice President, Middle East and North Africa – Hafez Ghanem

– Vice President, East Asia and Pacific – Victoria Kwakwa

– Vice President, Europe and Central Asia – Cyril Muller

– World Bank Group Vice President, Information and Technology Solutions, and WBG Chief Information Officer – Denis Robitaille

– Vice President, Human Development – Keith Hansen

– Vice President, Sustainable Development – Laura Tuck

– Vice President, Equitable Growth, Finance, and Institutions – Jan Walliser

– Vice President, Global Themes – Hartwig Schafer

– Vice President and World Bank Group Controller – Bernard Lauwers

– Vice President, Institutional Integrity – Pascale Hélène Dubois

– Vice President, World Bank Group Human Resources – Ousmane Diagana

– Vice President and Auditor-General – Hiroshi Naka

– Vice President and Treasurer – Arunma Oteh

– Vice President, World Bank Group External and Corporate Relations – Sheila Redzepi

– Vice President, Operations Policy and Country Services – Manuela Ferro

– Vice President and World Bank Group Chief Risk Officer – Lakshmi Shyam-Sunder

– Vice President, Development Finance – Axel van Trotsenburg

– Vice President and Corporate Secretary – Yvonne Tsikata

– Vice President, Compliance Advisor/Ombudsman – Osvaldo Luis Gratacós

4. Gabung di Bank Dunia juga harus jadi anggota IMF

bank dunia
Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde (Republika)

Salah satu persyaratan agar sebuah negara jadi anggota World Bank dan bisa pinjam uang dari sana adalah harus jadi anggota Dana Moneter Internasional (IMF) dulu.

Kedua organisasi ini sama-sama bisa memberi utang. Tapi bedanya, IMF lebih memperhatikan kinerja ekonomi makro dan sektor keuangan negara yang bersangkutan. Pinjaman IMF juga lebih buat jangka waktu pendek, sementara Bank Dunia jangka panjang.

[Baca: Ekonomi Indonesia Terbesar Ke-5 di Dunia, Kita Dapat Apa?]

5. Ada lima organisasi di bawah Grup Bank Dunia

bank dunia
Kantor Bank Dunia (Liputan 6)

Ada lima organisasi lagi yang berada di bawah naungan bank yang satu ini. Masing-masing organisasi punya fungsi sendiri-sendiri.

– International Bank for Reconstruction and Development (IBRD)

Fungsinya adalah buat menawar pinjaman dana ke negara berkembang dengan pendapatan menengah.

– International Development Association (IDA)

Fungsinya sebagai lembaga pemberi pinjaman khusus ke negara miskin. Kategori miskin bisa berupa negara yang rata-rata pendapatan per kapita dan brutonya rendah, atau yang kelayakan kreditnya juga rendah.

– The International Finance Corporation (IFC)

Organisasi ini akan menawarkan investasi serta jasa-jasa buat meningkatkan investasi asing di negara berkembang. Mereka juga siap menjadi penasehat bisnis pemerintah negara yang bersangkutan.

– The Multilateral Investment Guarantee Agency (MIGA)

Lembaga keuangan ini menyediakan layanan jaminan peningkatan kredit dan asuransi risiko politik terhadap negara berkembang.

Fasilitas yang diberikan MIGA jelas bisa membantu investor melindungi investasi langsungnya di negara tujuan dari risiko yang mungkin muncul. Misalnya seperti ketidakstabilan politik.

– The International Centre for Settlement of Investment Disputes (ICSID)

Tugas utama dari organisasi ini adalah menjadi penengah atau fasilitator dari segala jenis perseteruan yang berkaitan dengan investasi negara investor dan negara tujuan investasi.

6. Bank Dunia adalah pemberi utang terbesar di Indonesia

bank dunia
Presiden RI dan Presiden Bank Dunia (Merdeka)

Pada Juni 2017, situs berita Detik merilis artikel tentang siapa pemberi utang terbesar kepada Indonesia. Dan ternyata, Bank Dunialah yang paling besar.
Pengin tahu berapa jumlah dana yang dipinjam negara kita? Rp 234 triliun! Gokil ya, besar banget. Pasti utangnya dipakai untuk pembangunan infrastruktur nih.

Kantor Bank Dunia di RI adalah yang terbesar setelah Washington!

bank dunia
Kantor bank dunia (Bisnis)

Kamu udah lihat kantor Bank Dunia di Jakarta? Itu lho yang ada di Gedung BEI Tower 2 lantai 12, Jl. Jenderal Sudirman.

Kamu tahu gak kalau itu adalah kantor terbesar Bank Dunia setelah kantor pusatnya di Washington sana. Gak heran deh waktu Jim Yong Kim datang ke sini, dia bilang bahwa Indonesia adalah klien terbesar mereka setelah Cina dan India.

Hubungan Indonesia dan bank raksasa ini juga erat. Buktinya, selain punya kantor terbesar kedua di dunia, Menteri Keuangan Indonesia Sri Mulyani dulunya juga pernah menjabat sebagai salah satu bos di sana. Hebat banget, kan?  

Kalau dipikir-pikir nih, posisi Indonesia kayaknya cukup diperhitungkan ya sama Bank Dunia. Selain karena pemberi utang terbesarnya adalah mereka, kantor perwakilan bank ini juga gede banget. Kan gak mungkin Bank Dunia ngasal aja waktu ngasih pinjaman atau mendirikan kantor. Ada pertimbangan yang matang pastinya.

 

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →