Pengin Komitmen Buat Bayar Utang? Lakukan 6 Hal Ini Dari Sekarang

Bayar utang memang bukan perkara gampang. Pasalnya, kadang berat buat melunasi kewajiban sementara kebutuhan lain masih harus dipenuhi dan gak bisa ditunda.

Namun, bukan berarti tujuan kamu buat lunasi utang gak bisa diselesaikan, lho. Buat bisa melakukan ini, sikap yang perlu kamu miliki cuma satu: komitmen.

Nah, komitmen buat bayar utang gak selalu yang berat-berat. Ada beberapa cara praktis yang bisa diterapkan saat berusaha melunasi pinjaman.

Yuk, ikuti cara praktis berikut ini.

1. Bikin rencana yang realistis

Perencanaan bayar utang (ilustrasi).
Perencanaan bayar utang (ilustrasi).

Sering kali kamu bakal mengingkari komitmen yang udah dibikin karena ternyata target yang dibikin di luar kemampuan. Nah, bayar utang pun demikian.

Ada baiknya ketika menentukan strategi, bikin rencana yang realistis aja. Pilih angka yang sesuai kemampuan, plus gunakan metode yang paling tepat buat kondisi yang ada.

Kalau kamu emang cuma sanggup menyisihkan 40 persen dari penghasilan bulanan, maka jangan paksakan lebih dari itu.

2. Bayar lebih bila mungkin

Membayar utang (ilustrasi).

Meskipun gak memaksakan diri buat menggelontorkan semua uang buat lunasi utang, bukan berarti kamu boleh berleha-leha. Kalau memang memungkinkan, gak ada salahnya buat bayar lebih dari minimum payment tagihan kartu kredit bulan ini.

Bisa aja kan bulan ini kamu dapat proyek yang pendapatannya lumayan banget? Jadi, kenapa gak digunakan buat bayar utang aja dulu daripada habis foya-foya?

Toh bulan-bulan ke depannya, nominal pinjaman kamu makin cepat berkurang. Asyik, kan?

3. Tulis rencana pelunasan utang

Membuat rencana pelunasan utang (Ilustrasi).

Kadang, rencana dalam pikiran aja gak cukup. Kamu boleh banget tuliskan semua rencana yang sudah dipikirkan. Yap! Secara tertulis.

Kenapa begitu? Dengan punya bukti tertulis, kamu bisa punya semacam “pegangan” dan gak perlu hitung ulang jumlah utang.

Kemudian, kamu pun bisa lihat kembali seberapa persentase gaji kamu yang bakal digunakan buat nutupin utang tersebut.

4. Keep tracking, catat progress upaya kamu

Keep tracking, catat progress upaya kamu bayar utang (Ilustrasi).

Jika kamu sudah membuat total pinjaman dan cicilan. Kini, kamu bisa membuat progress bayar utang tersebut.

Jadi, catat berapa jumlah cicilan per bulan yang kamu bayarkan. Dengan begitu, kamu bakal mengetahui progress-nya sudah sampai mana.

Oh ya, cara ini juga bisa menjadi semacam sugesti buat kamu, lho. Pasalnya, melihat jumlah utang yang semakin berkurang tentu bikin senang.

5. Ceritakan rencana kamu ini pada orang yang dipercaya

Ceritakan rencana kamu ini pada orang yang dipercaya (ilustrasi).

Biar kamu makin berkomitmen lagi pada rencana ini, ada baiknya buat ceritakan kepada orang terdekat yang kamu percaya. Dengan begitu, kamu punya seseorang yang bakal memantau progress kamu.

Orang yang kamu percaya tersebut bisa jadi seperti “polisi” buat mengingatkan kamu tetap on-track pada rencana bayar utang.

6. Patuh sama bujeting yang sudah dibuat

Patuh sama bujeting yang sudah dibuat (Ilustrasi).

Lagi dan lagi. Bujeting alias catatan pemasukan dan pengeluaran selalu masuk dalam daftar tips yang berhubungan dengan finansial. Gimana gak, bujeting bakal bantu buat lihat berapa sih total pendapatan dan pengeluaran per bulan.

Catatan tersebut semacam kitab yang harus dipatuhi. Patuhilah rencana yang udah kamu bikin sendiri. Kembali ke poin awal. Ada baiknya buat bikin target yang realistis.

Sekarang, kamu sudah gak menganggap komitmen buat bayar utang harus yang sulit, kan?

Cara-cara bayar utang di atas sebenarnya praktis banget. Yang penting dari kamu ada kemauan untuk melakukannya mulai dari sekarang.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →