5 Provinsi dengan Penduduk Paling Tajir di Indonesia

pinjaman uang

Peluang investasi dan usaha kini semakin berkembang di Indonesia. Artinya tingkat pendapatan per kapita atau kesejahteraan masyarakat di tiap provinsi pun juga kian meningkat.  

Namun sebelum membahas lebih lanjut, perlu dimengerti terlebih dahulu bahwa pendapatan per kapita adalah besarnya pendapatan rata-rata yang diterima oleh penduduk suatu provinsi. Jadi berbeda dengan pendapatan yang diterima negara atau provinsi, ya. 

Penasaran daftar provinsi apa saja yang memiliki penduduk tajir di Indonesia? Yuk, cek bersama-sama! 

1. DKI Jakarta 

provinsi penduduk tajir Jakarta

Di tahun 2019, Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta telah mencapai Rp3,940,973. Jadi, bukanlah hal yang mengherankan jika ibu kota Indonesia ini memiliki rata-rata pendapatan per kapita tertinggi di Indonesia, yaitu Rp4,486,487. 

Tingginya angka pendapatan perkapita ini tentu memengaruhi kekuatan ekonomi Jakarta yang akhirnya berhasil menarik perhatian para investor dalam menanamkan modal dan berinvestasi. Bahkan, nilai modal asing yang mengalir ke Jakarta hingga Juni 2019 mencapai Rp180 triliun. 

Salah satu miliarder asal Jakarta adalah Andrew Darwis, pendiri Kaskus yang memiliki nilai valuasi sebesar Rp1 Triliun! 

2. Papua 

provinsi penduduk tajir Papua

Tingkat UMP terbesar kedua di Indonesia ditempati oleh Papua dengan angka Rp3,240,900. Melihat nilai UMP tersebut, sangatlah wajar jika penduduk Papua memiliki rata-rata pendapatan mencapai Rp3,907,698 per bulan. 

Tingginya pendapatan per kapita tersebut ditunjang oleh pertumbuhan pada lapangan usaha pertambangan, penggalian, dan konstruksi PT Freeport. Ini berarti, bergantung pada Freeport, kesejahteraan masyarakat Papua cenderung membaik dan jumlah penduduk miskin di provinsi tersebut juga ikut menurun. 

Selain itu, tak sedikit juga miliarder Indonesia yang berasal dari Papua. Salah satunya adalah calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Wilhelmus Rollo, yang disebut memiliki harta kekayaan mencapai Rp20 triliun! 

3. Kalimantan Timur

provinsi penduduk tajir kalimantan timur

Di peringkat ketiga daftar provinsi yang memiliki penduduk terkaya di Indonesia adalah Kalimantan Timur, dengan tingkat pendapatan per kapita senilai Rp3,822,732.  Angka tersebut terbilang cukup besar jika dibandingkan dengan UMP provinsinya, yaitu Rp2,747,560. 

Angka pendapatan per kapita tersebut didukung oleh lapangan usaha pengadaan listrik dan gas yang berkembang hingga 9,76 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Selain pengadaan listrik, penduduk Kalimantan Timur juga umumnya berkecimpung di enam lapangan usaha yakni pertambangan, industri pengolahan, konstruksi, pertanian, perikanan dan reparasi kendaraan.

Salah satu miliarder asal Kalimantan Timur adalah pengusaha kondang, Muhammad Jos Soetomos, yang pernah masuk dalam daftar 150 orang terkaya di Indonesia versi Globe Asia dengan total kekayaan Rp5,5 triliun. 

4. Kepulauan Riau 

provinsi penduduk tajir Riau

Pendapatan perkapita di Kepulauan Riau juga terus mengalami kemajuan. Di tahun 2019, rata-rata penduduknya mampu menghasilkan Rp3,752,605 per bulan. Sementara angka UMP yang ditetapkan pemerintah adalah Rp2,662,025 per bulan. Dilansir oleh Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan penduduk di Riau turun 0,2 persen dibandingkan dengan tahun 2017. 

Melihat sumber pertumbuhan ekonomi penduduk Riau yang meningkat, lapangan usaha di provinsi tersebut didominasi oleh industri pengolahan, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan. Bahkan, hingga triwulan II/2019, provinsi riau mampu memberikan kontribusi sebesar 4,75 persen terhadap ekonomi nasional, lho! 

Salah satu pengusaha sukses asal Riau yang dapat dijadikan acuan adalah Sandiaga Uno. Pada tahun 2011, pengusaha asal Riau ini tercatat memiliki total kekayaan hingga US$660 juta. Angka yang luar biasa, bukan?  

5. Banten 

reksadana pasar uang investasi

Dengan angka UMP yang telah ditetapkan pemerintah Rp2,2 juta, penduduk Banten mampu menduduki peringkat kelima sebagai provinsi dengan pendapatan perkapita tertinggi di Indonesia yaitu Rp 3,667,084. 

Pertumbuhan pendapatan penduduk ini ditunjang oleh lokasi strategis yang membuat Banten menjadi sasaran para pengusaha untuk berinvestasi. Bahkan, nilai investasi Penanaman modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal dalam Negeri (PMDN) telah meningkat selama tiga tahun terakhir. 

Hal ini membuat semakin banyak pengusaha-pengusaha sukses yang bermunculan dari provinsi Banten. Salah satunya adalah Muhammad Hasan Gaido yang juga merupakan pendiri dari PT Gaido Azza Darussalam Indonesia. 

Demikian tadi lima provinsi dengan rata-rata penduduk berpenghasilan paling tinggi di Indonesia. Nah, jika tertarik untuk mempelajari lebih dalam soal tips-tips sukses dalam berbisnis dan mengatur finansial, janga ragu untuk mencari tahu di Lifepal.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →