Ini 5 Pengemis Terkaya di Dunia, Duduk Diam Raup Miliaran

Fenomena pengemis kaya sempat ramai beberapa waktu lalu. Dilansir dari Liputan6, salah satu pelakunya bernama Sri (43 tahun). Sri kedapatan memiliki emas dan uang tunai hingga Rp 23 juta dari hasil mengemis.

Setahun sebelumnya ada Mukhlis (64 tahun) yang juga terjaring razia dinas sosial. Ketika itu dia kedapatan punya uang sampai Rp 90 juta. Uang tersebut menurutnya adalah hasil menabung selama mengemis enam tahun.

Lebih miris lagi, kabarnya bahkan ada yang namanya desa pengemis. Desa ini dijuluki demikian lantaran 80 persen warganya emang mendapat uang dari meminta-minta di kota orang. Desa ini bernama Pecuk, terletak di Kabupaten Indramayu.

Menurut Zaenal (60), salah satu warga, desa ini selalu sepi karena sebagian besar warga berada di Jakarta. Hasil meminta-minta bisa terlihat dari hunian mereka yang mewah.

Berkat keberhasilan tanpa modal yang diraih banyak orang ini, “profesi” mengemis jadi turun temurun antar generasi. Waduh!

Mungkin kamu berpikir kalau fenomena pengemis kaya cuma ada di negara berkembang aja. Tapi faktanya, kasus yang sama juga ditemukan di banyak negara, gak terkecuali negara maju. Mereka juga punya properti mewah, malah ada yang punya usaha sendiri.

Simak kisahnya di bawah ini.

Pagi jadi pengemis, malam jadi pengusaha

Chhotu Baraik bukan sembarang pengemis kaya. Gak cuma bergelimang harta, pria berusia 40 tahun asal India ini juga punya perusahaan dan tiga istri.

Modalnya? Seperti yang bisa ditebak: semua dari mengemis.

Kakinya yang cacat ia jadikan senjata menarik iba sehingga bisa mendapat banyak uang. Dalam sebulan, pendapatannya dari mengemis bisa mencapai Rp 6,3 juta.

Sementara dari toko perabotan dan distributor peralatan kesehatan miliknya, pendapatan bisa mencapai Rp 200 juta per bulan. Dia mampu menggaji 20 karyawan.  

Sekalipun bisnisnya udah berkembang pesat, Baraik tetap rutin mengemis mulai dari pagi hingga siang. Setelah itu, pada sore sampai malam, dia ngantor deh.

Benar-benar gak pengin rugi nih. Bisnis modal hasil mengemis!

Dapat miliaran dari pura-pura gila

Agen Asuransi Mitra Lifepal
Agen Asuransi Mitra Lifepal

Gary Thompson memakai taktik klasik buat mengumpulkan duit: pura-pura gila dan cacat fisik. Dia pura-pura pakai kursi roda biar semakin meyakinkan. Thompson juga berpura-pura kesulitan bicara dan sulit mengerti apa yang orang katakan kepadanya.   

Ternyata, akal-akalannya cukup berhasil. Penghasilannya selama setahun bisa mencapai Rp 1,2 miliar.

Aksi pengemis kaya ini sempat tertangkap kamera stasiun televisi berita LEX 18. Tapi, bukannya merasa malu, ia malah bangga karena berhasil mengelabui banyak orang. Ia bahkan secara terang-terangan mengaku gak berniat berhenti.

Namun, apa daya, ia berakhir di penjara karena dinyatakan bersalah atas pasal penipuan.

Modal duduk dapat ratusan juta

Ken Johnson, pria berusia 50an tahun, bisa mengumpulkan hingga Rp 418 juta per tahun. Modalnya cuma sebuah papan bertuliskan “butuh bantuan biaya hidup keluarga dan beli obat.”

Johnson cuma perlu duduk di dekat area perkantoran selama 16 jam tiap hari. Dari sana dia dapat Rp 600 ribu hingga Rp 3,3 juta per hari.

Dengan cara ini, Ken Johnson bukan cuma bisa menghidupi dirinya, tapi juga memiliki rumah mewah seharga Rp 8 miliar. Dia pun resmi jadi pengemis kaya.

Mengemis buat modal berjudi

Kalau ini lebih bikin geleng-geleng kepala lagi. Simon Wright duduk di trotoar depan Bank NatWest di Putney High Street, London, setiap hari. Dia pakai baju compang camping dan mengajak anjingnya yang kurus biar orang semakin iba.

Biar pejalan kaki mengira ia seorang tunawisma, Wright selalu membawa kantong tidur lusuh yang kotor dan meletakan di samping tempatnya duduk.

Berkat pura-pura jadi gelandangan, Wright bisa tinggal nyaman di unit mewah berharga Rp 4, 5 miliar.

Sepulang mengemis, gak jarang ia mampir ke penjual lotre taruhan dengan berharap uang dapat digandakan. Satu kali beli kupon lotre, nominalnya bisa sampai Rp 4,5 juta.

Uang sedekah malah dipakai judi. Kacau banget.

Pengemis level internasional

Agen Asuransi Mitra Lifepal
Agen Asuransi Mitra Lifepal

Di Dubai bahkan ada professional beggars yang bisa mendapat duit hingga Rp 1,05 miliar per bulan.

Gerombolan pengemis datang ke kota maju ini menggunakan visa turis atau visa perjalanan. Maraknya berita keberhasilan mengenai professional beggars ini malah menarik banyak orang buat melakukan hal yang sama. Bahkan kabarnya ada “penyalur pengemis” di sana.

Para pengemis kaya ini disebut profesional karena mereka gak sekadar duduk diam sambil menadah tangan. Maklum, mengemis di Dubai adalah tindakan ilegal, jika ketahuan yang berwenang bisa langsung dipenjara.

Jadi, gerombolan pengemis ini menghampiri target yang terlihat kaya raya, lalu mengarang cerita yang bisa bikin pendengar simpati. Melalui kisah-kisah memilukan karangan tersebut, mereka kemudian meminta uang dalam jumlah fantastis.

Demikian cerita pengemis kaya dari berbagai negara.

Sekalipun jadi pengemis bisa punya uang banyak hingga rumah mewah, tapi apa gak bosan ya setiap hari duduk di jalan sambil menanti recehan? Pengin menikmati hasil kekayaan pun harus dilakukan sembunyi-sembunyi biar kedok gak terbongkar.

Lagian, apa mereka gak malu, ya? Ada lho orang yang punya keterbatasan fisik tapi gak mau sama sekali mendapat belai kasih orang.

Jadi gimana, masih mau bersikap dermawan meski faktanya ada pengemis kaya? Semua kembali ke pilihan kamu masing-masing.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →