Odometer: Fungsi, Cara Cek Keaslian, dan Tanda Tidak Normal

odometer

Odometer adalah alat penunjuk jarak tempuh kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang terletak di panel meter dasbor. Pada mobil, odometer biasanya berada dekat bundaran informasi kecepatan mobil (speedometer), putaran mesin mobil (tachometer), dan tangki bensin (fuel level).

Apa sih yang menjadikan pengukur jarak tempuh ini penting?

Bagi pemilik mobil, alat ini biasanya menjadi patokan untuk servis berkala dan mengganti oli. Contoh nih, kalau kamu punya mobil baru, akan ada servis berkala gratis tiap kilometer tertentu.

Kalau kamu mau beli mobil bekas secara tunai maupun kredit, alat pengukur jarak tempuh ini bisa jadi patokan. Tapi, hati-hati juga karena pendeteksi jarak tempuh ini bisa diakali agar terlihat jarak tempuhnya belum banyak. Terutama untuk jenis analog.

Mau tahu lebih banyak tentang kredit mobil hingga asuransi? Yuk cari tahu dari ahlinya di Tanya Lifepal!

Fungsi odometer

Sesuai pengertian apa itu odometer, tentu fungsi utamanya adalah penunjuk jarak tempuh mobil atau motor. Namun, masih banyak lho yang gak kenal dengan istilah ini dan sering salah sebut dengan speedometer.

Padahal, speedometer atau yang dibaca spidometer merupakan alat penunjuk kecepatan saat kamu berkendara. Beda bukan pengertian dua hal dengan kata belakang meter ini?

Sesuai penjelasan sebelumnya, indikator ini menunjukkan kapan waktunya cek dan servis mobil termasuk ganti oli mesin. Sebaiknya gak terlambat karena bakal memengaruhi performa mesin yang berakibat fatal. Bisa turun mesin, lho!

Dalam pemasangannya, alat penunjuk jarak tempuh ini biasa disandingkan dengan trip meter. Fitur tambahan ini gak dimiliki semua jenis dan merek mobil. Lewat trip meter, kamu bisa mengetahui jarak perjalanan yang ingin dituju. Misalnya dari rumah kamu ke kantor.

Bedanya dengan trip meter adalah pada sistem resetnya. Untuk alat penunjuk jarak tempuh, reset harus dilakukan oleh pihak bengkel. Bahkan, gak jarang bengkel menolak reset karena tujuannya untuk membohongi calon pembeli mobil bekas.

Sementara, trip meter itu bisa direset pemiliknya. Pasalnya, trip meter ini mirip dengan Google Maps yang bisa mengukur jarak tempuh dari titik A ke titik B.

Untuk satuan yang digunakan adalah kilometer (KM). jadi jika alat ini menunjukkan angka 40456, maka kendaraan telah menempuh jarak 40.456 KM ya.

Fungsi lain dari alat penunjuk jarak tempuh ini adalah bahan pertimbangan calon pembeli mobil bekas. Itu sebabnya, jenis analog sering diakali penjual, sedangkan untuk yang digital agak sulit diakali karena diperlukan alat khusus yang disebut Odoreset.

Tachometer

Tachometer atau yang sering disebut RPM adalah alat ukur putaran mesin. Putaran yang dihitung akan ditampilkan pada layar di kendaraan kamu dan menunjukkan kecepatan putaran mesin per menit.

Dalam aplikasi kendaraan bermotor, pemasangan takometer dengan tujuan agar pengendara dapat menggunakan mesin secara efisien.

Jenis tachometer

Jika odometer hanya ada dua jenis yaitu analog dan digital, beda dengan tachometer ini. Berikut ulasan macam-macam tachometer.

  1. Tachometer Optik untuk mengukur kecepatan sudut putar dengan satuan RPM.
  2. Tachometer Rotor Bergigi terdiri atas sensor tetap, pemutar gerigi, roda, dan bahan besi.
  3. Tachometer DC adalah generator yang memproduksi tegangan proporsional dengan kecepatan batang.
  4. Touch Tachometer atau Tachometer Tempel adalah alat pengukur putaran yang menggunakan sensor.
  5. Tachometer Laser atau Photo Tachometer adalah alat ukur putaran yang memungkinkan pengukuran jarak jauh.

Penggunaan tachometer

Ternyata tachometer ini gak cuma digunakan pada kendaraan roda dua ataupun empat lho! Ada banyak hal yang menggunakan tachometer.

Apa saja? Berikut ulasan singkatnya.

  1. Penggunaan pada mobil adalah yang paling umum kita temui.
  2. Penggunaan pada pesawat untuk mengukur setiap baling-baling yang ada. Jadi, setiap satu baling-baling di pesawat “dapat” satu tachometer.
  3. Penggunaan dalam medis, biasanya digunakan dokter untuk menyimpulkan laju aliran darah.

Speedometer

Terakhir adalah speedometer yang sering dianggap memiliki fungsi odometer. Speedometer adalah alat penunjuk kecepatan saat kamu berkendara. Satuannya adalah kilometer per jam (KM/jam).

Agar aman berkendara, terutama saat di jalan tol, kamu sebaiknya memperhatikan rambu atau instruksi. Misalnya batas kecepatan minimal dan maksimal.

Pasalnya, banyak banget kecelakaan yang terjadi di jalan bebas hambatan ini karena memacu kendaraan terlalu kencang.

Tanda odometer bermasalah

Apapun pilihan mobil yang kamu mau beli, kamu tetap harus memperhatikan berbagai hal. Salah satunya odometer tadi.

Selain itu, pastikan mobil baru atau bekas yang kamu beli terproteksi maksimal dengan asuransi all risk atau total loss only (TLO). Kenapa perlu proteksi ini?

Tentunya asuransi mobil yang sesuai kebutuhan dan bujet kamu bakal melindungi finansial kamu juga. Apalagi jika kamu membeli mobil secara mencicil.

Kalau bingung di mana cari yang terbaik, bandingkan saja di Lifepal. Dengan begitu, kamu bakal mendapatkan asuransi mobil yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran kamu.

Nah kalau kamu berencana membeli mobil bekas, sebaiknya memperhatikan dengan teliti tanda-tanda alat pengukur jarak tempuhnya bermasalah. Jika kamu ragu atau kurang paham, ajak kenalan kamu atau orang bengkel mobil yang paham akan sistem penunjuk jarak tempuh tersebut.

Dari berbagai sumber, Lifepal menemukan banyak kasus merugikan bagi pembeli mobil bekas karena pengukur jarak tempuhnya dimundurin. Artinya, jarak tempuh yang ditunjukan terlihat lebih pendek daripada yang sebenarnya.

Tujuannya agar mobil bekas ini terkesan “muda dan fit”!

Salah satu tanda dari alat ini tidak normal cukup mudah dicek. Jika dilakukan pada alat jenis analog, akan ada jejak tanda jika alat ini dibuka secara manual.

Namun, berbeda dengan jenis elektronik, sebab lebih sulit untuk dideteksi dan harus ditangani oleh ahli khusus.

Dampak dari alat yang tidak normal atau dimundurkan, akan membuat jadwal servis berkala menjadi berantakan. Tentu saja hal ini dapat membahayakan keselamatan pengendara.

Cara cek keaslian odometer mobil bekas

Lalu bagaimana kita mengetahui alat penunjuk jarak tempuh pada mobil bekas asli atau “sudah diakali”? Berikut ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan:

1. Amati fisik mobil

Kondisi fisik mobil baru dan bekas sebenarnya terlihat jelas. Itu sebabnya kamu bisa mengamatinya dari bodi luar hingga interior, mesin, dan kaki-kaki mobil.

Pada interior, biasanya mobil bekas akan terlihat tidak muda lagi dengan warna memudar. Belum lagi jok yang terlihat “ambles” dan kusam. Sementara, pada mesin akan terdengar “berat dan parau”, gak seperti mobil baru yang halus.

2. Cek buku servis

Pemilik mobil pasti menyimpan buku servis atau perawatan kendaraan. Biasanya, buku ini menginformasikan penggantian oli dan riwayat lain.

Kamu perlu melihat detail yang tercantum di buku servis ini. Jadi, jangan hanya berpatokan pada penampilan odometer di mobil. Apalagi, servis di bengkel pasti mencantumkan kilometer yang telah ditempuh.

3. Inspeksi kondisi ban

Ban mobil menjadi “saksi bisu” perjalanan jauh sebuah mobil. Rata-rata orang yang menjual mobil bekas enggan mengganti ban dan velg demi mendapatkan harga tinggi.

Pasalnya, mengganti ban dan velg akan memakan duit banyak. Belum lagi, harga jual mobil bekas memang rata-rata pasti turun.

Itu sebabnya mengecek ban mobil jadi salah satu hal yang wajib kamu lakukan ketika membeli mobil bekas. Retak-retak pada ban menunjukkan pemakaian hingga 35.000 KM.

Kalau menunjukkan jarak di bawah ini, patut dicurigai nih!

4. Deteksi bekas congkelan

Pada odometer analog, untuk mengubahkan harus dilakukan pencongkelan. Nantinya, bekas congkelan ini akan disolder dan pasti meninggalkan bekas.

Nah bagi kamu yang sudah punya pilihan mobil bekas untuk dibeli, perhatikan bagian ini. Jika ada bekas, tanyakan langsung ke penjual mobil. Tentunya kita gak mau rugi walaupun membeli mobil bekas.

5. Ketahui tahun pembuatan

Tahun pembuatan mobil bisa jadi patokan kamu untuk membeli mobil bekas. Meski gak memberikan kesimpulan tepat, tetapi bisa jadi pertimbangan.

Perkiraan rata-rata pemakaian mobil untuk aktivitas harian sekira 20.000 KM per tahun. Dengan patokan ini, mobil yang berusia 3 tahun setidaknya telah menempuh jarak 50.000 – 60.000 KM.

Jika odometer menunjukkan jarak tempuh yang jauh lebih sedikit, kamu bisa tanyakan langsung ke penjual kenapa mobil tersebut jarang digunakan. Tentu ini hanya untuk memastikan tidak ada kemungkinan jarak tempuh mobil tersebut dicurangi penjual.

Kalkulator Lifepal untuk menghitung premi asuransi mobil

Kamu yang pengin beli mobil second sebaiknya meneliti keaslian sparepart mobil hinga odometernya ya! Jangan sampai mobil yang kamu beli ternyata telah menempuh jarak lebih jauh dari yang ditampilkan pada odometer.

Selain itu, proteksi mobil second kamu dengan asuransi mobil terbaik sesuai kebutuhan. Kalau masih bingung dan khawatir kemahalan, hitung aja dulu dengan Kalkulator Lifepal berikut ini!

Cara menggunakan Kalkulator Menghitung Premi Asuransi Mobil sangat gampang. Cukup isi kolom kosong di bawah ini. Namun, perlu diingat, nominal premi yang tertera merupakan estimasi. Selamat mencoba!

Tanya jawab

Apa itu odometer?

Odometer adalah alat untuk menunjukkan jarak yang ditempuh mobil ataupun motor. Pada kendaraan baru, angkanya dimulai dari nol. Fungsi alat ini biasanya digunakan untuk menjadi patokan servis dan ganti oli.

Bagaimana cara mengetahui odometer digital mobil dimundurkan?

Odometer digital agak sulit diketahui apakah telah dimundurkan atau tidak. Namun, salah satu cara mengetahuinya adalah dengan melihat bekas solder.

Jika ditemukan bekas solder, ada kemungkinan alat penunjuk jarak tempuh digital mobil tersebut telah dibongkar. Namun, pembongkaran ini belum tentu menunjukkan adanya  pemunduran jarak tempuh. Bisa jadi karena rusak dan dilakukan perbaikan.

Bagaimana cara reset odometer digital?

Untuk melakukan reset odometer digital atau memundurkannya bisa dilakukan dengan suatu alat bernama Odoreset. Alat kecil berbentuk seperti mesin EDC ATM ini hanya perlu dipasang pada mobil dan alat penunjuk jarak tempuh ini pun bisa direset sesuai keinginan.

Odoreset ini ternyata merupakan alat khusus yang dikembangkan untuk melakukan penyesuaian angka jarak tempuh yang tercatat di alat digital. Tentunya alat digital berbeda dengan analog yang menggunakan putaran mekanis untuk menggerakkan angka pada layarnya.

Seperti apa cara kerja odometer?

Cara kerja odometer terbagi menjadi dua, yaitu secara mekanik (analog) dan elektronik atau digital. Alat yang bekerja secara mekanik mengandalkan bundaran-bundaran yang bergerak secara mekanis. Sedangkan untuk elektronik angka-angkanya sudah tersedia di layar elektronik panel meter.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →