Ibu-Ibu Sosialita Ini Jadi Orang Paling Kaya di Monako

Tatiana Santo Domingo, orang paling kaya Monako (instagram)

Sosialita asal Monako Tatiana Santo Domingo menjadi orang paling kaya di negaranya. Ia tercatat memiliki kekayaan sebesar US$ 2 miliar atau Rp 28,3 triliun. Bisnis Tatiana bergerak di bidang industri fesyen.

Ibu dari tiga orang anak ini merupakan kelahiran New York, namun ia memiliki kewarganegaraan Monako. Harta kekayaan yang dimiliki Tatiana ini berasal dari warisan sang kakek.

Melansir dari Business Insider seperti dikutip dari Wartaekonomi.co.id, Tatiana merupakan cucu dari Julio Mario Santo Domingo. Seorang pengusaha bir yang mendapat predikat orang paling kaya kedua di Kolombia pada tahun 2011. Usai wafat, Tatiana mendapat seperenam warisan kakeknya.

Kehidupan Tatiana bukan hanya di bidang fesyen, ia juga pernah aktif di Komisi Tinggi PBB untuk Pengungsi (United Nations High Commission for Refugees/UNHCR), serta Human Rights Watch di New York.

Dia memiliki pengalaman sebagai analis politik Timur Tengah pada sebuah konsultan risiko bisnis global di London.

Secara ekonomi, Monako memiliki kekayaan yang besar meski ukurannya kecil. Fox Business melaporkan sepertiga warga Monako memiliki kekayaan di atas US$ 1 juta.

Fakta Unik Monako

Monako merupakan negara paling kecil di dunia setelah Vatikan. Luas wilayah keseluruhan negara ini hanya sekitar 2 kilometer saja. Luas ini bahkan tak sebesar Cirebon yang merupakan salah satu kota paling kecil di Indonesia.

Beberapa hal unik di Monako bukan cuma luas wilayahnya saja. Masih banyak fakta-fakta ajaib lain tentang negara tetangga Perancis ini yang bahkan takkan kita temui di mana pun. Seperti apa keunikannya?

1. Negara Judi Tapi Rakyat Dilarang Main

Salah satu hal yang paling ditonjolkan di Monako adalah pusat perjudiannya. Meskipun tak sebesar Las Vegas, tapi Kasino di sini sangatlah terkenal seantero dunia. Bahkan beberapa kali dijadikan latar sebuah film. Misalnya saja tiga dari film James Bond, yakni Kasino Royale, Never Say Never Again, dan Golden Eye.

Kasino bagi Monako adalah hal yang cukup penting karena pendapatan tempat itu menyumbang hampir 5 persen total pemasukan negara. Nah, fakta unik lain dari Kasino di sini adalah soal rakyat yang dilarang untuk ikut bermain bahkan berkunjung. Tidak diketahui alasannya kenapa, namun yang jelas sejak mulai berdiri, hampir tidak ada satu pun orang Monako yang pernah mampir ke tempat judinya sendiri.

2. Monako Gak Memberlakukan Pajak

Ada banyak alasan kenapa jadi penduduk Monako itu menyenangkan. Salah satunya adalah karena di sini pemerintahannya tak memberlakukan pajak. Ya, untuk apa pun itu. Baik bangunan, gaji, barang-barang dan lain sebagainya. Makanya tak heran meskipun negaranya kecil, tapi rakyat Monako sumringah dan tempat orang paling kaya dunia berkumpul.

Kalau dibandingkan dengan Indonesia, tentu saja jauh. Di negara kita apa-apa dipajak. Uang pajaknya sendiri kadang tidak terasa manfaatnya, justru malah kadang-kadang dikemplang oknum. Makanya, cukup wajar kalau kita merasa iri dengan sistem pajak yang diberlakukan di Monako.

3. Negara Kecil Tapi Bisa Selenggarakan Formula 1

Memandang sebelah mata Monako adalah kesalahan karena pada kenyataannya negara ini lebih hebat dari yang dipikirkan banyak orang. Salah satunya adalah kemampuan finansial negaranya yang oke punya. Nah, salah satu bukti jika negara tetangga Perancis ini jumawa ekonominya, adalah lewat kompetisi GP F1 yang diadakan tiap tahun di negara itu.

Untuk menyelenggarakan hajatan sebesar ini pasti butuh biaya yang besar. Jika Ryo Haryanto yang cuma balapan saja bayar semahal itu, apalagi sebagai negara penyelenggara? Salut dengan negara satu ini. Soal hajatan GP F1, Monako sendiri konsisten sebagai tuan rumah sejak tahun 1929.

4. Hanya Punya Segelintir Tentara

Sebagai negara terkecil, Monako juga memiliki penduduk yang sangat sedikit. Hal ini pun berdampak pada kekuatan militer mereka yang minimalis pula. Ya, soal jumlah tentara, kurang lebih sekitar 255 prajurit saja yang dimiliki negara satu ini. Jumlah ini jadi yang paling sedikit ketiga di dunia.

Hal yang jadi pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana cara Monako untuk mempertahankan negaranya. Secara mandiri mungkin sampai kapan pun takkan sanggup. Makanya, selama ini mereka sangat bergantung kepada Perancis. Bertahan di balik bayang-bayang Perancis memang pilihan yang bagus untuk Monako, selain karena bertetangga, Perancis sendiri adalah negara dengan kekuatan militer paling hebat se-Eropa.

Agen Asuransi Mitra Lifepal
Agen Asuransi Mitra Lifepal

5. Bendera Monako dan Indonesia Tidak Sama

Selama ini banyak yang mengatakan jika bendera Monako dan Indonesia identik. Sekilas memang sama dan persis yakni merah putih, tapi kalau diperhatikan baik-baik ternyata ada bedanya. Bedanya sendiri hanya soal ukuran, kalau Indonesia skalanya 2:3, Monako agak lebih besar yakni 4:5.

Nah, kalau dilihat secara historis, mana yang lebih dulu pakai bendera ini? Ternyata Monako yang lebih dulu menggunakan bendera ini. Tercatat, negara berbentuk kerajaan ini sudah mengibarkan sang merah putih sejak tahun 1881, sedangkan Indonesia beberapa puluh tahun kemudian.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →