Catat! Orang Sukses Ogah Bakar Duit untuk Hal-Hal Berikut Ini

Orang Sukses

Orang Sukses

Orang sukses pasti memiliki cara tersendiri sehingga ia mampu berada seperti saat ini. Salah satunya, mereka pasti ahli dalam mengatur keuangan dan gak pernah membelanjakan uang untuk hal gak penting. 

Pandai mengelola keuangan tidak hanya di tingkat pendapatan. Namun bagaimana kamu bisa menahan diri dari godaan belanja. Orang sukses pasti paham, memilah mana yang mereka butuhkan dan tidak. Mereka pasti tidak suka bakar uang untuk hal konsumerisme semata. 

Mengutip laman Business Insider, berikut ini beberapa hal yang tidak pernah dilirik oleh orang sukses. Apa aja sih, yuk kita simak langsung ulasannya berikut ini. 

1. Tidak ikut-ikutan membeli kendaraan baru

Orang Sukses
Membeli mobil (Ilustrasi by Shutterstock).

Orang yang sudah sukses, pasti enggan bakar uang hanya untuk membeli kendaraan baru. Mereka cenderung setia dengan apa yang sudah dimiliki saat ini. Bahkan mungkin miliuner bakal mengendarai mobilnya hingga berusia 5 atau 10 tahun lamanya.

Nilai sebuah mobil baru akan merosot 10 persen di bulan pertama. Kemudian akan berlanjut di tahun pertama mencapai 20 persen. Buat yang pandai kelola keuangan, tentu kerugian macam ini akan dihindari dong. Lebih baik gunakan mobil yang ada, sembari menyimpan untuk kebutuhan atau investasi lainnya saja.

2. Berutang atau mengambil kredit berlebihan

Orang Sukses
Ilustrasi Utang (Shutterstock).

Mereka tidak akan mengambil utang di bank manapun baik untuk pembelian senilai puluhan juta atau hanya ratusan ribu. Apalagi menggunakan kartu kredit hanya untuk hal-hal impulsif seperti belanja online karena sedang promo besar. 

Penulis Business Insider Elizabeth Aldrich pernah terlilit utang senilai US$ 10.000 di usia 20-an.  Tetapi, sejak itu, dia belajar dari masa lalunya dan menjadi ahli dalam hal uang, melunasinya dalam tiga tahun dan membangun dana darurat US$ 20.000 dalam enam bulan. Dia belajar bahwa kartu kredit adalah biang kerok yang membuatnya terlilit utang.

3. Membeli rumah mewah sangat berlebihan

Orang Sukses
Rumah mewah (Ilustrasi by Shutterstock).

Mereka yang sukses rata-rata menempati hunian yang biasa saja. Bahkan rumah pertama tersebut memiliki sejarah panjang dari nol hingga sukses seperti saat ini. Mereka tentu tidak akan menjualnya. 

Bahkan orang sukses paham bahwa pembelian real estat terbaik adalah sesuai kemampuan. Mereka enggan menghabiskan lebih dari yang mereka mampu untuk rumah. Mereka juga tahu real estat terbaik adalah yang mereka mampu.

Alih-alih membeli rumah besar dan mahal, mereka memilih untuk menghabiskan uang untuk pengalaman. Karena pengalaman tidak pernah bisa diulang, sementara hunian bisa bertahan selama bertahun-tahun. 

4. Tidak membeli barang mewah dari brand tertentu

Orang Sukses
Barang branded (Shutterstock).

Belanja saja mereka tidak pernah, apalagi membeli barang branded dari desainer tertentu. Mereka yang kaya juga sudah mulai menerima hal ini dari orang pintar menggunakan uang. 

“Memamerkan kekayaan bukan lagi cara untuk menandakan kamu kaya raya. Di AS sendiri, sejak tahun 2007 orang tidak pernah lagi menghabiskan uang hanya untuk mengejar tren,” kata Hillary Hoffower kepada Business Insider.

Mereka saat ini memilih untuk menghabiskan privasi dan rutinitas kesehatan atau kebugaran eksklusif dan berinvestasi dalam pendidikan daripada membeli barang-barang mahal. 

5. Enggan menggelar pernikahan mewah

Orang Sukses
Pesta pernikahan (Shutterstock).

Sudah pasti mereka juga tidak akan melakukan hal ini. Membuat resepsi pernikahan mewah sungguh perbuatan sia-sia. Ada baiknya jika uang tersebut bisa digunakan sebaik mungkin untuk investasi atau membuat dana darurat. 

Orang sukses cenderung memilih menghabiskan banyak uang untuk pengalaman seperti keliling dunia, ketimbang pesta pernikahan yang hanya berlangsung satu hari saja. Dengan begini mereka merasa lebih kaya pengalaman ketimbang bermewah-mewahan. 

Nah itu tadi lima hal yang biasa dilakukan oleh orang sukses. Sukses bukan hanya memiliki banyak uang, tetapi bagaimana bisa mengaturnya sehingga tidak ada perbuatan sia-sia yang terjadi dalam finansial. Selama barang yang kamu miliki saat ini masih berfungsi dengan baik, buat apa membelinya yang baru kan? Semoga bermanfaat! (Editor: Winda Destiana Putri). 

 

Marketplace Asuransi #1 di Indonesia

Cari Asuransi Terbaik Sesuai Anggaranmu

  • Bandingkan > 100 polis asuransi
  • Konsultasi & bantuan klaim gratis